Balikpapan (ANTARA) - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa kebersihan adalah identitas sebuah kota. Kota yang bersih dan tertata akan mampu menarik wisatawan, bahkan investor.
“Kalau kota kita bersih dan nyaman, saya yakin banyak orang akan datang, bukan hanya dari daerah lain tetapi juga dari luar negeri,” ujar Rahmad, di Balikpapan, Minggu (16/11)
Penegasan Wali Kota tersebut berkenaan dengan prestasi Balikpapan masuk dalam nominasi kota terbaik pengelolaan sampah di Indonesia bersama Kota Surabaya dan Malang. Penilaian dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bakti PU.
Rahmad mengatakan penilaian dari pemerintah pusat itu juga membuka peluang adanya dukungan tambahan bagi daerah yang berhasil mengelola sampah secara berkelanjutan.
Menurutnya, Balikpapan sendiri selama ini dikenal sebagai kota dengan tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi dalam menjaga kebersihan.
Melalui program bank sampah, gerakan memilah sampah dari rumah, hingga kegiatan rutin kerja bakti di lingkungan RT menjadi bagian dari upaya kolektif warga. Pemerintah kota menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan sampah.
Selain itu, katanya, Kota Balikpapan juga telah mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan memperkuat sistem pengangkutan sampah dari kawasan permukiman hingga pusat kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sampah tidak menumpuk dan dapat segera diolah sesuai standar.
Kementerian PU menilai aspek keberlanjutan menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian. Kota yang mampu menjaga konsistensi program kebersihan dan melibatkan masyarakat secara aktif akan memiliki nilai lebih. Balikpapan berharap masuknya nominasi ini dapat memperkuat komitmen seluruh pihak untuk menjaga kebersihan kota.
Rahmad juga terus mengajak masyarakat Balikpapan agar terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan. Mengelola sampah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh warga.
“Cinta itu tidak hanya untuk orang, tetapi juga untuk kota tempat kita tinggal. Kalau kita mencintai Balikpapan, maka kita jaga kebersihannya,” katanya.(Adv)
