• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Senin, 5 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kementerian ESDM: Tarif listrik triwulan I 2026 tidak naik

      Kementerian ESDM: Tarif listrik triwulan I 2026 tidak naik

      Kamis, 1 Januari 2026 20:57

      Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

      Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

      Rabu, 31 Desember 2025 12:29

      Tim SAR temukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR temukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

      Selasa, 30 Desember 2025 10:37

      Polri operasikan 29 dapur lapangan bagi warga terdampak bencana

      Polri operasikan 29 dapur lapangan bagi warga terdampak bencana

      Senin, 29 Desember 2025 15:57

      Akademisi ingatkan Presiden Prabowo soal kewajiban bentuk Wantimpres

      Akademisi ingatkan Presiden Prabowo soal kewajiban bentuk Wantimpres

      Senin, 29 Desember 2025 15:17

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Pemkab Penajam aktifkan pipa distribusi perluas layanan air bersih

      Pemkab Penajam aktifkan pipa distribusi perluas layanan air bersih

      Minggu, 4 Januari 2026 16:41

      Pria di Penajam rudapaksa anak di bawah umur terancam 15 tahun penjara

      Pria di Penajam rudapaksa anak di bawah umur terancam 15 tahun penjara

      Minggu, 4 Januari 2026 16:37

      KKP siapkan Rp22 miliar bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam

      KKP siapkan Rp22 miliar bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam

      Sabtu, 3 Januari 2026 14:48

      Kabupaten PPU butuh 24 SPPG agar seluruh peserta didik terlayani MBG

      Kabupaten PPU butuh 24 SPPG agar seluruh peserta didik terlayani MBG

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:50

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      Sebulan terakhir, Jembatan Mahakam Ulu Kaltim ditabrak tongkang 2 kali

      Sebulan terakhir, Jembatan Mahakam Ulu Kaltim ditabrak tongkang 2 kali

      Minggu, 4 Januari 2026 16:57

      Pelindo evakuasi tongkang tabrak jembatan Mahulu Samarinda

      Pelindo evakuasi tongkang tabrak jembatan Mahulu Samarinda

      Minggu, 4 Januari 2026 16:55

      Gubernur Kaltim serahkan bantuan Rp 1,5 miliar untuk Aceh

      Gubernur Kaltim serahkan bantuan Rp 1,5 miliar untuk Aceh

      Minggu, 4 Januari 2026 16:29

      Rencana relokasi Pelabuhan Samarinda

      Rencana relokasi Pelabuhan Samarinda

      Jumat, 2 Januari 2026 14:14

      BMKG prakirakan sejumlah wilayah di Kaltim hujan lebat dalam tiga hari

      BMKG prakirakan sejumlah wilayah di Kaltim hujan lebat dalam tiga hari

      Jumat, 2 Januari 2026 12:00

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 17:06

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      Rabu, 31 Desember 2025 16:33

      Ombudsman Kaltim selesaikan 213 dari target 168 laporan

      Ombudsman Kaltim selesaikan 213 dari target 168 laporan

      Senin, 29 Desember 2025 21:13

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Glamping mengasyikkan di Pantai Ambalat

      Glamping mengasyikkan di Pantai Ambalat

      Minggu, 4 Januari 2026 16:50

      Kabupaten Penajam perketat distribusi jaga harga bahan pokok stabil

      Kabupaten Penajam perketat distribusi jaga harga bahan pokok stabil

      Sabtu, 3 Januari 2026 14:50

      Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

      Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:48

      MBG Berau untuk gerakkan ekonomi dari pangan hingga rantai pasok

      MBG Berau untuk gerakkan ekonomi dari pangan hingga rantai pasok

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:47

      Kilang Pertamina Unit Balikpapan siap olah 360 ribu crude per hari

      Kilang Pertamina Unit Balikpapan siap olah 360 ribu crude per hari

      Jumat, 2 Januari 2026 21:36

  • Olahraga
    • Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Minggu, 4 Januari 2026 16:32

      Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

      Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

      Jumat, 2 Januari 2026 10:51

      Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Minggu, 28 Desember 2025 22:06

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Sabtu, 27 Desember 2025 20:19

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Selasa, 23 Desember 2025 15:18

  • Umum
    • BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Minggu, 4 Januari 2026 7:18

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Minggu, 4 Januari 2026 7:17

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:46

  • IKN
    • Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN

      Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN

      Minggu, 4 Januari 2026 16:43

      Otorita siapkan TPST 74 ton dukung pertumbuhan hunian-pooulasi IKN

      Otorita siapkan TPST 74 ton dukung pertumbuhan hunian-pooulasi IKN

      Kamis, 1 Januari 2026 20:36

      Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

      Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

      Jumat, 26 Desember 2025 16:57

      Komposisi penduduk IKN modal pembangunan jangka panjang

      Komposisi penduduk IKN modal pembangunan jangka panjang

      Kamis, 25 Desember 2025 14:17

      856 petugas pendataan catat jumlah penduduk IKN 147.427 jiwa

      856 petugas pendataan catat jumlah penduduk IKN 147.427 jiwa

      Rabu, 24 Desember 2025 9:24

  • Foto
  • Video
    • Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Selasa, 30 Desember 2025 17:26

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Selasa, 30 Desember 2025 16:34

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Sabtu, 27 Desember 2025 16:00

      Samarinda bangun sepuluh unit insinerator untuk tekan volume sampah

      Samarinda bangun sepuluh unit insinerator untuk tekan volume sampah

      Selasa, 23 Desember 2025 14:49

      Jalan Tol IKN dibuka selama libur akhir tahun untuk akses IKN & Kalsel

      Jalan Tol IKN dibuka selama libur akhir tahun untuk akses IKN & Kalsel

      Senin, 22 Desember 2025 18:55

Layar sejuta penyiar tanpa standard bernama medsos

Sabtu, 29 November 2025 10:16 WIB

Layar sejuta penyiar tanpa standard bernama medsos

Medsos ibarat layar raksasa, di mana setiap orang —diizinkan— tampil tanpa standar, tanpa rambu, tanpa jeda. ANTARA/Sizuka

Jakarta (ANTARA) - Medsos kini ibarat layar raksasa, di mana setiap orang "diizinkan" tampil tanpa standar, tanpa rambu, tanpa jeda. Inilah dunia, tempat siapapun bisa menyalakan kamera dan berbicara bak penyiar.

Bila semua berlomba menjadi penyiar, siapa yang masih sudi belajar menjadi pendengar?

Media sosial memang membuka panggung bagi siapa saja, tetapi panggung tanpa aturan selalu menyimpan risiko yang tak terlihat.

Dulu media sosial dibayangkan sebagai ruang demokratis tempat suara-suara kecil bisa tumbuh. Namun seiring tombol “Live” dan “Broadcast Yourself” menjadi fitur harian, kita memasuki era baru: zaman ketika siapa saja bisa tampil layaknya penyiar, tanpa prasyarat etika, literasi, atau kemampuan dasar berkomunikasi publik.

Di balik kemudahan itu, ada perubahan besar pada budaya berbicara, yakni pergeseran dari ingin memahami menjadi ingin tampil.

Kita hidup di tengah lalu lintas siaran spontan: orang makan disiarkan, orang marah disiarkan, orang mengamuk disiarkan, bahkan orang bengong pun disiarkan.

Ruang privat runtuh, ruang publik digelembungkan; semuanya dicampur hingga batas-batasnya mengabur.

Yang berbahaya bukan hanya kontennya yang serampangan, tapi cara sebagian orang merasa berhak membagikan apapun seakan ruang digital adalah halaman belakang rumahnya, padahal di sanalah jutaan orang lain sedang melintas.

Di tengah derasnya siaran spontan itu, sebagian orang lupa bahwa media sosial —betapapun sechaotis-nya— tetaplah ruang publik, dan di ruang publik kebebasan tak pernah berdiri sendirian tanpa tanggung jawab.

Pemerintah sebenarnya mulai menata kebisingan digital ini. Melalui PP Tunas (Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak), negara memberi pagar awal bagi ruang maya: platform diwajibkan melakukan verifikasi usia, menyaring konten berisiko, serta menyediakan jalur pelaporan jika pengguna menemukan konten bermasalah.

Regulasi ini adalah sinyal bahwa ruang digital tidak boleh dibiarkan sepenuhnya liar; ada etika, ada keselamatan, ada kepentingan publik yang mesti dijaga.

Meski fokus utamanya perlindungan anak, implikasinya lebih besar: pengakuan resmi bahwa dunia maya adalah ruang bersama, bukan halaman belakang siapa saja.

Namun budaya “siaran tanpa standar” tetap menjalar. Ia lahir bukan semata dari teknologi, melainkan dari kesunyian yang tak terucap: keinginan untuk dilihat, diakui, diperhatikan meski sekejap.

Tombol “Live” menjadi panggung murah meriah tempat siapapun bisa serasa “bintang”, meski hanya lima menit.

