• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Jumat, 23 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

      KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

      Jumat, 23 Januari 2026 8:59

      ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      Kamis, 22 Januari 2026 16:02

      Tim penyidik KPK geledah rumah Kadis PUPR Thariq di Kota Madiun

      Tim penyidik KPK geledah rumah Kadis PUPR Thariq di Kota Madiun

      Kamis, 22 Januari 2026 14:27

      KPK ungkap sita miliaran rupiah dari OTT Bupati Pati Sudewo

      KPK ungkap sita miliaran rupiah dari OTT Bupati Pati Sudewo

      Selasa, 20 Januari 2026 12:49

      Prajurit Marinir dikerahkan bantu proses evakuasi pesawat ATR 42-500

      Prajurit Marinir dikerahkan bantu proses evakuasi pesawat ATR 42-500

      Selasa, 20 Januari 2026 12:15

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Pemerintah kabupaten terus berupaya memperluas cakupan layanan air bersih

      Pemerintah kabupaten terus berupaya memperluas cakupan layanan air bersih

      Jumat, 23 Januari 2026 14:11

      Penajam tingkatkan lingkungan belajar lewat pembaruan sekolah

      Penajam tingkatkan lingkungan belajar lewat pembaruan sekolah

      Kamis, 22 Januari 2026 12:31

      Kabupaten Penajam lakukan pengawasan sekolah jamin pendidikan gratis

      Kabupaten Penajam lakukan pengawasan sekolah jamin pendidikan gratis

      Kamis, 22 Januari 2026 12:29

      Bulog serap gabah petani Kabupaten Penajam 11.000 ton sepanjang 2025

      Bulog serap gabah petani Kabupaten Penajam 11.000 ton sepanjang 2025

      Rabu, 21 Januari 2026 13:32

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Pembatalan Gratispol kelas eksekutif, Wagub menduga "latah" di kubu internal

      Pembatalan Gratispol kelas eksekutif, Wagub menduga "latah" di kubu internal

      Selasa, 20 Januari 2026 19:11

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Pemprov Kaltim tuntaskan sambungan internet gratis di Mahakam Ulu

      Pemprov Kaltim tuntaskan sambungan internet gratis di Mahakam Ulu

      Jumat, 23 Januari 2026 14:14

      Bandara APT Pranoto siap layani rute Internasional pada Februari 2026

      Bandara APT Pranoto siap layani rute Internasional pada Februari 2026

      Jumat, 23 Januari 2026 14:08

      Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan sosialisasi penyesuaian tarif

      Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan sosialisasi penyesuaian tarif

      Jumat, 23 Januari 2026 12:40

      Polisi kawal distribusi MBG untuk ribuan siswa di Samarinda

      Polisi kawal distribusi MBG untuk ribuan siswa di Samarinda

      Jumat, 23 Januari 2026 8:57

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Selasa, 20 Januari 2026 17:41

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      Selasa, 20 Januari 2026 15:58

      BMKG: Waspada pasang laut 2,7-2,9 meter di pesisir Kaltim 19-20 Januari

      BMKG: Waspada pasang laut 2,7-2,9 meter di pesisir Kaltim 19-20 Januari

      Kamis, 15 Januari 2026 10:53

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Senin, 12 Januari 2026 20:46

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Enam proyek hilirisasi Danantara dimulai akhir Januari

      Enam proyek hilirisasi Danantara dimulai akhir Januari

      Jumat, 23 Januari 2026 14:47

      27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

      27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

      Jumat, 23 Januari 2026 13:37

      Pengguna QRIS Kaltim naik berkat gencarnya sosialisasi oleh BI

      Pengguna QRIS Kaltim naik berkat gencarnya sosialisasi oleh BI

      Kamis, 22 Januari 2026 21:10

      Pegadaian ajak melek investasi emas lewat festival TRING!

      Pegadaian ajak melek investasi emas lewat festival TRING!

