Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap pangan hasil pertanian petani lokal untuk menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten setempat.
"Bahan pangan yang dibutuhkan SPPG mampu disiapkan oleh petani lokal,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyono, Selasa, ketika ditanya mengenai melibatkan petani dalam program MBG di Penajam.
"SPPG diharapkan juga memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan petani," tambahnya.
SPPG ditekankan membeli bahan pangan seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan lainnya dari hasil petani lokal, lanjut dia, hasil petani di Kabupaten Penajam Paser Utara mampu memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur MBG tersebut.
Selama ini sudah ada empat SPPG yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni dua di Kecamatan Penajam dan dua di Kecamatan Sepaku, dan pada bulan ini satu dapur MBG di Kecamatan Waru juga mulai beroperasi.
Pemerintah kabupaten terus mendorong SPPG mengutamakan penggunaan hasil petani lokal, jelas dia, agar keberadaan dapur MBG berdampak secara langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Petani harus dilibatkan sebagai pemasok bahan pangan yang dibutuhkan SPPG, timpal dia lagi, karena dampak ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani.
Agar pasokan bahan pangan yang dibutuhkan dapat disesuaikan jenis tanaman pangan petani di Kabupaten Penajam Paser Utara, SPPG diminta melakukan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian setempat.
SPPG diminta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyesuaikan pasokan kebutuhan bahan pangan Program MBG dengan hasil pertanian petani lokal, demikian Mulyono.
Baca juga: Kabupaten Penajam tambah satu SPPG baru perluas penerima manfaat MBG
