Berau, Kaltim (ANTARA) - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyatakan bahwa penguatan infrastruktur baik jalan maupun jembatan di kawasan pesisir untuk menarik kunjungan wisata karena sektor ini memiliki dampak berganda mulai kuliner, ekonomi kreatif, hotel/penginapan, dan lainnya.
Sejumlah infrastruktur di kawasan pesisir yang telah dituntaskan pada 2025 dan diresmikan Januari 2026 antara lain Jembatan Kelomang, Jembatan Sei Bataan, dan Dermaga Teluk Sulaiman. Semua infrastruktur tersebut berada di Kecamatan Biduk-Biduk.
"Pembangunan infrastruktur dasar menjadi prioritas pemerintah daerah untuk membuka akses, memperlancar mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di pesisir selatan Kabupaten Berau," ujar Sri Juniarsih di Berau, Kalimantan Timur, Selasa.
Ia menyebut bahwa keberadaan sejumlah infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi akses transportasi, distribusi hasil perikanan, hingga pengembangan potensi pariwisata.
Sektor pariwisata menjadi perhatian karena banyak daya tarik wisata yang mampu menarik pengunjung datang ke pesisir selatan Berau. Hal ini pun dibuktikan dengan tingkat kunjungan yang meningkat selama ini.
Misalnya pada 2023, jumlah wisatawan yang datang ke Berau sebanyak 422.592 kunjungan, pada 2024 mengalami kenaikan menjadi 464.163 wisatawan, sedangkan khusus selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tercatat sebanyak 36.096 orang.
Jumlah 36.096 kunjungan ini terdiri atas wisatawan nusantara mencapai 35.305 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 791 orang.
Bahkan berkat kunjungan dan pengelolaan wisata ini, maka pada HUT Provinsi Kalimantan Timur ke- 69 pada 9 Januari 2026 ini, Kabupaten Berau mendapat penghargaan Arindama Terbaik bidang pembangunan pariwisata sepanjang 2025.
Sementara itu, beberapa destinasi wisata di Berau yang menjadi daya tarik wisatawan nusantara maupun wisatawan asing antara lain Pulau Derawan, Pulau Maratua, Tepian Ahmad Yani (susur sungai), Air Panas Asin Pemapak, Telaga Biru Nek Lenggo, dan Labuan Cermin.
Sedangkan infrastruktur yang telah tuntas tersebut, Jembatan Kelomang atau Jembatan Sei Sumbang, diresmikan bupati pada 13 Januari 2026, terletak di Kampung Teluk Sumbang, dengan konstruksi rangka baja girder custom, kelas jembatan tipe C, menggunakan anggaran Rp14,8 miliar, memiliki panjang 40 meter dan lebar 4 meter.
Jembatan Sei Bataan dibangun dengan anggaran Rp23,1 miliar, memiliki bentang 55 meter dan lebar efektif 7 meter, konstruksi rangka baja tipe truss bridge, kelas jembatan tipe B, sehingga mampu menunjang kelancaran aktivitas transportasi secara lebih optimal.
Kemudian Dermaga Teluk Sulaiman yang dibangun dengan total anggaran Rp54,3 miliar, pembangunannya dilakukan bertahap empat tahap pada 2020-2025, untuk memperlancar distribusi logistik, mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kawasan pesisir.
