Aksi bersih sampah dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran lingkungan kawasan IKN
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengumpulkan sekitar 3,5 ton sampah di sepanjang jalan utama di wilayah IKN mulai dari kilometer 38 hingga gerbang perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
"Aksi bersih sampah dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran lingkungan kawasan IKN," ujar Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN Lazuardi Nasution, Jumat.
Aksi bersih sampah juga melibatkan Balai Perhutanan Sosial Kutai Kartanegara serta aparat kewilayahan dari Kecamatan Samboja Barat dan Kelurahan Sungai Merdeka.
Aksi bersih sampah itu untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dan juga sebagai penerapan program penanganan sampah terpadu sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan aksi bersih sampah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, jelas Lazuardi Nasution, dan mendukung program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kegiatan sebelumnya, memberikan sosialisasi memilah sampah menabung emas, serta juga melakukan aksi bersih sampah diikuti sedikitnya 300 relawan di di sejumlah lokasi wisata alam di IKN, antara lain Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding dan mengumpulkan sekitar 885 kilogram sampah.
Kolaborasi lintas instansi, kata perwakilan Grup-4 Kopassus Kapten Lefitar, menjadi bagian upaya bersama dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan IKN.
"Kopassus siap mendukung program pemerintah, khususnya dalam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan," tambahnya.
Kopassus selalu siap membantu program pemerintah untuk penguatan pengelolaan lingkungan berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan kawasan IKN, demikian Lefitar.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026