      Kamis, 22 Januari 2026 19:41

      Purbaya pastikan pergantian deputi BI bukan pemicu pelemahan rupiah

      Purbaya pastikan pergantian deputi BI bukan pemicu pelemahan rupiah

      Kamis, 22 Januari 2026 15:13

  • Olahraga
    • Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

      Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

      Jumat, 23 Januari 2026 12:56

      Tren kekalahan Persiba masih berlanjut

      Tren kekalahan Persiba masih berlanjut

      Minggu, 18 Januari 2026 22:47

      Alasan penunjukan Michael Carrick jadi pelatih Manchester United

      Alasan penunjukan Michael Carrick jadi pelatih Manchester United

      Kamis, 15 Januari 2026 16:43

      Patel dan Mussa berbagi ring rebut gelar WBA Asia Gold yang kosong

      Patel dan Mussa berbagi ring rebut gelar WBA Asia Gold yang kosong

      Kamis, 15 Januari 2026 16:41

      Persiba tunjuk Leo Tupamahu sebagai pelatih gantikan Nasuha

      Persiba tunjuk Leo Tupamahu sebagai pelatih gantikan Nasuha

      Rabu, 14 Januari 2026 21:16

  • Umum
    • Tim FOMO-DEX Kilang Balikpapan terbaik di ajang IPITEX Thailand

      Tim FOMO-DEX Kilang Balikpapan terbaik di ajang IPITEX Thailand

      Senin, 19 Januari 2026 15:43

      Dinkes dan Baznas Kaltim bantu dhuafa operasi celah bibir

      Dinkes dan Baznas Kaltim bantu dhuafa operasi celah bibir

      Jumat, 16 Januari 2026 19:35

      SAR gabungan temukan korban kecelakaan di Sungai Belayan Kaltim

      SAR gabungan temukan korban kecelakaan di Sungai Belayan Kaltim

      Jumat, 16 Januari 2026 17:15

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

  • IKN
    • Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Jumat, 23 Januari 2026 13:15

      Otorita terapkan pengukuran energi digital dukung IKN kota cerdas

      Otorita terapkan pengukuran energi digital dukung IKN kota cerdas

      Kamis, 22 Januari 2026 12:27

      Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

      Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

      Minggu, 18 Januari 2026 15:04

      Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

      Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

      Minggu, 18 Januari 2026 15:02

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Senin, 12 Januari 2026 11:10

  • Foto
  • Video
    • Penerbangan perintis di Kaltim hubungkan kota hingga perbatasan

      Penerbangan perintis di Kaltim hubungkan kota hingga perbatasan

      Jumat, 23 Januari 2026 22:01

      BPK soroti pengawasan tambang di Kaltim yang berisiko rusak lingkungan

      BPK soroti pengawasan tambang di Kaltim yang berisiko rusak lingkungan

      Rabu, 21 Januari 2026 17:33

      Presiden tegur posisi duduk Sultan, Pemprov & Sultan Kutai klarifikasi

      Presiden tegur posisi duduk Sultan, Pemprov & Sultan Kutai klarifikasi

      Jumat, 16 Januari 2026 1:13

      Kaltim upayakan legalitas feri sungai sebagai pelayaran rakyat

      Kaltim upayakan legalitas feri sungai sebagai pelayaran rakyat

      Kamis, 15 Januari 2026 18:15

      Stop bantuan tunai, Pemprov Kaltim beri latihan wirausaha bagi difabel

      Stop bantuan tunai, Pemprov Kaltim beri latihan wirausaha bagi difabel

      Kamis, 15 Januari 2026 12:57

Hutan TNK Riwayatmu Kini

Sabtu, 23 Maret 2013 13:40 WIB

Hutan TNK Riwayatmu Kini

Salah satu kawasan hutan di Taman Nasional Kutai (Amirullah/ANTARA)

Berbagai potensi serta keindahan hutan TNK ini harus tetap terjaga sebab ini menjadi kebanggan, bukan hanya masyarakat Kaltim tetapi Bangsa Indonesia,"

PULAU Kalimatan khususnya wilayah Kalimantan Timur, terkenal dengan berbagai sumber daya alam (SDA) yang melimpah, salah satunya kawasan hutan Taman Nasional Kutai yang dikenal memiliki ragam flora dan fauna yang dilindungi.

Namun, eksotisme hutan di kawasan Taman Nasional Kutai kini kian `meredup` oleh perambahan dan pembalakan liar.

"Kami mengakui, saat ini masih sering terjadi pembalakan liar dan perambahan hutan di kawasan TNK," kata Kepala Balai Taman Nasional Kutai, Erli Sukrismanto.

Dari 198. 629 hektare luas kawasan Taman Nasional Kutai, tersisa 25 persen hutan primer sementara sisanya yakni 75 persen merupakan hutan sekunder.

