Samarinda (ANTARA) - PT Pegadaian membagikan hadiah utama berupa saldo Tabungan Emas seberat satu kilogram kepada nasabah beruntung dalam pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025.
“Hadiah ini menjadi luar biasa berkilau karena saat ini emas menjadi salah satu instrumen investasi yang digandrungi oleh masyarakat karena nilainya yang terus meningkat,” ujar Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti saat dihubungi di Samarinda, Kamis.
Selain emas batangan, Pegadaian Syariah turut mewujudkan impian nasabah ke tanah suci melalui hadiah Grand Prize berupa Paket Haji Plus.
Antusiasme masyarakat terhadap investasi emas tercermin dari jumlah peserta yang menembus angka 2 juta orang dengan total ratusan juta kupon undian.
Kegiatan yang berlangsung di The Gade Tower ini juga membagikan enam keping emas batangan Galeri24 masing-masing seberat 124 gram.
Nasabah yang membutuhkan modal transportasi usaha mendapatkan apresiasi berupa enam unit mobil niaga Gran Max P.U dalam pengundian tersebut.
"Pegadaian memanjakan sisi gaya hidup nasabah dengan membagikan ponsel pintar Samsung S24 Ultra dan paket wisata luar negeri senilai puluhan juta rupiah," katanya.
Sepuluh paket umroh senilai Rp40 juta juga diberikan khusus bagi nasabah syariah sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan ibadah mereka.
Perusahaan menegaskan bahwa seluruh pajak hadiah dan ongkos pengiriman sepenuhnya ditanggung oleh Pegadaian sehingga pemenang tidak dipungut biaya apa pun.
Proses pengundian ini disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Sosial dan notaris untuk menjamin transparansi serta akuntabilitas program.
Kehadiran aplikasi Tring! menjadi kunci utama bagi nasabah untuk memantau serta mengelola investasi emas secara mudah dan transparan dari mana saja.
Manajemen berharap program apresiasi ini dapat memperkuat ekosistem emas nasional dan mendorong masyarakat untuk semakin melek terhadap inklusi keuangan digital.
Pemenang yang sah hanya diumumkan melalui situs resmi sahabat.pegadaian.co.id dan akun media sosial terverifikasi milik perusahaan.
