Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan mobil tangki untuk memberikan pasokan air bersih kepada warga di kabupaten setempat yang mengalami krisis air karena kekeringan saat musim kemarau.
"Pemerintah kabupaten menyiapkan mobil tangki untuk pasok air bersih yang mengalami krisis air saat kemarau," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara Nurlaila di Penajam, Jumat.
BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara kerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka untuk mengantisipasi terjadinya krisis air bersih di saat musim kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau mulai April 2026, sedangkan puncak musim kemarau secara umum diprediksi pada Agustus 2026.
Wilayah yang mengalami krisis air bersih akan mendapatkan pasokan air bersih dari Perumda Air Minum Danum Taka dengan menggunakan mobil tangki milik Perumda maupun mobil tangki pemadam kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan mitigasi kelurahan dan desa yang rawan krisis air bersih saat musim kemarau, antara lain Desa Sumber Sari, Desa Gunung Intan di Kecamatan Babulu dan Desa Karang Jinawi di Kecamatan Sepaku.
"Sumber air bersih di wilayah itu bergantung pada sumur galian dan sumur bor sering mengalami kekeringan saat kemarau," ujarnya.
Masyarakat di wilayah kelurahan dan desa yang mengalami kekeringan saat musim kemarau, kata Nurlaila, belum mendapat sambungan air bersih dari Perumda Air Minum Danum Taka.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga memetakan 128 lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan, meliputi 78 lokasi berada di wilayah Kecamatan Penajam dan 50 lokasi lainnya tersebar di Kecamatan Waru, Babulu, dan Sepaku.
Baca juga: BMKG sarankan padi panen pendek hadapi kemarau
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026