Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan sumbangan produksi padi terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dari tahun ke tahun, salah satunya di tahun 2024 dengan kontribusi mencapai 50,71 persen dari total produksi se- Kaltim.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2024 luas panen padi di Kaltim mencapai 57.143,29 hektare (ha)," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kukar Ahyani Fadianur Diani di Tenggarong, Rabu.
Dari luas ini, untuk Kabupaten Kukar memiliki luas panen mencapai 26.744,87 ha atau sebesar 46,80 persen, sedangkan untuk produksi gabah kering giling (GKG) di Kukar sebanyak 115,10 ribu ton atau memberikan kontribusi sebanyak 50,71 persen dari keseluruhan produksi GKG di Kaltim.
Menurutnya, kedudukan dan peran strategis Kukar dalam penyediaan pangan akan lebih besar lagi dengan adanya Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), karena ke depan ada sekitar 4-5 juta orang akan berpindah ke IKN dan sekitarnya.
Bertambahnya penduduk di IKN, lanjut ia, tentu kondisi ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi semua pihak di Kaltim, terutama bagi Kukar yang menjadi wilayah penyanggah pangan di IKN.
Komitmen Pemkab Kukar terhadap pembangunan pertanian dalam arti luas, lanjut ia, sangat besar dan menjadi salah satu program prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.
Kebijakan ini merupakan salah satu strategi transformasi dari ekonomi yang bertumpu/ bergantung pada sumber daya alam yang tidak terbarukan ke ekonomi yang terbarukan melalui pembangunan pertanian dalam arti luas, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sejumlah strategi dan kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemkab Kukar dalam rangka pencapaian dan percepatan pembangunan pertanian di antaranya penetapan kawasan pertanian berbasis komoditi padi sawah sebanyak lima kawasan pertanian dengan total luas 8.093,06 ha.
Kemudian pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian, modernisasi pertanian melalui fasilitasi/ bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), dukungan terhadap tenaga pendamping lapangan khususnya melalui Program Penyuluh Pertanian Swadaya, lantas akses modal tanpa agunan dan tanpa bunga melalui Program Kredit Kukar Idaman (KKI).
Komitmen Pemkab Kukar dalam pembangunan pertanian dalam arti luas, akan lebih dipertajam, diperluas dan difokuskan lagi melalui Program Kukar Idaman Terbaik (Inovatif, Daya Saing, Mandiri, Terbukti, Berprestasi dan Kerja Nyata).
"Program Kukar Idaman Terbaik ini dengan mengusung arah pembangunan 'Terwujudnya Fondasi Pusat Pangan, Pariwisata, Industri Hijau yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan'," kata Ahyani saat panen raya padi dengan Wakil Gubernur Kaltim.
