Penajam Paser Utara, Kaltim (ANTARA) - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) mendirikan empat unit posko guna memantau pergerakan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah di sejumlah wilayah.
"Empat posko didirikan untuk memantau dan menjaga kelancaran arus lalu lintas saat mudik dan balik Lebaran," ujar Kepala BBPJN Kaltim Yudi Hardiana di Penajam Paser Utara, Kaltim, Rabu.
"Posko ini juga sekaligus memberikan ruang istirahat yang aman dan nyaman bagi pemudik," tambahnya.
Posko tersebar di jalur nasional serta ruas tol fungsional menuju Ibu Kota Negara (IKN) sebagai pusat pemantauan kondisi infrastruktur sekaligus tempat istirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Idul Fitri.
Salah satu posko berada di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Posko tersebut berada di jalur penghubung pelabuhan penyeberangan Kabupaten Penajam Paser Utara-Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur-Provinsi Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Paser, yang merupakan akses utama menuju kawasan IKN, serta Kota Balikpapan dan Kota Samarinda.
Satu posko lainnya didirikan di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara, tepatnya di ruas Simpang Lempake-Batas Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memantau pergerakan kendaraan dari dan menuju Provinsi Kalimantan Utara.
BPPJN Kaltim juga mendirikan dua posko di jalur tol fungsional IKN guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, yang salah satunya di Rest Area Tol 5B, yang melayani kendaraan dari arah IKN atau Provinsi Kalimantan Selatan menuju Kota Balikpapan.
"Kemudian, satu posko di Gerbang Tol Pulau Balang untuk melayani kendaraan dari arah Kota Balikpapan menuju IKN maupun Provinsi Kalimantan Selatan," sebut Yudi.
Baca juga: BBPJN Kaltim buka tol IKN pendukung mudik Lebaran 2026
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026