Kubar, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur bekerja sama dengan DoctorShare menghadirkan rumah sakit apung dalam bentuk kapal, untuk melayani kesehatan masyarakat pedalaman, mulai layanan umum hingga bedah.
Model rumah sakit dalam wujud kapal ini menjadi pilihan menarik karena sebagian besar warga pedalaman bermukim di bantaran Sungai Mahakam, sehingga mereka lebih mudah mengakses layanan kesehatan tersebut.
"Layanan kesehatan gratis melalui rumah saki kapal (RSK) ini bertujuan untuk memberikan akses layanan medis bagi masyarakat kurang mampu yang tinggal di daerah-daerah terpencil," ujar Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani di Melak, Kubar, Rabu.
RSK beroperasi di dua kecamatan, yakni Melak dan Muara Pahu. Namun demikian, warga lain yang tidak jauh dari kecamatan tersebut juga bisa mengakses layanan tersebut jika membutuhkan.
Layanan gratis ini, kata ia, salah satu bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan, khususnya yang tinggal di wilayah pedalaman dan terpencil serta yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia bersyukur bahwa rumah sakit terapung tersebut mulai beroperasi pada Senin, dua hari lalu, sehingga saat ini sedang melakukan layanan mencakup poli umum, poli obstetri dan ginekologi, poli anak, skrining bedah, hingga tindakan bedah.
Semua layanan ini diberikan langsung oleh tenaga medis profesional dan berpengalaman dalam program serupa di daerah lain, sedangkan RSK memang dirancang tidak terlalu besar karena untuk beroperasi di sungai.
"Program ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menegaskan hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak dan terjangkau," katanya.
Ia menjelaskan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit apung ini tidak sebatas pemeriksaan medis, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk masyarakat agar menjaga pola hidup sehat dan melakukan pencegahan penyakit.
"Layanan kesehatan gratis dari kapal ini tentu diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus untuk mendukung tercapainya visi Kabupaten Kubar yang sejahtera dan berdaya saing," kata Nanang.
