Program Sekolah Inovasi Desa melakukan pendampingan pengembangan produk unggulan desa

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjalin kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan bekal kepada desa agar menjadi mandiri melalui program Sekolah Inovasi Desa.

"Program Sekolah Inovasi Desa melakukan pendampingan pengembangan produk unggulan desa," ujar Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang ketika ditanya mengenai program itu di Penajam, Rabu.

"Dan juga pembinaan penguatan identitas desa, strategi pengembangan potensi lokal, hingga inovasi pelayanan publik," tambahnya.

Tercatat ada 30 desa di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, dan sejumlah inovasi yang mulai berkembang berasal dari sektor pertanian, peternakan, dan pemanfaatan sumber daya lokal.

Pengembangan padi Gamagora-7 dan budi daya ayam mahar dan layer sedang berjalan melalui program Sekolah Inovasi Desa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan UGM tersebut.

Pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang dilakukan diproyeksikan meningkatkan produktivitas pertanian, jelas dia, dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat desa.

Pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomis seperti buah melon dan berbagai produk turunan aren yang memiliki potensi pasar cukup besar, serta mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik juga dilakukan.

Kolaborasi yang telah berjalan satu tahun terakhir tersebut mengajak desa menggali dan mengembangkan potensi unggulan, kata dia, agar mampu menjadi penggerak ekonomi baru, jelas dia, dan masih berlangsung hingga tahun depan.

Seluruh inovasi yang lahir dari desa terus dipantau dan dievaluasi untuk melihat dampak terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat agar menjadi desa mandiri, demikian Nicko Herlambang.

 

 



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026