Balikpapan (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman mengatakan Pemerintah Kota Balikpapan menetapkan pembangunan Dermaga Kampung Baru sebagai prioritas sektor transportasi laut tahun 2026, dengan alokasi anggaran Rp2,3 miliar. Proyek tersebut sempat tertunda akibat penyesuaian fiskal, namun kini seluruh dokumen teknis dan administrasi telah rampung.
"Detail Engineering Design (DED) dermaga telah selesai dan sudah siap, tahun depan kami mulai pembangunan bertahap,” kata Fadli, di Balikpapan Minggu.
Ia menuturkan bahwa Dermaga tersebut berlokasi di kawasan Kampung Baru Ulu, Balikpapan Barat, dan selama ini menjadi titik utama layanan kapal klotok rute Balikpapan–Penajam. Speedboat juga menjadikan dermaga salah satu pangkalan operasionalnya. Saat ini, fasilitas yang ada dinilai tidak lagi memadai untuk menampung arus penumpang dan barang yang terus meningkat, terutama pada jam sibuk dan hari pasar.
Menurutnya wilayah pesisir masih bergantung pada kapal tradisional, maka Balikpapan butuh dermaga yang aman dan efisien,” katanya.
Ia menjelaskan untuk tahap awal pembangunan akan fokus pada struktur utama dan akses jalan menuju lokasi. Dishub memastikan seluruh proses mengacu pada standar keselamatan dan perlindungan lingkungan, termasuk mitigasi risiko abrasi.
Fadli mengakui potensi dinamika anggaran masih ada, tergantung hasil pembahasan efisiensi fiskal di tingkat pusat. “Harapannya tidak terkena pemangkasan. Secara teknis, proyek ini sudah siap,” tegasnya.
Ia menilai dermaga Kampung Baru akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Selama ini, nelayan dan pedagang kecil masih bergantung pada fasilitas bongkar muat terbatas.
“Dengan dermaga baru, perdagangan pesisir bisa berjalan lebih efisien dan aman,” ucap Fadli.
Lanjutnya, Pemkot Balikpapan juga membuka peluang kerja sama pengelolaan pascapembangunan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Tujuannya agar dermaga tetap produktif dan tidak berhenti pada pembangunan fisik.
“Kami ingin dermaga ini terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar Fadli. (Adv)
