• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Sabtu, 31 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • ANTARA raih dua penghargaan BPOM jadi media terbaik 2025

      ANTARA raih dua penghargaan BPOM jadi media terbaik 2025

      Jumat, 30 Januari 2026 18:32

      Tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil beri kesaksian untuk Gus Alex

      Tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil beri kesaksian untuk Gus Alex

      Jumat, 30 Januari 2026 14:15

      Virus Nipah belum masuk Indonesia, kata Wamenkes

      Virus Nipah belum masuk Indonesia, kata Wamenkes

      Kamis, 29 Januari 2026 19:59

      Jumlah siswa Jateng terdampak keracunan MBG jadi 118 orang

      Jumlah siswa Jateng terdampak keracunan MBG jadi 118 orang

      Kamis, 29 Januari 2026 19:50

      Kemenpar perkenalkan keunggulan pariwisata RI di ATF TRAVEX 2026

      Kemenpar perkenalkan keunggulan pariwisata RI di ATF TRAVEX 2026

      Kamis, 29 Januari 2026 15:23

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam siapkan langkah tingkatkan indeks pertanaman padi

      Kabupaten Penajam siapkan langkah tingkatkan indeks pertanaman padi

      Jumat, 30 Januari 2026 15:44

      Penajam targetkan cakupan layanan air bersih bertambah 10 persen

      Penajam targetkan cakupan layanan air bersih bertambah 10 persen

      Jumat, 30 Januari 2026 13:49

      Bupati: Rencana pembangunan Kabupaten Penajam terintegrasi dengan IKN

      Bupati: Rencana pembangunan Kabupaten Penajam terintegrasi dengan IKN

      Jumat, 30 Januari 2026 13:46

      Kejaksaan Penajam kembangkan kasus pelabuhan material IKN Bumi Harapan

      Kejaksaan Penajam kembangkan kasus pelabuhan material IKN Bumi Harapan

      Kamis, 29 Januari 2026 14:08

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Senin, 26 Januari 2026 13:50

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Kaltim perkuat akses jaminan kesehatan gratis di perbatasan

      Kaltim perkuat akses jaminan kesehatan gratis di perbatasan

      Jumat, 30 Januari 2026 17:37

      DLH Kaltim matangkan pengelolaan karbon demi tekan emisi global

      DLH Kaltim matangkan pengelolaan karbon demi tekan emisi global

      Kamis, 29 Januari 2026 17:01

      Disdikbud Kaltim jawab tudingan cacat pengangkatan kepala sekolah

      Disdikbud Kaltim jawab tudingan cacat pengangkatan kepala sekolah

      Kamis, 29 Januari 2026 10:24

      Pemprov Kaltim perkuat mitigasi bencana melalui kampung siaga

      Pemprov Kaltim perkuat mitigasi bencana melalui kampung siaga

      Selasa, 27 Januari 2026 20:23

      Penabrak Jembatan Mahakam tanggung biaya perisai pilar hingga Rp27 miliar

      Penabrak Jembatan Mahakam tanggung biaya perisai pilar hingga Rp27 miliar

      Sabtu, 31 Januari 2026 5:03

      Pembangunan fender jembatan Mahakam I

      Pembangunan fender jembatan Mahakam I

      Jumat, 30 Januari 2026 14:33

      Kemenhut rehabilitasi mangrove melalui pendekatan Mandara

      Kemenhut rehabilitasi mangrove melalui pendekatan Mandara

      Kamis, 29 Januari 2026 14:21

      Dewan Pendidikan Kaltim akui kejanggalan pengangkatan ratusan Kepsek oleh Gubernur

      Dewan Pendidikan Kaltim akui kejanggalan pengangkatan ratusan Kepsek oleh Gubernur

      Rabu, 28 Januari 2026 17:33

      TNI AL evakuasi penumpang korban kapal miring di Balikpapan

      TNI AL evakuasi penumpang korban kapal miring di Balikpapan

      Selasa, 27 Januari 2026 20:25

      SAR Balikpapan evakuasi empat korban akibat kapal miring

      SAR Balikpapan evakuasi empat korban akibat kapal miring

      Selasa, 27 Januari 2026 13:52

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Selasa, 20 Januari 2026 17:41

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      Selasa, 20 Januari 2026 15:58

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • 28 perusahaan yang izinnya dicabut dialihkan ke BUMN

