• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Jumat, 23 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

      KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

      Jumat, 23 Januari 2026 8:59

      ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      Kamis, 22 Januari 2026 16:02

      Tim penyidik KPK geledah rumah Kadis PUPR Thariq di Kota Madiun

      Tim penyidik KPK geledah rumah Kadis PUPR Thariq di Kota Madiun

      Kamis, 22 Januari 2026 14:27

      KPK ungkap sita miliaran rupiah dari OTT Bupati Pati Sudewo

      KPK ungkap sita miliaran rupiah dari OTT Bupati Pati Sudewo

      Selasa, 20 Januari 2026 12:49

      Prajurit Marinir dikerahkan bantu proses evakuasi pesawat ATR 42-500

      Prajurit Marinir dikerahkan bantu proses evakuasi pesawat ATR 42-500

      Selasa, 20 Januari 2026 12:15

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Penajam tingkatkan lingkungan belajar lewat pembaruan sekolah

      Penajam tingkatkan lingkungan belajar lewat pembaruan sekolah

      Kamis, 22 Januari 2026 12:31

      Kabupaten Penajam lakukan pengawasan sekolah jamin pendidikan gratis

      Kabupaten Penajam lakukan pengawasan sekolah jamin pendidikan gratis

      Kamis, 22 Januari 2026 12:29

      Bulog serap gabah petani Kabupaten Penajam 11.000 ton sepanjang 2025

      Bulog serap gabah petani Kabupaten Penajam 11.000 ton sepanjang 2025

      Rabu, 21 Januari 2026 13:32

      SPPG Polres Penajam tunggu sertifikasi makanan dan siap operasional

      SPPG Polres Penajam tunggu sertifikasi makanan dan siap operasional

      Rabu, 21 Januari 2026 11:30

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Pembatalan Gratispol kelas eksekutif, Wagub menduga "latah" di kubu internal

      Pembatalan Gratispol kelas eksekutif, Wagub menduga "latah" di kubu internal

      Selasa, 20 Januari 2026 19:11

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan sosialisasi penyesuaian tarif

      Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan sosialisasi penyesuaian tarif

      Jumat, 23 Januari 2026 12:40

      Polisi kawal distribusi MBG untuk ribuan siswa di Samarinda

      Polisi kawal distribusi MBG untuk ribuan siswa di Samarinda

      Jumat, 23 Januari 2026 8:57

      Pemprov Kaltim bersinergi dengan TNI AL perkuat keamanan maritime

      Pemprov Kaltim bersinergi dengan TNI AL perkuat keamanan maritime

      Kamis, 22 Januari 2026 21:26

      KSOP Samarinda bantah isu suap Rp36 miliar dari tambang illegal

      KSOP Samarinda bantah isu suap Rp36 miliar dari tambang illegal

      Kamis, 22 Januari 2026 21:18

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Selasa, 20 Januari 2026 17:41

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      Selasa, 20 Januari 2026 15:58

      BMKG: Waspada pasang laut 2,7-2,9 meter di pesisir Kaltim 19-20 Januari

      BMKG: Waspada pasang laut 2,7-2,9 meter di pesisir Kaltim 19-20 Januari

      Kamis, 15 Januari 2026 10:53

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Senin, 12 Januari 2026 20:46

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • 27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

      27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

      Jumat, 23 Januari 2026 13:37

      Pengguna QRIS Kaltim naik berkat gencarnya sosialisasi oleh BI

      Pengguna QRIS Kaltim naik berkat gencarnya sosialisasi oleh BI

      Kamis, 22 Januari 2026 21:10

      Pegadaian ajak melek investasi emas lewat festival TRING!

      Pegadaian ajak melek investasi emas lewat festival TRING!

      Kamis, 22 Januari 2026 19:41

      Purbaya pastikan pergantian deputi BI bukan pemicu pelemahan rupiah

      Purbaya pastikan pergantian deputi BI bukan pemicu pelemahan rupiah

      Kamis, 22 Januari 2026 15:13

      DJP himpun penerimaan pajak Kaltim-Kaltara Rp30,76 triliun

      DJP himpun penerimaan pajak Kaltim-Kaltara Rp30,76 triliun

      Selasa, 20 Januari 2026 20:53

  • Olahraga
    • Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

      Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

      Jumat, 23 Januari 2026 12:56

      Tren kekalahan Persiba masih berlanjut

      Tren kekalahan Persiba masih berlanjut

      Minggu, 18 Januari 2026 22:47

      Alasan penunjukan Michael Carrick jadi pelatih Manchester United

      Alasan penunjukan Michael Carrick jadi pelatih Manchester United

      Kamis, 15 Januari 2026 16:43

      Patel dan Mussa berbagi ring rebut gelar WBA Asia Gold yang kosong

      Patel dan Mussa berbagi ring rebut gelar WBA Asia Gold yang kosong

      Kamis, 15 Januari 2026 16:41

      Persiba tunjuk Leo Tupamahu sebagai pelatih gantikan Nasuha

      Persiba tunjuk Leo Tupamahu sebagai pelatih gantikan Nasuha

      Rabu, 14 Januari 2026 21:16

  • Umum
    • Tim FOMO-DEX Kilang Balikpapan terbaik di ajang IPITEX Thailand

      Tim FOMO-DEX Kilang Balikpapan terbaik di ajang IPITEX Thailand

      Senin, 19 Januari 2026 15:43

      Dinkes dan Baznas Kaltim bantu dhuafa operasi celah bibir

      Dinkes dan Baznas Kaltim bantu dhuafa operasi celah bibir

      Jumat, 16 Januari 2026 19:35

      SAR gabungan temukan korban kecelakaan di Sungai Belayan Kaltim

      SAR gabungan temukan korban kecelakaan di Sungai Belayan Kaltim

      Jumat, 16 Januari 2026 17:15

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

  • IKN
    • Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Jumat, 23 Januari 2026 13:15

      Otorita terapkan pengukuran energi digital dukung IKN kota cerdas

      Otorita terapkan pengukuran energi digital dukung IKN kota cerdas

      Kamis, 22 Januari 2026 12:27

      Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

      Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

      Minggu, 18 Januari 2026 15:04

      Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

      Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

      Minggu, 18 Januari 2026 15:02

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Senin, 12 Januari 2026 11:10

  • Foto
  • Video
    • BPK soroti pengawasan tambang di Kaltim yang berisiko rusak lingkungan

      BPK soroti pengawasan tambang di Kaltim yang berisiko rusak lingkungan

      Rabu, 21 Januari 2026 17:33

      Presiden tegur posisi duduk Sultan, Pemprov & Sultan Kutai klarifikasi

      Presiden tegur posisi duduk Sultan, Pemprov & Sultan Kutai klarifikasi

      Jumat, 16 Januari 2026 1:13

      Kaltim upayakan legalitas feri sungai sebagai pelayaran rakyat

      Kaltim upayakan legalitas feri sungai sebagai pelayaran rakyat

      Kamis, 15 Januari 2026 18:15

      Stop bantuan tunai, Pemprov Kaltim beri latihan wirausaha bagi difabel

      Stop bantuan tunai, Pemprov Kaltim beri latihan wirausaha bagi difabel

      Kamis, 15 Januari 2026 12:57

      Banjir rendam 18 desa di Kukar, jalur transportasi darat terputus

      Banjir rendam 18 desa di Kukar, jalur transportasi darat terputus

      Rabu, 14 Januari 2026 22:28

Red Borneo Makin Langka Makin Bawa Berkah

Rabu, 3 Juni 2015 2:27 WIB

Red Borneo Makin Langka Makin Bawa Berkah

Red Borneo, batu khas Kalimantan (ANTARA News)

Red Borneo makin mahal karena semakin langka

Beberapa orang tampak sibuk menggali-gali tanah berbatu-batu, membuat lubang dengan linggis dan cangkul di bawah sebuah pohon hingga kedalaman hampir dua meter.

Tidak jauh dari lokasi tersebut dua orang juga sedang melakukan hal yang sama. Mereka sedang mencari bongkahan batu yang saat ini sedang naik daun, "Red Borneo".

Hasan, pemuda yang sedang menggali itu memperkirakan bahwa red borneo bisa jadi ditemukan di lokasi tersebut, lokasi yang sudah masuk wilayah Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kawasan penghasil Red Borneo.

"Dulu kan sebelum tambang yang di sana itu mau dibuka, mereka ke sini dulu," ucapnya, beralasan.

Padahal, lokasi bekas pertambangan mangan yang telah ditinggalkan sejak beberapa tahun lalu itu masih sekitar dua kilometer lagi jauhnya dari lokasinya menggali.

Motor-motor dari lokasi bekas tambang mangan memang tampak sesekali melintas dengan membawa kardus atau karung di jok belakang yang dipastikan berisi beberapa kilogram bongkahan batu sisa pertambangan.

Menurut Ijum, warga Desa Kiram yang juga penggali batu merah Kalimantan, batu tersebut kini makin susah dicari, penyebabnya semakin banyak orang dari desa lain yang datang ke Desa Kiram untuk berburu Red Borneo.

"Bulan-bulan lalu malahan bisa lebih dari 200-an orang sehari yang datang ke bekas 'stockpile'. Mereka cari batu yang merah karena semakin merah seperti daging semakin mahal, bongkahan yang beratnya 1 kg bisa dijual sampai Rp1 juta," ungkapnya.

Saat itu, kata Ijum, warga bisa dapat bongkahan batu borneo merah kehitaman hingga seratusan kg setiap hari, tapi sekarang seminggu dia hanya bisa mendapat sekitar 2 kg.

Ia mengatakan, beberapa tahun lalu PT IMUT, perusahaan pemegang kuasa pertambangan menambang wilayah tersebut untuk mendapatkan bijih mangan, namun akhirnya ditinggalkan karena hasilnya kurang memuaskan.

"Mereka hanya ambil batu yang hitam, batu yang merah dibuang dan diuruk lagi. Nah, sisa yang warnanya merah itu lalu jadi buruan masyarakat sejak 2013. Sudah diangkut semua ke atas," ujarnya.

Kini, lanjut dia, di lubang bekas "stockpile" tinggal batuan yang berwarna hitam saja yang banyak, yang jika dijual murah seperti halnya "Green Borneo", hanya dihargai Rp10 ribu per kg.

Ia mengatakan selain di Kecamatan Karang Intan, di Kecamatan Cempaka ada juga bekas "stockpile" tambang mangan yang mengandung bongkahan batu borneo, tapi selain batuan borneonya juga lebih banyak berwarna hitam, lokasi tersebut dijaga aparat.

Namun diakuinya, telah banyak warga Desa Kiram yang dapat berkah, yang sebelumnya miskin kemudian bisa membeli motor dan barang lainnya berkat Red Borneo.

Ia mencontohkan Kodir, tetangganya yang sempat membawa pulang bongkahan batu Borneo berwarna merah daging seberat 12 kg dan terjual dengan harga Rp150 juta, sehingga membuatnya mampu merenovasi gubuknya menjadi rumah.


Harga naik
Sementara itu, pedagang kerajinan batu akik di Pasar Cahaya Bumi Selamat, Martapura Udin Borneo mengatakan Red Borneo mulai bernilai jual tinggi sejak lima bulan lalu, ketika menang kontes di Singapura.

"Di pasaran harganya langsung naik dari yang sebelumnya Rp30 ribu jadi Rp100 ribu per biji batu cincin yang warnanya agak merah. Kalau merahnya penuh tanpa noda hitam, itu yang bagus dan mahal, bisa ratusan ribu per biji. Bahkan yang besar untuk kalung bisa jutaan per biji," papar Udin.

Red Borneo makin mahal, menurut dia, karena semakin langka, dan stok yang sebelumnya berlimpah di bekas galian tambang mangan di Desa Kiram kini sudah mulai habis diambili masyarakat, selain itu juga disebabkan adanya konflik di masyarakat terkait batu tersebut.

"Sekarang tempatnya dijaga Brimob, katanya izin perusahaannya baru selesai Oktober tahun ini, jadi diambil alih lagi, padahal sudah lama mereka tak di situ. Masyarakat tak bisa cari lagi, mereka terpaksa gali tempat lain," imbuhnya.

Udin yang mengaku telah mempopulerkan Red Borneo mengatakan dirinya biasa membeli bongkahan batu berwarna merah muda itu langsung ke desa Kiram, atau warga Kiram sendiri yang datang ke tokonya menjual batu tersebut.

"Saya bisa memperkirakan bongkahan mana yang kalau dipecah persentase isinya banyak merahnya dan mana yang banyakan hitamnya," tukasnya.

Udin mengaku mendapat berkah cukup banyak dari jualan batu Red Borneo dengan omzet puluhan juta rupiah per hari.


Mineral Rhodonit
Batu Red Borneo, menurut Pakar Geologi Dr Ildrem Syafri, merupakan jenis mineral Rhodonit yang kadangkala ada di dalam endapan manganis di formasi batuan yang mengandung besi (Fe) dan kaya akan mangan (Mn), sehingga wajar ditemukan di bekas tambang mangan.

Di Indonesia mangan ditambang di beberapa tempat seperti di Kepulauan Riau hingga Nusa Tenggara, termasuk di Kalsel, untuk kebutuhan industri seperti baterai, keramik, porselen dan gelas, sedangkan pada industri baja mangan digunakan untuk meningkatkan kekerasan.

