Balikpapan (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan berhasil menemukan seorang korban yang sebelumnya melompat dari kapal penumpang rute Jawa Timur, tepatnya dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Kalimantan Timur.
"Korban diketahui bernama Saiful Bakri, 43 tahun, warga Desa Bunga Putih, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim)," ujar Komandan Search and Rescue Unit (SRU) Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Bongga Losong di Balikpapan, Rabu.
Operasi pencarian dan pertolongan ini dilakukan di perairan Teluk Adang, Kabupaten Paser, Kaltim, setelah adanya penumpang Kapal Motor (KM) Damai Lautan Nusantara (DLN) yang melompat dari kapal di perairan tersebut.
Sebelumnya dilaporkan bahwa pada Selasa, 17 Maret 2026, pukul 20.20 Wita, salah seorang penumpang melompat dari kapal. Berdasarkan informasi dari saksi mata, korban sebelumnya terlihat berdiri di bagian railing kapal sambil menatap laut.
Namun, tiba tiba korban melompat ke laut. Awak kapal yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian selama 2 jam sejak terjatuhnya korban, sementara awak kapal lainnya melaporkan hal ini ke SAR.
Bongga Losong mengatakan sejak adanya laporan, sejak pagi dilakukan pengarahan mulai pukul 07.00 Wita, sebelum tim bergerak menuju lokasi kejadian.
Baca juga: SAR Balikpapan selamatkan 12 pemancing terjebak cuaca buruk di laut
Setibanya di lokasi kejadian atau di perairan Teluk Adang pada pukul 10.00 Wita, Tim SAR gabungan dari berbagai unsur langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi dengan radius pencarian hingga 2 nautical mile (NM).
“Upaya pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada. Pada pukul 11.00 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 01°48’445” S - 116°51’449” E atau sekitar 2,45 NM dari lokasi kejadian," katanya.
Ia menyatakan setelah ditemukan, korban segera dievakuasi menuju Pelabuhan Semayang Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.
"Setelah tiba di Pelabuhan Semayang pada pukul 13.30 Wita, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Balikpapan. Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur SAR melaksanakan pertemuan lagi pada pukul 13.45 Wita dan sepakat mengusulkan penghentian operasi SAR," ujar Bongga.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, TNI AL, Polairud, BPBD Balikpapan, KSOP Balikpapan, serta instansi terkait lain dengan dukungan peralatan laut seperti rubber boat, peralatan SAR air, peralatan selam, komunikasi, tenaga medis hingga peralatan medis.
Baca juga: SAR gabungan cari pekerja hilang di hutan Berau
Pewarta: M.GhofarEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026