Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menekankan pentingnya advokasi untuk mencerdaskan anak usia dini, sehingga pihak terkait bersama Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diajak selalu berkolaborasi agar generasi penerus bangsa ini mendapat pendidikan terarah.
"Bunda PAUD hendaknya terus melaksanakan proses advokasi, sosialisasi, dan pengawalan terhadap PAUD. Ini penting karena pendidikan yang tepat dimulai sejak usia dini," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat melantik Kelompok Kerja Bunda PAUD Kukar di Tenggarong, Senin.
Menurutnya, terdapat tiga komponen PAUD yang harus diperhatikan para Bunda PAUD dalam pendidikan anak, yakni anak sebagai subjek, orang tua sebagai penanggungjawab, dan pihak sekolah sebagai penyelenggara pendidikan, sehingga ia berharap Bunda PAUD beserta kelompok kerjanya bisa menjadi katalisator tiga komponen ini.
Terkait dengan kecerdasan di era kecerdasan buatan (AI), lanjut ia, saat ini yang ditekankan bukan hanya bagaimana mencari jawaban, tapi bagaimana bertanya dengan baik, karena dengan mengetahui cara bertanya yang baik, maka akan mendapatkan jawaban bagus, ini karena ada Chat GPT dan sejenisnya.
"Tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri, sehingga Bunda PAUD serta kelompok kerjanya hendaknya menekankan pola tertentu agar anak-anak memiliki fondasi yang kuat dan berkarakter. Misalnya dengan gerakan 0-6 tahun tanpa gawai," katanya.
Bupati melanjutkan Pemkab Kukar berkomitmen pada Program Wajib Belajar 13 Tahun, diawali dengan PAUD minimal satu tahun sebagai fondasi melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya yakni SD, SMP, dan SMA/sederajat. Sedangkan PAUD memiliki peran penting karena merupakan masa emas yang menentukan kualitas SDM pada masa depan.
Sementara Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kukar Maria Ester yang baru saja dilantik bupati menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan advokasi dan sosialisasi tentang kegiatan PAUD di wilayah masing-masing, mulai kabupaten, kecamatan, hingga desa/ kelurahan.
Berdasarkan pedoman Bunda PAUD dari Direktorat PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen bahwa Bunda PAUD merupakan salah satu pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan PAUD bermutu, terutama untuk pengembangan anak usia dini.
"Bunda PAUD membentuk kelompok kerja yang disebut Pokja Bunda PAUD sebagai struktur kelengkapan. Berfungsi sebagai pelaksana teknis operasional dan merealisasikan program kerja. Kami berkomitmen menjalankan amanah ni dengan baik dan bertanggung jawab untuk meningkatkan mutu PAUD," katanya.