      28 perusahaan yang izinnya dicabut dialihkan ke BUMN

      Jumat, 30 Januari 2026 17:40

      BI Perwakilan Balikpapan bakal lebih sering gelar pasar murah

      BI Perwakilan Balikpapan bakal lebih sering gelar pasar murah

      Jumat, 30 Januari 2026 15:04

      Hadir lagi, diskon tiket transportasi untuk Lebaran 2026

      Hadir lagi, diskon tiket transportasi untuk Lebaran 2026

      Jumat, 30 Januari 2026 13:13

      Harga emas melejit, jangan 'FOMO' dulu

      Harga emas melejit, jangan 'FOMO' dulu

      Jumat, 30 Januari 2026 12:41

      Terus melonjak, emas di Pegadaian kini ada yang tembus Rp3,275 juta/gr

      Terus melonjak, emas di Pegadaian kini ada yang tembus Rp3,275 juta/gr

      Jumat, 30 Januari 2026 7:38

  • Olahraga
    • Chelsea lolos langsung ke 16 besar setelah menang 3-2 atas Napoli

      Chelsea lolos langsung ke 16 besar setelah menang 3-2 atas Napoli

      Kamis, 29 Januari 2026 6:37

      ANTARA siap jadi amplifikator Piala Dunia

      ANTARA siap jadi amplifikator Piala Dunia

      Rabu, 28 Januari 2026 12:52

      Borneo FC rekrut bek tengah asal Negeri Samba

      Borneo FC rekrut bek tengah asal Negeri Samba

      Rabu, 28 Januari 2026 8:35

      Pembalap MotoGP turun langsung bina pembalap Indonesia di Mandalika

      Pembalap MotoGP turun langsung bina pembalap Indonesia di Mandalika

      Selasa, 27 Januari 2026 15:40

      Klasemen Liga Indonesia: Persib memimpin dengan unggul satu poin

      Klasemen Liga Indonesia: Persib memimpin dengan unggul satu poin

      Senin, 26 Januari 2026 10:53

  • Umum
    • Sidang Isbat penentuan Ramadhan berlangsung 17 Februari

      Sidang Isbat penentuan Ramadhan berlangsung 17 Februari

      Jumat, 30 Januari 2026 13:38

      Layanan digital diwajibkan verifikasi usia pengguna

      Layanan digital diwajibkan verifikasi usia pengguna

      Jumat, 30 Januari 2026 12:43

      Sidang perdana kasus Dayang Donna Walfiaries Tania

      Sidang perdana kasus Dayang Donna Walfiaries Tania

      Kamis, 29 Januari 2026 13:03

      Mensesneg tegaskan belum ada pembicaraan soal perombakan kabinet

      Mensesneg tegaskan belum ada pembicaraan soal perombakan kabinet

      Rabu, 28 Januari 2026 17:43

      Waspada konsumsi gas tertawa "Whip Pink" ala selebgram

      Waspada konsumsi gas tertawa "Whip Pink" ala selebgram

      Selasa, 27 Januari 2026 14:18

  • IKN
    • Otorita perkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kualitas SDM IKN

      Otorita perkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kualitas SDM IKN

      Kamis, 29 Januari 2026 15:17

      Kejaksaan Penajam temukan penyelewengan di pelabuhan IKN Bumi Harapan

      Kejaksaan Penajam temukan penyelewengan di pelabuhan IKN Bumi Harapan

      Rabu, 28 Januari 2026 16:43

      Persekutuan Dayak: IKN strategis tingkatkan SDM masyarakat

      Persekutuan Dayak: IKN strategis tingkatkan SDM masyarakat

      Rabu, 28 Januari 2026 8:41

      Perusahaan asal Uni Emirat Arab kembangkan kawasan terpadu di IKN

      Perusahaan asal Uni Emirat Arab kembangkan kawasan terpadu di IKN

      Senin, 26 Januari 2026 20:04

      Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Jumat, 23 Januari 2026 13:15

  • Foto
  • Video
    • Pembangunan jalan Trans Kalimantan buka akses ke pedalaman

      Pembangunan jalan Trans Kalimantan buka akses ke pedalaman

      Jumat, 30 Januari 2026 16:36

      Sidang perdana ex-Kadin Kaltim, jaksa dakwa suap izin tambang Rp3,5 M

      Sidang perdana ex-Kadin Kaltim, jaksa dakwa suap izin tambang Rp3,5 M

      Kamis, 29 Januari 2026 21:14

      Warga buru ikan terdampak fenomena "air bangai" di Sungai Mahakam

      Warga buru ikan terdampak fenomena "air bangai" di Sungai Mahakam

      Kamis, 29 Januari 2026 14:04

      Kapal miring saat bersandar di Balikpapan, tiga orang tewas terjepit

      Kapal miring saat bersandar di Balikpapan, tiga orang tewas terjepit

      Selasa, 27 Januari 2026 20:43

      Jembatan Mahakam Ulu retak ditabrak tongkang, lalu lintas dibatasi

      Jembatan Mahakam Ulu retak ditabrak tongkang, lalu lintas dibatasi

      Senin, 26 Januari 2026 14:13

Mungkinkah Di Kalimantan Timur ada "Segitiga Setan" ?

