Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menyatakan Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta, menjadi bagian penting atas prestasi yang diraih Kukar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi enam kali berturut-turut.
"Pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke-44 tahun 2023, kafilah Kukar berhasil meraih juara umum untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut sejak 2017. Terima kasih kepada PTIQ yang menjadi salah satu bagian penting atas prestasi sampai enam kali ini," ujar Sekda Kukar Sunggono di Tenggarong, Rabu.
Juara MTQ enam kali berturut-turut tingkat Provinsi Kaltim yang diraih Kabupaten Kukar tersebut adalah pada 2017 di Kabupaten Penajam Paser Utara, kemudian di Kabupaten Berau pada 2018, di Kabupaten Paser pada 2019, tahun 2021 di Kota Bontang, 2022 di Kota Samarinda, dan 2023 di Kota Balikpapan.
Sedangkan pada MTQ ke- 45 yang juga tingkat Kaltim pada 2025 yang akan digelar di Kabupaten Kutai Timur, Kukar pun berniat mempertahankan juara umum lagi, sehingga kerja sama dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk dengan PTIQ Jakarta.
Untuk kerja sama dengan PTIQ Jakarta, pada Jumat, lima hari lalu, Sunggono bersama rombongan melakukan silaturahim ke perguruan tinggi tersebut sekaligus melakukan penandatanganan naskah perpanjangan kesepakatan bersama.
Rombongan diterima oleh Ketua Lembaga Tahfidz dan Tilawah Al Quran (LTTQ) Dr Abdul Rokhim,
Kepala Biro Umum Administrasi Ustad Zaini, dan wakil Direktur Mahad Al-Quran Ustadz Muhajir.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kukar Sunggono juga melakukan evaluasi atas perpanjangan kesepakatan bersama dengan PTIQ Jakarta yang sudah berjalan.
Sunggono mengatakan bahwa kedatangan tim dari Kukar tersebut merupakan rangkaian perpanjangan kesepakatan dan evaluasi bagi program kerja sama beasiswa yang telah dilakukan oleh Pemkab Kukar bersama PTIQ.
Ia juga mengatakan bahwa salah satu evaluasi yang dilakukan adalah mahasiswa Kukar yang berada di PTIQ, ke depan harus hapal 30 Juz dalam Quran.
Sunggono berharap kerja sama ini terus berlangsung, sementara evaluasi akan terus dilakukan agar ke depan bisa lebih baik lagi, karena evaluasi merupakan hal penting agar semua program bisa berjalan dengan baik dan bila ada yang kurang, maka segera dapat diperbaiki.