Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) sebanyak 1,1 ton di dua titik gerakan pangan murah (GPM).
"Kami bersama Bulog menggelar GPM, salah satunya menyediakan beras SPHP dengan harga terjangkau untuk masyarakat," ujar Kepala Polres (Kapolres) Penajam Paser Utara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andreas Alek Danantara di Penajam, Senin.
Gerakan itu, lanjutnya, bertujuan memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beras SPHP itu, menurutnya, berkualitas baik dan harga yang terjangkau.
Andreas mengatakan program GPM tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi langkah strategis menjaga stabilitas harga pangan, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.
Dua lokasi yang menjadi sasaran GPM Polres Penajam Paser Utara bersama Bulog di Jalan Coastal Road depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung, Kecamatan Penajam.
Kemudian lingkungan RT 12 dan RT 16 Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Beras SPHP dalam kemasan lima kilogram dijual dengan harga Rp62.00 per kemasan, jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Penajam Inspektur Satu (Iptu) Syaifuddin, dan kisaran 1,1 ton beras SPHP habis terjual.
Tercatat lebih kurang 120 masyarakat mendatangi dua lokasi GPM membeli beras yang dijual di bawah harga pasaran tersebut, sekitar 220 beras SPHP dalam kemasan lima kilogram yang disediakan habis terjual.
"Kualitas beras bagus yang dijual di GPM, lumayan untuk persediaan di rumah," kata Nuraini, warga Kecamatan Penajam yang ikut membeli beras SPHP di GPM itu.
