Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur, gencar melakukan kampanye melawan obesitas melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan semboyan "Ayo Gerak" yakni setiap hari bergerak untuk membakar kalori.
Aktivitas yang disarankan adalah dalam sehari minimal 30 menit beraktivitas fisik, baik jalan kaki, bersepeda, senam, maupun dalam aktivitas kerja yang menyebabkan fisik bergerak, sehingga bisa menjaga berat badan tetap ideal.
"Kampanye Germas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Lebih baik lagi jika bisa aktif dan kreatif dengan membuat sesuatu yang baru, jadi selain sehat juga menjadikan hidup lebih bermakna," kata Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani di Tenggarong, Senin.
Kampanye Germas, katanya, merupakan langkah yang harus dilakukan bersama dalam upaya pengendalian penyakit tertentu di Kabupaten Kukar, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan masyarakat yang hidup lebih lama serta lebih berkualitas.
Ia juga mengatakan bahwa obesitas kini menjadi perhatian serius banyak pihak dan berbagai tingkatan, baik di tingkat nasional maupun global, karena obesitas selain dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat juga karena kurangnya aktivitas fisik.
"Perubahan gaya hidup, pola makan tinggi lemak dan gula, termasuk minimnya aktivitas fisik, hal ini menjadi faktor utama meningkatnya kasus obesitas. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk kembali pada pola makan sehat dan rutin berolahraga," ujarnya.
Sehari sebelumnya, saat peringatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 61 tahun 2025 di Tenggarong, Ahyani juga mengatakan bahwa selain menjaga pola makan dan rajin aktivitas fisik, hal lain yang perlu dilakukan untuk menghindari obesitas adalah menjaga kualitas tidur dan pengelolaan stres.
Ia menyebut bahwa membangun kesehatan merupakan investasi jangka panjang, sehingga peringatan HKN ke- 61 ini harus dijadikan momentum untuk bergerak lebih aktif melawan obesitas dan memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Dalam rangkaian HKN ke- 61 tersebut juga dilakukan peluncuran inovasi Kutebas (Komitmen Bersama Wujudkan Kutai Kartanegara Bebas Obesitas), penyerahan Sertifikat Laik Hygine Sanitasi (SLHS) sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam upaya promotif, preventif, hingga peningkatan kualitas lingkungan sehat, hingga senam zumba.
