Polri komitmen menjaga kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi dan harga terkendali

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, komitmen menjaga kebutuhan pangan masyarakat di wilayah hukum kabupaten setempat tetap terpenuhi dengan harga stabil dan terkendali.

"Polri komitmen menjaga kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi dan harga terkendali," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dian Kusnawan usai pengecekan pasokan beras di Penajam, Rabu.

"Persediaan beras aman, harga terkendali, dan warga Kabupaten Penajam Paser Utara tidak perlu cemas,” tegasnya.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Penajam Paser Utara terus sinergi dengan instansi terkait mengawasi distribusi beras agar tidak terjadi penimbunan maupun spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

Pengecekan persediaan beras dilakukan menyeluruh ke sejumlah toko, retail modern, warung tradisional, hingga Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi mitra Perum Bulog.

Pasokan beras masih tersedia dengan harga sesuai ketentuan, jelas dia, persediaan relatif aman dan distribusi berjalan lancar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketersediaan beras.

Hasil pengecekan di lapangan sejumlah toko dan retail modern masih memiliki persediaan rutin yang masuk setiap satu hingga dua pekan sekali, lanjut dia, dan beberapa RPK terus mendapat suplai langsung dari Bulog kapasitas mencapai 1-2 ton setiap pekan.

"Sejumlah warung tradisional juga tetap menyalurkan beras dengan harga yang bervariasi, tetapi masih berada pada kisaran harga eceran tertinggi (HET)," tambahnya.

Gambaran kondisi tersebut membuktikan bahwa jalur distribusi beras di Kabupaten Penajam Paser Utara masih berjalan normal tanpa hambatan, demikian Dian Kusnawan.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026