Samarinda (ANTARA) - PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Kalimantan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya merawat nilai aset logam mulia melalui peluncuran fasilitas cuci emas gratis di seluruh jaringan outletnya.
"Program layanan cuci emas gratis ini merupakan bagian dari transformasi layanan Pegadaian untuk menghadirkan pengalaman yang lebih profesional, transparan, dan bernilai tambah," kata Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan Rinaldi Lubis di Samarinda, Kamis.
Program teranyar ini hadir bukan sekadar layanan tambahan, melainkan sebagai instrumen edukasi publik agar pemilik perhiasan memahami cara menjaga kualitas aset mereka agar tetap bernilai tinggi.
Manajemen perusahaan melihat adanya kebutuhan mendesak untuk menghadirkan layanan yang mampu mengubah stigma kantor gadai menjadi pusat solusi keuangan yang modern dan bersahabat.
Masyarakat di seluruh penjuru Kalimantan kini memiliki akses terbuka untuk membawa koleksi perhiasan emas mereka ke 336 outlet Pegadaian guna mendapatkan perawatan profesional tanpa dipungut biaya administrasi.
Menurut Rinaldi, keberadaan alat pembersih khusus di setiap unit kerja diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam menghilangkan residu kotoran yang kerap menurunkan kilau dan estetika perhiasan akibat pemakaian sehari-hari.
"Proses pembersihan yang dilakukan secara terbuka di hadapan nasabah menjadi bukti konkret penerapan transparansi layanan yang bertujuan memupuk kepercayaan mendalam antara masyarakat dan petugas," kata dia.
Langkah taktis ini sekaligus dimanfaatkan perusahaan untuk memetakan potensi bisnis di suatu wilayah dengan melihat secara langsung seberapa tinggi animo masyarakat dalam memiliki dan merawat emas.
Data interaksi yang diperoleh dari layanan ini dinilai sangat strategis sebagai landasan bagi Pegadaian dalam merancang produk pengembangan bisnis yang lebih relevan dengan kebutuhan finansial nasabah setempat.
Rinaldi menegaskan bahwa pihaknya berambisi menjadikan Pegadaian lebih dari sekadar tempat transaksi pinjam-meminjam, tetapi sebagai mitra prioritas masyarakat dalam tata kelola aset berharga.
Melalui sentuhan pelayanan yang lebih personal ini, perusahaan optimistis dapat mempererat ikatan emosional dengan nasabah sekaligus mendorong loyalitas yang berujung pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