Maraknya kasus pembalakan liar dan perambahan itu tidak terlepas dari `ketidakberdayaan` para petugas dari Balai TNK akibat minimnya personil Polisi Hutan.

Pegawai Balai TNK hanya berjumlah 93 orang dengan tenaga Polhut sejumlah 42 orang.

"Ini berarti satu orang Polhut bertanggung jawab terhadap pengamanan hutan seluas 4.729 hektare," ujar Erly Sukrismanto.

Selain perambahan dan pembalakan liar, `terdegradasinya` kawasan hutan di TNK juga disebabkan kebakaran besar yang terjadi pada 1997-1998 yang menghanguskan sekitar 75 persen kawasan hutan tropis rendah itu.

Keberadaan hutan TNK juga terancam oleh pengajuan `enclave` atau peralihan fungsi kawasan hutan menjadi APL (areal penggunaan lain) yang telah diajukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, seluas 23 ribu hektare.

"Sekitar 15 persen wilayah TNK telah diajukan menjadi `enclave` oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur," kata Erly Sukrismanto.

Di kawasan TNK yakni di jalur Kota Bontang-Sanggata, ibukota Kabupaten Kutai Timur, terdapat 67 bangunan yang terdiri dari 66 bangunan masyarakat dan satu bangunan milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yaitu tempat pelelangan ikan yang tidak difungsikan dan terbengkalai.

Selain itu tercatat enam tempat usaha tempat hiburan malam, empat hotel dan penginapan yang berada di kawasan TNK. Juga ditemukan 17 usaha pembuatan batu bata merah yang tidak memiliki izin dengan status kepemilikan tanah beragam, baik membuka lahan sendiri, menyewa maupun membeli dari pihak lain.

Jalur Kota Bontang dan Sanggatta juga terdapat terminal lokalisasi serta sejumlah bangunan milik Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada di kawasan TNK.

MSejarah TNK

Taman Nasional yang memilki luas 198.629 hektare berada di tiga kabupaten/kota di Kaltim yakni, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Kota Bontang.

Pada 1932 The Royal Batavian Oil Company (BPM), Ir. H Witcamp mengusulkan kawasan sebagai :wildreservaat Oost Koetai", seluas kurang lebih dua juta hektare.

Pada 1934 kawasan hutan di Pulau Borneo dikuatkan oleh Pemerintah Hindia Belanda yang menetapkan kawasan ini sebagai 'Forestry Reserve' dengan SK (GB) No 3843/Z/1934 dengan luas dua juta hektare.

Pada 10 juli 1936 Sultan Kutai mengesahkan kawasan ini dengan keluarnya surat Keputusan `Zelfbestuurs Besluit` No. 80-82 yang disetujui oleh Resident di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 25 juli 1936 dengan luas 306.000 hektare.

Selanjutnya pada 1957, Menteri Pertanian memberikan persetujuan dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No 110/UN/1957 tanggal 14 Juni 1957 untuk kawasan ini dengan nama Suaka Margasatwa Kutai seluas 306.000 hektare.

Kawasan ini kemudian berkurang lagi menjadi 200 ribu hektare berdasarkan Surat keputusan Menteri Pertanian No. 280/Kpts/Um /6/ 1971 tanggal 23 Juni 1971,

Dalam Kongres Taman Nasional Sedunia yang ke-3 di Bali pada 14 Oktober 1982, Menteri Pertanian mengumunkan 11 calon taman nasional baru, salah satunya adalah Taman Nasional Kutai yang berada pada urutan ke-8 dengan luas 200 ribu hektare.

Pada 1991 Kawasan Suaka Margasatwa Kutai dilepaskan seluas 1,371 hektare untuk perluasan Kota Bontang dan ekpansi PT. Pupuk Kaltim berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 435/Kpts-XX/1991 Tanggal 22 Juli 1991.

Pada 29 Juni 1995 Menteri Kehutanan merubah fungsi Suaka Margasatwa Kutai menjadi Taman Nasional dengan nama Taman Nasional Kutai (TN Kutai) dengan luas 198.629 hektare dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 325/Kpts-II/1995.

Keragaman Flora dan Fauna

TNK yang merupakan kawasan hutan tropis rendah memiliki beragam flora dan fauna yang masih terjaga, termasuk kayu ulin yang menjadi incaran para pembalak liar.

