Samarinda (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mengintensifkan perluasan cakupan layanan kesehatan gratis guna menjamin hak dasar masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
"Pelayanan kesehatan gratis dan bermutu bertujuan menjamin hak dasar masyarakat Kalimantan Timur untuk memperoleh layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan efisien di seluruh fasilitas kesehatan," kata Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda, Jumat.
Dinkes Kaltim kini fokus mengintegrasikan Program Gratispol dengan skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui sinergi pembiayaan yang melibatkan pemerintah daerah.
Upaya penguatan ini dilakukan melalui mekanisme skema pekerja bukan penerima upah dan bukan pegawai pemerintah daerah yang dikelola secara sistematis.
Saat bertemu rombongan DPRD Kabupaten Mahakam Ulu baru-baru ini, Kepala Dinkes Kaltim itu mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengalokasikan anggaran khusus melalui APBD guna mendukung keberlanjutan pembiayaan medis tersebut.
"Kami menetapkan target ambang batas kepesertaan jaminan kesehatan di setiap wilayah minimal harus mencapai angka 98 persen dari total populasi," ucap Jaya.
Baca juga: BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan
Selain jangkauan peserta, Dinkes Kaltim juga mematok target tingkat keaktifan peserta jaminan kesehatan pada angka minimal sebesar 80 persen.
"Ini memudahkan warga di wilayah pelosok untuk mendapatkan pengobatan secara cuma-cuma hanya dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga," ujar Jaya.
Pelayanan kesehatan gratis, lanjut Jaya, mencakup seluruh perawatan rawat inap kelas III pada berbagai fasilitas kesehatan yang telah menjalin kerja sama resmi.
Jaya menekankan bahwa penanganan kondisi kegawatdaruratan medis tetap menjadi prioritas utama tanpa harus terkendala oleh berbagai prosedur administrasi.
Dinkes Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas serta sarana prasarana fasilitas kesehatan guna mendukung kesuksesan program jaminan kesehatan semesta.
"Optimalisasi Program Gratispol Kesehatan menjadi bukti dari keseriusan pemerintah dalam melindungi hak kesehatan warga hingga ke titik geografis terjauh," kata Jaya Mualimin.
Baca juga: Kodam VI/Mulawarman danPemprov Kaltim perkuat sinergi bangun perbatasan