Tapi panggung tanpa kurasi kerap melahirkan bising —klaim ngawur, hoaks yang dibungkus percaya diri, drama murahan yang dijual seperti kebenaran.

Hal yang kemudian muncul bukan masyarakat yang makin melek, melainkan masyarakat penikmat sensasi. Bila semua sibuk bersiaran, siapa yang masih menyisihkan waktu untuk mendengarkan?

Tak semua serampangan, ada juga kreator konten yang menyajikan gambar hasil liputan di lapangan. ANTARA/Sizuka

Televisi tanpa redaksi

Di masa ketika televisi berjaya, setiap tayangan melewati pintu berlapis: ada produser, editor, penulis naskah, penanggung jawab program, hingga tim sensor internal. Sebuah siaran tak boleh lolos tanpa logika, tanpa etika, tanpa verifikasi.

Namun, media sosial memotong seluruh proses itu seperti jalan pintas: semua orang kini adalah stasiun TV mandiri. Tanpa redaksi. Tanpa penyaring. Tanpa rem.

Inilah yang membuat jagat digital menjadi hutan siaran: tiap orang membawa kameranya sendiri, memproduksi narasinya sendiri, dan mengudara kapan saja ia mau.

Tidak peduli apakah informasinya benar, apakah opininya berlandas data, atau apakah tindakannya bisa memicu keresahan; yang penting “tayang dulu, urusan belakangan”.

Kita menyaksikan lahirnya generasi penyiar yang merasa cukup dengan keberanian tampil, bukan dengan kelayakan isi.

Konsep street journalism atau jurnalisme jalanan banyak dibahas oleh Stuart Allan, profesor kajian media dari University of Cardiff. Allan menyebut jurnalisme warga sebagai “emergent news culture” di mana publik biasa, tanpa pelatihan redaksi, ikut memproduksi informasi dari ruang-ruang sehari-hari. Menurutnya, kekuatan model ini terletak pada kedekatannya dengan realitas, tetapi kelemahannya minim verifikasi, rentan bias, dan tidak memiliki etika penyiaran yang memadai.

Sementara Dan Gillmor, jurnalis dan penulis buku We the Media, melihat fenomena ini sebagai bagian dari demokratisasi media: ketika setiap orang bisa menjadi pewarta dengan hanya bermodalkan gawai. Namun ia menegaskan bahwa demokratisasi bukan berarti tanpa aturan, karena tanpa standar etika, jurnalisme warga mudah bergeser menjadi “noise yang membanjiri ruang publik” dan mengacaukan proses deliberasi publik yang sehat.

Dalam sistem yang tidak memiliki editor, “yang viral” otomatis menggantikan “yang bernilai”. Konten sensasional naik ke permukaan, sementara percakapan bermutu tenggelam seperti batu.

Bahkan tragedi bisa dijadikan tontonan selama ada penonton; konflik dikuliti seperti bahan hiburan; dan privasi orang lain dianggap dekorasi layar. Semua berjalan cepat, spontan, dan tanpa jeda refleksi, seakan-akan dunia tidak membutuhkan proses berpikir.

Absennya redaksi juga menghilangkan satu hal penting: pertanggungjawaban. Tidak ada kepala berita yang bisa diminta klarifikasi. Tidak ada kantor redaksi yang bisa ditegur. Yang ada hanyalah akun anonim atau individu yang dengan mudah menghapus rekamannya dan pindah ke topik lain, sementara dampaknya tersisa pada publik yang tersesat oleh informasi samar, opini mentah, atau emosi yang terprovokasi.

Fenomena ini semakin mengaburkan batas antara jurnalisme, hiburan, curahan pribadi, dan provokasi. Semuanya bercampur di satu layar, di mana penonton dibiarkan memilah sendiri, meski kapasitas tiap orang tidak sama. Media sosial menjadi televisi yang kehilangan filter, tetapi ironisnya justru paling ramai ditonton.

Standard siar

Di tengah riuh-rendah siaran tanpa redaksi, mulai muncul satu kesadaran baru: bahwa ruang publik digital tak bisa dibiarkan tumbuh seperti hutan liar. Ada wacana mengenai standarisasi bahkan sertifikasi kreator konten. Gagasan yang mungkin terdengar konyol bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya mencerminkan kebutuhan paling dasar: bahwa siapapun yang menyiarkan ke publik, sepatutnya paham konsekuensi publik. Toh, pengemudi ojek online saja perlu pelatihan keselamatan; mengapa penyiar massa yang bisa menjangkau jutaan orang dibiarkan tanpa rambu?

