Tenggarong (ANTARA Kaltim) - Tiga dari lima korban Kapal Tongkang M 25 yang terbalik di Sungai Belayan tepatnya di hilir Desa Tuana Tuha Kecamatan Kahala Kutai Kartanegara ditemukan tewas pada Jumat (8/11).
Sedangkan dua korban lainnya yang dinyatakan hilang masih dalam pencarian tim Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kukar melalui Komandan Tim Rescue BPBD Kukar Purwanto saat dihubungi mengatakan ketiga mayat korban Tongkang Terbalik dievakuasi menuju Kecamatan Kota Bangun.
"Untuk diindentifikasi lebih lanjut," ujarnya.
Dikatakannya, ketiga mayat awak kapal tongkang M 25 ditemukan timnya dua kilometer ke arah hilir dari tempat tongkang terbalik.
Ketiga korban meninggal dunia itu atas nama Kamarudin (40 tahun ), warga Gunung Sari Kecamatan Tabang sedangkan korban lainnya ditemukan atas nama Tola (19 tahun) dan Faisal.
Untuk mencari kedua ABK Tongkang M 25 yang dinyatakan masih hilang pihaknya bersama warga setempat saat ini sedang menyisir Sungai Belayan.
Dikatakannya. bantuan personel Rescue dari BPBD Provinsi Kaltim dan Badan SAR Nasional (Basarnas) telah tiba.
Menurut dia, kondisi tongkang dengan daya angkut sekitar 1.000 ton lebih itu masih dalam keadaan terbalik, yaitu badan tongkang bagian bawah berada di atas sehingga nampak baling-balingnya.
Ia mengatakan belum ada upaya untuk membalik badan tongkang bernomer lambung M 25 yang masih berada di TKP tepatnya di kawasan Suwayang Desa Tuana Tuha Kecamatan Kahala, karena harus menggunakan beberapa alat berat seperti derek dan sejenisnya.
Ditambahkannya, tongkang yang memiliki 2 buah mesin itu saat membawa batu bara Rabu sore (6/11) lalu tiba tiba terbalik setelah menabrak tepi sungai yang berair deras.
Tongkang M 25 dengan ABK 8 orang tiga diantaranya dapat menyelamatkan diri. Ketiganya kini sedang diperiksa aparat Polres Kukar di Mapolsek Kembang Janggut. (*)