Untuk jenis flora, TNK memiliki 1.148 jenis tumbuhan yang telah teridentifikasi dan 32 diantaranya merupakan jenis anggrek, dua diantaranya serta terdapat 76 jenis `Dipterocarpaceae` serta 254 jenis tumbuhan obat

Di kawasan Taman Nasional Kutai juga memiliki 80 jenis mamalia, 22 jenis diantaranya termasuk yang dilindungi, 368 jenis burung (88 jenis dilindungi) termasuk orangutan yang diperkirakan berjumlah 2.000 individu.

Selain keragaman flora dan fauna, TNK juga kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Sanggata, Kabupaten Kutai Timur, Hernowo Suprianto, memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.

"Berdasarkan hasil valuasi ekonomi jasa lingkungan air pada 2012 diketahui bahwa nilai jasa lingkungan air Taman Nasional Kutai setara dengan 34 milyar rupiah lebih per tahun. Nilai ini berasal dari kebutuhan domestik, perusahaan dan usaha lainnya. Dalam 25 tahun dengan perhitungan sederhana mencapai 440 milyar lebih," kata Hernowo Suprianto.

Walaupun belum pernah dihitung secara ekonomi kata dia, namun dengan keberadaan industri besar di sekitarnya Taman Nasional Kutai memberikan udara bersih dan menyerap emisi gas rumah kaca.

"Berdasarkan literatur penyakit yang peling banyak diderita oleh masyarakat di Kota Bontang dan Sangatta adalah ISPA (infeksi saluran pernafasan atas) sehingga keberadaan Taman Nasional Kutai sangat dibutuhkan," katanya.

Potensi lain lanjut Hernowo Suprianto, satu hektare hutan menghasilkan 0,6 to oksigen untuk dikonsumsi oleh 1.500 penduduk per hari agar dapat bernafas dengan lega.

"Membuang 2,5 ton CO2 per tahun dari atmosfer atau enam kilogram CO2/batang per tahun. Menyimpan 900 meter kubik air tanah per-tahun. Meredam suara tujuh desibel per 30 meter jarak dari sumber suara, pada frekuensi kurang dari 1000 CPS dan menurunkan suhu 5-8 derajat celsius," ungkap Hernowo Suprianto.

Dari luas 198.629 hektare Taman Nasional Kutai juga dapat menghasilkan 119.177 ton oksigen untuk dikonsumsi oleh 297.943.500 penduduk per hari agar dapat bernafas dengan lega.

"Pada beberapa literatur menyebutkan bahwa hutan primer nilai serapan karbonnya 263 ton per hektare sedangkan hutan sekunder 95 ton per hektare, " katanya.

"Jika diasumsikan harga karbon per tonnya adalah Lima dolar Amerika maka nilai karbon Taman Nasional Kutai adalah 77.106.850 dolar Amerika atau jika dirupiahkan senilai Rp639.961.650.000 dengan nilai kurs rupiah Rp9000 per dolar. Sementara, potensi yang lain seperti udara bersih, bodiversity dan kesehatan, belum dapat dilakukan pendekatan perhitungannya," kata Hernowo Suprianto.

TNK juga merupakan hulu dari 25 sungai yang mengalir ke Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara serta Kota Bontang.

Selain itu, Taman Nasional Kutai merupakan "kran raksasa", yang mengatur siklus air bagi setidaknya dua kota, Bontang dan Sangatta.

Potensi Wisata

Kawasan TNK yang memiliki ragam flora dan fauna khas hutan tropis dataran rendah menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Jumlah kunjungan wisatawan nusantara dalam lima tahun terakhir sebanyak 28.081 jiwa dengan kenaikan dari 2008 ke 2012 sejumlah 26.496 jiwa

Wisatawan mancanegara kurung waktu lima tahun terakhir berjumlah 2.426 jiwa dengan kenaikan dari 2008 ke 2012 sejumlah 1990 jiwa.

Pendapatan Negara Bukan Pajak melalui karcis masuk objek wisata dalam lima tahun terakhir mencapai Rp133.460.000, dengan peningkatan dari 2011 ke 2012 58 persen.