Otoritas pengawas penyiaran seperti KPI pun mulai dilirik sebagai “penjaga etika” baru, meski perannya belum sepenuhnya terdefinisi. Kewenangan mereka selama ini terikat pada televisi dan radio; sementara media sosial berlari jauh lebih cepat, berpindah platform, menembus batas negara, dan sering berada di titik buta regulasi.

Namun satu hal tetap jelas: kita membutuhkan mekanisme yang bukan untuk membungkam, melainkan untuk mendudukkan kembali akal sehat. Regulasi yang melindungi publik tanpa mematikan kebebasan berekspresi.

Tetapi tanggung jawab tidak bisa hanya digantungkan pada pemerintah. Warganet pun harus belajar menjadi pengguna yang dewasa. Menyadari bahwa tombol “share” bisa menjadi pemantik kekacauan; bahwa komentar adalah rekam jejak, bukan sekadar ampas emosi; bahwa setiap konten yang kita konsumsi turut membentuk ekosistem digital yang kita tinggali bersama.

Ruang publik tidak pernah netral. Ia mencerminkan cara penghuninya berpikir.

Jika pemerintah menyiapkan rambu, platform membangun pagar, dan pengguna konsisten menegakkan tata krama, maka media sosial bisa kembali menjadi ruang dialog, bukan arena gladiator; tempat berbagi gagasan, bukan sekadar ladang sensasi.

Sebuah ruang publik yang tidak sempurna, tapi setidaknya ada etika, ada pondasi, dan ada arah kembali bagi kewarasan.

Media sosial selalu mencerminkan siapa kita: bila kita menjadikannya pasar malam, ia akan berisik; bila kita membiarkannya jadi kolam keruh, ia akan menenggelamkan siapa saja yang masuk. Tetapi jika kita mau menata langkah, --pelan, sadar, dan jujur— maka layar yang sama bisa berubah menjadi cermin bening untuk melihat diri.

Sebab ruang publik, betapapun cair dan digital bentuknya, akan selalu mengikuti standar yang kita tegakkan bersama. Ketika standar itu kembali pada kesederhanaan yang paling sunyi —tenggang rasa, etika, dan sedikit saja kerendahan hati— maka dunia maya tidak lagi menjadi rimba, tetapi tempat akal sehat menemukan jalan pulang.

Pewarta: Sizuka
Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Bupati Berau ajak pemuda  manfaatkan medsos sebagai media belajar

Bupati Berau ajak pemuda manfaatkan medsos sebagai media belajar

6 Oktober 2025 20:01

Kebijakan satu orang satu akun media sosial dapat dukungan MPR

Kebijakan satu orang satu akun media sosial dapat dukungan MPR

19 September 2025 14:19

Diskominfo Kaltim  edukasi pelajar konten negatif di medsos

Diskominfo Kaltim edukasi pelajar konten negatif di medsos

18 September 2025 16:16

Wagub Kaltim tegur pejabat pemprov yang pamer kemewahan di medsos

Wagub Kaltim tegur pejabat pemprov yang pamer kemewahan di medsos

3 September 2025 18:14

Ketua Dekranas  ajak perajin manfaatkan medsos kembangkan usaha

Ketua Dekranas ajak perajin manfaatkan medsos kembangkan usaha

10 Juli 2025 05:50

Polda Kaltim tangkap komplotan peretas 323 akun medsos

Polda Kaltim tangkap komplotan peretas 323 akun medsos

4 Maret 2025 18:52

BKSDA Kaltim  kerahkan tim cari keberadaan orangutan di area tambang

BKSDA Kaltim kerahkan tim cari keberadaan orangutan di area tambang

7 Februari 2025 09:44

Diskominfo edukasi medsos finalis  Puteri Muslimah Nusantara

Diskominfo edukasi medsos finalis Puteri Muslimah Nusantara

15 November 2024 06:18

Terpopuler

Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

Pemkab: Perusahaan terancam sanksi tidak terapkan UMK-UMSK di Penajam

Pemkab: Perusahaan terancam sanksi tidak terapkan UMK-UMSK di Penajam

Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN

Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN

Top News

  • Glamping mengasyikkan di Pantai Ambalat

    Glamping mengasyikkan di Pantai Ambalat

    10 jam lalu

  • Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

    Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

    11 jam lalu

  • Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

    Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

    3 Januari 2026 13:48

  • OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

    OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

    3 Januari 2026 13:46

  • Rencana relokasi Pelabuhan Samarinda

    Rencana relokasi Pelabuhan Samarinda

    2 Januari 2026 14:14

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA