Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, bersama PT Suri Tani Pemuka (STP) berhasil menurunkan angka malnutrisi pada anak, sebagai langkah membangun budaya hidup sehat guna mewujudkan generasi unggul dan berdaya saing.
Kolaborasi ini dikemas dalam Program Japfa for Kids dengan konsistensi memberikan telur kepada anak-anak di sejumlah sekolah dasar yang dijalankan pada 2025.
"Berkat pemberian telur secara rutin, kini malnutrisi pada anak di Kabupaten Kukar berhasil menurun, dari beberapa bulan sebelumnya sebanyak 130 anak, turun menjadi 59 anak per Desember 2025," ujar Asisten I Setda Kukar Akhmad Taufik Hidayat di Tenggarong, Kamis.
Distribusi telur dilakukan sebanyak 4 kali per bulan dengan total lebih dari 50 ribu butir telur disalurkan kepada 150 anak. Dari 50 ribu telur yang disalurkan, tingkat konsumsi oleh anak-anak mencapai 95,03 persen.
Sehari sebelumnya, saat Diseminasi program Japfa for Kids 2025, digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kukar di Tenggarong, ia menyatakan bahwa tingkat konsumsi 95,03 persen ini mencerminkan tingginya partisipasi dan kedisiplinan peserta dalam program ini, sehingga ia mendukung program tersebut dilanjutkan tahun ini.
Program ini menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Tenggarong dengan total sekitar 1.807 siswa. Melalui program ini, anak-anak tidak hanya mendapat asupan gizi cukup, tetapi juga dibiasakan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten.
Selain pemenuhan gizi, anak-anak juga rutin diajak mengikuti giat sehat setiap minggu di seluruh sekolah mitra, mencakup penerapan empat pilar gizi seimbang antara lain senam gizi seimbang, bekal bergizi, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun, serta pengecekan kebersihan kuku siswa.
Ia menilai program ini memberikan dampak positif luas mulai dari peningkatan status gizi anak usia sekolah dasar, pembentukan karakter melalui kebiasaan hidup sehat, hingga terwujudnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, sekolah, dan keluarga.
"Program ini sejalan dengan visi ‘Kukar Idaman Terbaik’, khususnya Misi 5, Terbaik dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Program ini juga mendukung Program Kukar Berpendidikan Terbaik serta sinergi dengan subsidi biaya penunjang sekolah dan beasiswa dari keluarga kurang mampu," katanya.
Untuk itu Pemkab Kukar menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru, penanggung jawab, fasilitator, orang tua, dan pihak sekolah atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan program tersebut, karena masa depan bangsa berada di tangan generasi muda.