Kunjungan wisatawan, khususnya dari mancanegera setiap tahun meningkat cukup signifikkan. Umumnya mereka tertarik ingin melihat orangutan," ungkap Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Sanggata, Kabupaten Kutai Timur, Hernowo Suprianto.

Kawasan Prevab TNK, lanjut Hernowo Suprianto, terdapat 25 ekor orangutan liar.

Di kawasan ini juga terdapat beragam flora dan fauna khas Kalimantan, termasuk macan dahan, kucing emas, tarantula serta berbagai tanaman khas hutan tropis rendah.

Untuk mencapai Prevab, perjalanan ditempuh menggunakan kendaraan roda empat dari Kota Samarinda menuju Kota Sangatta, Ibu Kota Kabupaten Kutai Timur, dengan waktu tempuh sekitar enam jam.

Dari Kota Sangatta, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Kabo Jaya kemudian menelusuri Sungai Sangatta menggunakan perahu dengan jarak tempuh sekitar 20 menit.

"Setiap turis asing yang berkunjung ke sini (Prevev) biasanya tinggal hingga tiga malam untuk menelusuri kawasan hutan Prevab yang menjadi habitat orangutan liar. Namun kadang, mereka tidak menemukan orangutan karena mamalia ini kerap bersembunyi ketika mengetahui kedatangan manusia. Tetapi, tidak sedikit juga yang berhasil menemukannya," katanya.

Transportasi dari Desa Kabo Jaya menggunakan perahu tersebut merupakan usaha warga sekitar dan biasanya mereka mengenakan tarif Rp300 ribu untuk sekali jalan.

Berdasarkan data Balai TNK, tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan Prevab pada 2012 mencapai 750 pengunjung, 540 di antaranya merupakan wisatawan mancanegara dan 210 orang wisatawan lokal.

Kunjungan wisatawan asing terbanyak terjadi pada Agustus 2012 yakni mencapai 126 orang sementara wisatawan lokal terbanyak pada Desember dengan 81 orang.

"Selain ingin melihat orangutan, ada beberapa wisatawan asing yang mengunjungi Prevab untuk melakukan penelitian spesies yang ada di TNK," kata Hernowo Suprianto.

Potensi unik lainnya yang menjadi dayat tarik kunjungan wisatawan ke TNK yakni sebuah pohon ulin berumur kurang lebih 1.000 tahun dengan diameter 2,47 meter dan tinggi 20 meter merupakan pohon terbesar di dunia.

"Berbagai potensi serta keindahan hutan TNK ini harus tetap terjaga sebab ini menjadi kebanggan, bukan hanya masyarakat Kaltim tetapi Bangsa Indonesia," ungkap Hernowo Suprianto. (*)

Pewarta: Amirullah
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Ikhtiar terapkan PPKM tekan kasus aktif COVID-19 Kaltim

Ikhtiar terapkan PPKM tekan kasus aktif COVID-19 Kaltim

31 Januari 2021 18:59

Kucing bisa diabetis bila makan nasi berlebihan

Kucing bisa diabetis bila makan nasi berlebihan

31 Januari 2021 11:27

Asa swasembada pangan calon Ibu Kota Negara

Asa swasembada pangan calon Ibu Kota Negara

31 Januari 2021 09:58

Kaltim tuntaskan penetapan calon terpilih pilkada

Kaltim tuntaskan penetapan calon terpilih pilkada

30 Januari 2021 22:25

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

30 Januari 2021 08:34

Menjaga narapidana terhindar dari corona

Menjaga narapidana terhindar dari corona

26 Januari 2021 09:54

Kerja cepat tangani pandemi COVID-19 cara Menkes BGS

Kerja cepat tangani pandemi COVID-19 cara Menkes BGS

3 Januari 2021 20:49

Mereka tak lekang dihantam pandemi

Mereka tak lekang dihantam pandemi

1 Januari 2021 20:38

Terpopuler

Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

Harga TBS Kaltim turun dampak melemahnya CPO

Harga TBS Kaltim turun dampak melemahnya CPO

Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

Top News

  • Enam proyek hilirisasi Danantara dimulai akhir Januari

    Enam proyek hilirisasi Danantara dimulai akhir Januari

    9 jam lalu

  • 27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

    27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

    10 jam lalu

  • Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

    Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

    10 jam lalu

  • Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

    Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

    10 jam lalu

  • KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

    KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

    14 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Mobile Site
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA