Penajam Paser Utara (ANTARA) - Koperasi Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, diperkuat dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan agar mampu menjalankan usaha produktif, sehingga dapat menggerakkan perekonomian desa dan kelurahan.
"Pemerintah kabupaten berupaya Koperasi Merah Putih memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat desa dan kelurahan," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara Margono Hadisusanto ketika ditanya menyangkut Koperasi Merah Putih di Penajam, Sabtu.
Pelatihan dan pendampingan akan dilakukan pemerintah kabupaten secara berkelanjutan, lanjut dia, agar Koperasi Merah Putih menjadi kekuatan ekonomi rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga bakal bekerja sama semua perguruan tinggi mitra, maupun tenaga pendamping profesional untuk memperkuat peran Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan.
Koperasi Merah Putih telah dibentuk di di 54 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, melalui mekanisme musyawarah kelurahan dan desa bersangkutan.
Balai Latihan Kerja (BLK) juga dilibatkan memperkuat keterampilan teknis pengurus sesuai bidang usaha masing-masing koperasi, jelas dia, untuk menghasilkan koperasi yang lebih siap bersaing dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal.
Baca juga: 27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026
"Pelatihan dan pendampingan sangat penting, terutama penyesuaian rencana bisnis dengan kondisi riil di lapangan," tambahnya.
Pelatihan dan pendampingan merupakan bagian paling penting dalam memastikan koperasi berjalan lancar, pendamping bisnis (business assistant/BA) aktif membimbing Koperasi Merah Putih sejak tahap awal pendirian hingga evaluasi operasional.
Pelatihan dan pendampingan Koperasi Mewah Putih juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Koperasi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga berupaya agar Koperasi Merah Putih dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kolaborasi menjalankan unit usaha sebagai strategi jangka panjang dan menjadi fondasi dalam membangun ketahanan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara Koperasi Merah Putih dan BUMDes mempercepat pertumbuhan perekonomian warga, karena setiap potensi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat, demikian Margono Hadisusanto.
Baca juga: Penajam kolaborasi Koperasi Merah Putih-Bumdes gerakan ekonomi warga