Rabu, 19 Mei 2010 17:56 WIB

Mungkinkah Di Kalimantan Timur ada

"Segitiga Setan" di Kaltim itu diduga meliputi kawasan yang dikelilingi tiga gunung tertinggi di Kalimantan Timur, salah satunya adalah Gunung Helau (1.892 m) yang masuk dalam kawasan "heart of Borneo".

Samarinda (ANTARA News-Kaltim) - Di luar nalar manusia ada hal-hal penuh misteri yang hanya Allah mengetahuinya. Salah satunya adalah misteri Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle) atau sering disebut juga "Segitiga Setan".

Berbagai pendapat bahkan para ahli dengan bantuan kemajuan teknologi luar biasa pada abad ke-21 ini belum mampu memecahkan misteri Segitiga Setan.

Segitiga Setan itu adalah sebuah garis segitiga imajiner pada sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2.

Segitiga imajiner yang lebih luas dari yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, yakni wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.

Berbagai berdapat mengatakan bahwa hilangnya puluhan pesawat terbang dan kapal tanpa bekas di kawasan misterius itu karena ada gejala alam luar biasa, ada yang mengatakan terdapat medan magnit sangat kuat, pendapat tentang lubang hitam (black hole) yang menyedot apa saja yang melintasi, pendapat tentang pangkalan UFO serta Muhammad Isa Dawud (MID) dalam bukunya ‘Al-Khuyut al-Khafiyyah baina al-Masikh ad-Dajjal wa Asrar Muthallath Bermuda wa al-Atbaq at-Ta’irah, Terbitan, Darul al-Basyir, Kaherah, Mesir mengatakan bahwa Dajjal akan menggempur dunia dari Segitiga Bermuda.

Misalnya, tentang teori lorong waktu yang dilontarkan seorang ilmuwan Amerika yang bernama Ado Snandick ternyata mendapat sanggahan dari berbagai kalangan ilmuwan.

Termasuk anggapan bahwa kawasan itu tempat tenggelamnya negeri atlantis karena konon di dasar laut ditemukan sebuah piramida yang lebih besar dari yang ada di Mesir.

Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat di atas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan menggelamkan daratan ke dasar laut seiring dengan perubahan penurunan permukaan tanah.

Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda dianggap pernah menjadi sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.

Ada juga yang curiga bahwa Piramida kemungkinan adalah sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, Piramida itu bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.

Li Hongzhi menulisa dalam "Zhuan Falun" mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut bahwa di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun.

Ia menambahkan bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang, sudah bersejarah puluhan juta tahun. Jadi jika di dasar laut ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.

Berbagai teori yang muncul tentang Segitiga Bermuda itu pada awalnya seperti "masuk akal" dan akan bisa menjawab misteri tersebut namun satu demi satu dimentahkan oleh ahli yang lain dengan mengungkapkan berbagai alasan yang juga sangat logis dan ilmiah.

Selain, Segitiga Bermuda, sebenarnya di dunia ini ada beberapa kawasan yang tidak kalah menyeramkan salah satunya di perairan di Jepang Devi'l Sea (Laut Setan).

Perairan sebenarnya perairan tenang di Laut Pasifik, 100 KM sebelah selatan Tokyo yang terletak diantara pulau Ivojima dan Pulau Miyake tetapi kurang begitu terkenal ketimbang Segitiga Bermuda. Mungkin karena letaknya sangat jauh dari daratan Jepang ketimbang Segitiga Bermuda yang sering dilintasi kapal dan pesawat terbang.

Meski tenang, Laut Setan telah "menelan" beberapa kapal dan pesawat antara 1950 dan 1954. Bahkan, didaerah ini telah hilang tidak kurang dari sembilan kapal besar tanpa meninggalkan bekas.

Sama seperti Segitiga Setan berbagai penelitian dilakukan namun sampai kini tidak ada penjelasan yang memuaskan para ilmuwan sehingga misteri tetap menjadi misteri.


Di Kalimantan Timur

Selain Segitiga Bermuda dan Laut Setan, beberapa belahan dunia sudah tentu ada kawasan, daerah atau lokasi yang dipercaya memiliki misteri, termasuk di Kalimantan Timur, yakni pada salah satu kawasan itu adalah yang meliputi daerah di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat dan Kabupen Kutai Kartanegara..

"Segitiga Kaltim" atau katakan saja sebagai "kawasan angker di kaltim", diduga terletak di sekitar kawasan yang menjadi bagian dari "heart of Borneo" meliputi kawasan pedalaman Provinsi Kalimantan Timur.

Pada kawasan itu, umumnya memiliki hutan yang masih lebat serta terdapat lembah-lembah serta gunung-gunung cukup tinggi karena sekitar 1.000-1.800 meter.

Jangan berharap menemukan kata-kata "Segitiga Kaltim" itu dikamus elektronik atau mesin pencari google, bahkan bisa fenomena itu hanya diketahui beberapa pilot pesawat perintis yang pernah melintasi kawasan itu.

"Kemungkinan" adanya "Segitiga Setan" atau katakan saja kawasan rawan bagi penerbangan di Kalimantan Timur itu terungkap cukup lama, yakni ketika pada 26 Juli 1994 sebuah pesawat
heli jenis S-58T yang membawa 18 orang terdiri dari penumpang dan kru serta pilot hilang di rimba Kalimantan Timur.

Tim SAR telah hari-hari dengan berulang-ulang melintasi kawasan yang diduga dilalui pesawat heli milik penerbangan Air Fast yang disewa sebuah perusahaan pengumpul sarang burung dan kayu gaharu itu namun belum membuahkan hasil.

Bahkan, beberapa anggota tim SAR yang menggunakan Helikopter Bell 206 PK-UHM dengan pilot Kapt. Tobing, Marvin dan Andriana memasuki hari kelima pencarian pesawat yang seperti hilang ditelan bumi itu seperti frustasi.

Pencarian sudah memasuki hari ke lima dan memfokuskan pencarian di seputar sungai Kayan, hutan Long Laham dan terus menuju ke Kelawit pedalaman Kabupaten Bulungan, belum ada perkembangan yang pasti.

Beberapa hari kemudian pencarian diperluas pada kawasan pedalaman Tabang Kutai. Saat itu, kata Ketua Tim SAR Bandara Sepinggan adalah Heru Legowo. Sebagian tim SAR melakukan pencarian di seputar Base Camp Kilo-5 di pedalaman Bulungan.

Ketua Basarnas kala itu, Laksamana Pertama Herinto yang didampingi Kepala Pengendalian Basarnas, Kolonel.Pnb, Iut Wiandra ikut terjun dalam upaya melakukan pencarian pesawat dan korbannya dengan menggunakan pesawat Cassa PK-OCC dengan pilot Kapt. Bambang Sutrisno dan Robby.

Menjelang dua pekan, agaknya tim SAR sudah tidak punya pilihan lain, kecuali untuk segera menghentikan operasi itu, alasan yang masuk akal namun kurang etis disampaikan ke media massa adalah besarnya biaya operasi pencarian menggunakan beberapa pesawat heli tersebut.

Ketika Tim SAR seperti kehabisan akal, ternyata ada yang berinisiatif untuk melibatkan paranormal dalam pencarian.

Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa ketika paranormal itu dibawa ke sejumlah lokasi yang diperkirakan tempat hilangnya pesawat naas itu, ia mengalami "trance" (kesurupan) dan berkata-kata dengan bahasa yang tidak dimengerti, sebagian anggota Tim SAR menduga-duga mirip Bahasa Dayak atau "Bahasa Dayak Kuno" (meskipun paranormal bukan orang Dayak).

Dalam keadaan trance itu, paranormal mengambil peta dan menunjuk sebuah titik yang berdasarkan penglihatannya saat trance adalah lokasi jatuhnya pesawat.

Antara yakin dan tidak, Tim SAR kemudian menuju lokasi sesuai titik yang ditunjuk paranormal di peta penerbangan itu. Dan akhirnya bangkai pesawat heli serta kerangka para korban yang semuanya meninggal ditemukan.

Berdasarkan penutusan paranormal itu, ia seperti melihat potongan batu seperti altar di kawasan jatung rimba Borneo itu serta terdapat berbagai jenis perlengkapan warga pedalaman, antara lain gong dan mandau.

Tim SAR mengharapkan agar keterlibatan paranormal dalam keberhasilan menemukan korban itu jangan terlalu dibesar-besarkan, alasannya sangat logis, yakni agar peran anggota Tim SAR yang bersusah payah tidak diabaikan apalagi menggunakan dana tidak sedikit.

