Paser (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud menunjukkan gerak cepat pemerintah dalam merespons kebencanaan dengan meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Muara Adang, Kabupaten Paser.

Aksi kemanusiaan ini dilakukan di sela agenda Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Kaltim di Kabupaten Paser, Rabu.

Berdasarkan data terkini, musibah kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 58 rumah dan berdampak pada 61 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 202 jiwa yang kini kehilangan tempat tinggal.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian nyata. Melalui bantuan ini, Pemprov Kaltim berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, sekaligus mendorong percepatan pemulihan fisik maupun psikologis warga," ujar Gubernur Rudy di hadapan masyarakat terdampak.

Lebih lanjut, Rudy menekankan bahwa Safari Ramadhan tahun ini memiliki makna lebih dari sekadar agenda seremonial

Bagi Gubernur momen ini merupakan wadah untuk memperkuat silaturahim dan memastikan pemerintah hadir secara langsung saat masyarakat membutuhkan bantuan mendesak.

“Momentum bulan suci ini harus kita isi dengan penguatan nilai kebersamaan. Semoga bantuan yang disalurkan dapat menjadi penyemangat bagi warga Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, untuk bangkit kembali dan menata kehidupan pascabencana,” tambahnya.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga, mencakup kebutuhan pokok dan logistik darurat.

Selain menyerahkan bantuan, Gubernur didampingi jajaran pemda setempat juga berdialog dengan tokoh agama dan masyarakat untuk menyerap aspirasi terkait langkah rehabilitasi ke depan.

Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk selalu berada di garda terdepan dalam penanganan darurat kebencanaan, memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit.

Baca juga: Dinsos Kaltim berikan terapi untuk korban kebakaran Paser



Pewarta: Arumanto
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026