Marangkayu, Kaltim (ANTARA) - Tim Search and Resque (SAR) menutup operasi pencarian seorang pekerja sawit di Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim setelah menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia akibat terjatuh dan tenggelam di Sungai Santan Ulu saat memanen sawit.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Koordinator Pos SAR Kabupaten Kutai Timur Aries Setiawan di Marangkayu, Selasa.
Korban bernama M Rosaid Amar alias Edo (33), warga RT002, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu.
Ia menjelaskan pada hari kedua operasi pencarian Selasa ini, tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran sejak pukul 07.00 Wita. Korban ditemukan pada jarak sekitar 9 kilometer ke arah hilir sungai dari lokasi kejadian di perkebunan sawit.
Kronologi kejadian itu, Minggu (18/1), sekitar pukul 14.00 Wita, korban yang buruh panen sawit terjatuh ke sungai ketika sedang memindahkan buah sawit menggunakan seling gantung. Korban yang tidak bisa berenang kemudian tenggelam di sungai.
Laporan kejadian diterima SAR setempat pada Senin (19/1), pukul 05.40 Wita.
Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur menuju lokasi kejadian pada pukul 06.00 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 Wita.
"Pada hari pertama pelaksanaan operasi, Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan. Selanjutnya, tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan rubber boat, perahu warga, serta peralatan SAR air," katanya.
Hingga pukul 17.00 Wita, hasil pencarian oleh tim SAR gabungan dinyatakan nihil. Selanjutnya, tim mendirikan posko sementara di rumah warga yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, sedangkan pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa ini.
"Hari kedua ini, tim SAR melakukan penyisiran bersama potensi SAR dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, sehingga dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan ditutup dan selanjutnya dilanjutkan dengan kesiapsiagaan di posko masing-masing," ujarnya.
Tim SAR gabungan yang membantu pencarian, berasal dari Polsek Marangkayu, Koramil Marangkayu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Disdamkarmatan Kukar, tim Kecamatan Marangkayu, keluarga korban, warga Desa Santan Ulu, Santan Tengah, dan Santan Hilir.