Bermula dari keterlibatan paranormal itu, kemudian sejumlah pilot pesawat perintis yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengakui ada beberapa titik di jantung rimba Borneo yang sebenarnya cukup rawan bagi keselamatan penerbangan, yakni sering terganggunya alat-alat navigasi pesawat sepertinya di kawasan itu ada medan magnit yang kuat.

Beberapa pilot perintis mengungkapkan bahwa jika ditarik garis imajiner maka kawasan yang dianggap angker itu (navigasi penerbangan sering terganggu saat melintasi kawasan tersebut) meliputi garis segitiga di antara tiga gunung di jatung rimba pedalaman Kaltim itu, salah satunya adalah Gunung Halau (1.892 m).

Mungkin kerawanan di kawasan itu sangat berbeda dengan kawasan Segitiga Bermuda yang sudah menelan puluhan kapal dan pesawat terbang namun setidaknya kawasan yang dikenal sebagai bagian dari "heart of Borneo" itu menyimpan sekelumit cerita misteri.

Sama dengan misteri Segitiga Bermuda serta kawasan-kawasan angker di berbagai belahan dunia, mungkin ini menjadi peringatan bagi umat manusia, seperti diriwayatkan Abu Hurayrah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda “Apabila salah seorang berada ditempat yg terbuka atau di tengah matahari sedang bersinar, lalu bayangan yg meneduhinya bergerau sehingga sebagian dari dirinya terletak ditempat panas dan sebagian lagi di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri atau meninggalkan tempat itu.”


Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Ikhtiar terapkan PPKM tekan kasus aktif COVID-19 Kaltim

Ikhtiar terapkan PPKM tekan kasus aktif COVID-19 Kaltim

31 Januari 2021 18:59

Kucing bisa diabetis bila makan nasi berlebihan

Kucing bisa diabetis bila makan nasi berlebihan

31 Januari 2021 11:27

Asa swasembada pangan calon Ibu Kota Negara

Asa swasembada pangan calon Ibu Kota Negara

31 Januari 2021 09:58

Kaltim tuntaskan penetapan calon terpilih pilkada

Kaltim tuntaskan penetapan calon terpilih pilkada

30 Januari 2021 22:25

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

30 Januari 2021 08:34

Menjaga narapidana terhindar dari corona

Menjaga narapidana terhindar dari corona

26 Januari 2021 09:54

Kerja cepat tangani pandemi COVID-19 cara Menkes BGS

Kerja cepat tangani pandemi COVID-19 cara Menkes BGS

3 Januari 2021 20:49

Mereka tak lekang dihantam pandemi

Mereka tak lekang dihantam pandemi

1 Januari 2021 20:38

Terpopuler

Dinas Lingkungan Hidup Kaltim: Tidak semua penambang wajib tutup void

Dinas Lingkungan Hidup Kaltim: Tidak semua penambang wajib tutup void

Bandara APT Pranoto perkuat konektivitas daerah 3T Kaltim

Bandara APT Pranoto perkuat konektivitas daerah 3T Kaltim

Wagub Kaltim: Peristiwa Sanga-Sanga bangkitkan pembangunan era modern

Wagub Kaltim: Peristiwa Sanga-Sanga bangkitkan pembangunan era modern

Pemkab Penajam-PT KPI berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran

Pemkab Penajam-PT KPI berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran

Pemprov Kaltim tempuh jalur hukum insiden tongkang tabrak jembatan

Pemprov Kaltim tempuh jalur hukum insiden tongkang tabrak jembatan

Top News

  • Penabrak Jembatan Mahakam tanggung biaya perisai pilar hingga Rp27 miliar

    Penabrak Jembatan Mahakam tanggung biaya perisai pilar hingga Rp27 miliar

    27 menit lalu

  • ANTARA raih dua penghargaan BPOM jadi media terbaik 2025

    ANTARA raih dua penghargaan BPOM jadi media terbaik 2025

    10 jam lalu

  • 28 perusahaan yang izinnya dicabut dialihkan ke BUMN

    28 perusahaan yang izinnya dicabut dialihkan ke BUMN

    11 jam lalu

  • Kaltim perkuat akses jaminan kesehatan gratis di perbatasan

    Kaltim perkuat akses jaminan kesehatan gratis di perbatasan

    11 jam lalu

  • Pembangunan fender jembatan Mahakam I

    Pembangunan fender jembatan Mahakam I

    14 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA