Paser (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyerahkan secara simbolis insentif program Jospol kepada guru dan marbot, serta penjaga rumah ibadah di SMPN 2 Tanah Grogot, Jumat.
Program Jospol Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan Wagub Kaltim Seno merupakan program jaminan sosial kepada masyarakat.
Wagub Kaltim Aji Seno mengatakan insentif yang diberikan dapat memotivasi mereka dalam mendidik anak meski tidak sebanding dengan perjuangan para guru.
"Agar semakin semangat mendidik anak-anak. Guru adalah tokoh utama yang melahirkan generasi emas di Kaltim," katanya.
Pemprov Kaltim, kata Seno, mengapresiasi perjuangan guru yang dinilai sebagai pahlawan tanpa tanda jasa
"Kami ingin pastikan perjuangan guru tidak pernah diabaikan karena guru pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa guru kami tidak bisa berdiri di sini," uajrnya.
Sedangkan untuk penjaga rumah ibadah, lanjut Seno, juga turut berjasa bagi masyarakat sehingga kesejahteraan mereka perlu diperhatikan."Karena mereka bekerja dengan ikhlas. Sebelum kami masuk rumah ibadah mereka semua dengan gigih membersihkan rumah ibadah.
Baca juga: Disdikbud Kutim: Program Jospol fokus pembayaran intensif guru
Penyerahan bantuan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Paser Ikhwan Antasari dan perwakilan unsur Forkopimda dan perbankan.
Ikhwan menyebut ada 1.138 guru yang memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu setiap bulan.
Data itu merupakan hasil final setelah diverifikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disidikbud) Paser.
Sebelumnya, sebanyak 1.715 guru dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Tapi, 538 diantaranya telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada April dan selebihnya tidak dapat diberikan bantuan karena beberapa faktor.
"Mewakili semua penerima manfaat, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Pak Gubernur bersama Pak Wakil Gubernur atas perhatiannya membantu Pemerintah daerah dalam menyejahterakan para guru," kata Ikhwan.
Ikhwan berharap program Jospol dapat terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama guru sehingga mendorong kemajuan kualitas pendidikan di Bumi Etam, khususnya di Bumi Daya Taka
"Kepada para guru penerima insentif saya ucapkan selamat, semoga apa yang diterima menjadi berkah dan pendorong semangat bapak dan ibu untuk terus menyalakan cahaya ilmu bagi generasi penerus bangsa, Generasi Emas Kalimantan Timur.," kata Ikhwan.
Baca juga: Gratispol Kaltim bangun percaya diri mahasiswa tingkatkan talenta