Beberapa jenis bijih besi yang mengandung mineral mangan antara lain Pirolusit (MnO2), Manganit (Mn2O3.H2O), Psilomelane (MnO.MnO2.2H2O), Hausmanit (Mn3O4), Rhodokrosit (MnCO3) dan Rhodonit (MnSiO3).

Rhodonit yang murni (MnSiO3), lanjut dosen Fakultas Geologi Universitas Padjadjaran itu, terkadang hadir juga dengan campuran besi atau magnesium sehingga rumus kimiawinya menjadi (Mn,Fe,Mg)SiO3, terkadang juga mengandung Kalsium (Ca) dan bisa juga Seng (Zn).

Soal mengapa batuan yang ditemukan di Desa Kiram tersebut berwarna merah, hal itu menurut dia, bisa karena adanya unsur Krom (Cr), namun kecenderungan warna coklat disebabkan adanya oksidasi permukaan.

Sementara itu warna hitam disebabkan oleh unsur mangan (Mn) dan besi (Fe), sedangkan warna hijau bisa disebabkan oleh warna Nikel (Ni), Tembaga (Cu), atau Vanadium (V).

Namun warna mineral sangat sensitif, karena bukan saja disebabkan oleh komposisi unsur kimia, tetapi juga susunan atom, sistem kristal dan panjang gelombang mineral yang berpengaruh pada serapan cahaya, urainya.

"Jadi adanya unsur yang sama juga bisa memberikan tampilan warna yang berbeda bila sistem kristal dari mineral tersebut berbeda," tuturnya, menjelaskan.

Sementara itu, ahli bebatuan lainnya Sujatmiko mengatakan dengan naik daunnya batu akik, banyak rakyat kecil di pelosok yang terangkat perekonomiannya.

"Saat ini rakyat kecil sedang berpesta, jangan ganggu mereka dengan peraturan, seperti pajak, tuduhan perusakan lingkungan atau aturan pertambangan. Mumpung batu akik sedang 'booming', mereka bisa mencari tambahan penghasilan," katanya. (*)

Pewarta: Dewanti Lestrai
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Pejabat Samarinda Wajib Gunakan Akik Khas Kalimantan

Pejabat Samarinda Wajib Gunakan Akik Khas Kalimantan

13 Juni 2015 13:47

Sebulan terakhir, Jembatan Mahakam Ulu Kaltim ditabrak tongkang 2 kali

Sebulan terakhir, Jembatan Mahakam Ulu Kaltim ditabrak tongkang 2 kali

4 Januari 2026 16:57

Dinas ESDM Kaltim hentikan tambang batu gunung ilegal di area wisata

Dinas ESDM Kaltim hentikan tambang batu gunung ilegal di area wisata

27 November 2025 14:57

Pemprov Kaltim  genjot sumbangsih CSR Rp10 ribu per ton batu bara

Pemprov Kaltim genjot sumbangsih CSR Rp10 ribu per ton batu bara

25 Agustus 2025 16:24

70 persen batu bara Indonesia dipasok Kalimantan

70 persen batu bara Indonesia dipasok Kalimantan

10 Juli 2025 04:33

Jembatan Mahakam kembali ditabrak tongkang  ke-23 kalinya

Jembatan Mahakam kembali ditabrak tongkang ke-23 kalinya

27 April 2025 08:54

Menguak pasar gelap SDA, hilir praktik kotor tambang ilegal yang rugikan negeri

Menguak pasar gelap SDA, hilir praktik kotor tambang ilegal yang rugikan negeri

23 April 2025 19:59

Presiden resmikan peletakan batu pertama PLTS IKN

Presiden resmikan peletakan batu pertama PLTS IKN

2 November 2023 10:29

Terpopuler

Harga TBS Kaltim turun dampak melemahnya CPO

Harga TBS Kaltim turun dampak melemahnya CPO

Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

Bandara Samarinda bidik perluasan lahan guna jamin standar keselamatan

Bandara Samarinda bidik perluasan lahan guna jamin standar keselamatan

SAR gabungan temukan korban kecelakaan di Sungai Belayan Kaltim

SAR gabungan temukan korban kecelakaan di Sungai Belayan Kaltim

Top News

  • 27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

    27 ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi April 2026

    18 menit lalu

  • Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

    Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

    40 menit lalu

  • Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

    Persis Solo inginkan kemenangan atas Borneo FC

    59 menit lalu

  • KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

    KPK panggil mantan Menpora Dito terkait kuota haji

    4 jam lalu

  • Jaksa Agung soroti potensi korupsi sektor energi di Kaltim

    Jaksa Agung soroti potensi korupsi sektor energi di Kaltim

    16 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA