Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menargetkan pemasangan sedikitnya 2.100 sambungan air bersih rumah tangga lewat pemanfaatan 21 unit penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) desa dan kelurahan di kabupaten itu.
"Pemerintah kabupaten memanfaatkan pamsimas di desa dan kelurahan untuk pencapaian target cakupan layanan perpipaan 80 persen," ujar Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupeten Penajam Paser Utara Abdul Rasyid ketika ditanya menyangkut strategi perluasan layanan air bersih di Penajam, Kamis.
Pihaknya menargetkan seluruh jaringan perpipaan dari pamsimas sudah terbangun dalam dua tahun ke depan.
Ia mengatakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), bersama Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, melakukan kolaborasi mewujudkan target tersebut.
Pihaknya juga melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta koperasi desa dan kelurahan, dan mendorong pemanfaatan Dana Desa untuk membangun jaringan perpipaan Ari bersih.
Pemkab Penajam Paser Utara bakal mengaktifkan kembali 21 unit pamsimas di desa dan kelurahan, lanjut dia, sebagai upaya memperluas layanan sambungan air bersih rumah tangga.
Sebagian besar pamsimas sudah memiliki sumur kapasitas di bawah lima liter per detik dan belum terhubung dengan jaringan perpipaan, sehingga warga masih mengambil air secara manual.
Perhitungan rata-rata setiap pamsimas melayani 100 sambungan rumah dengan potensi tambahan mencapai 2.100 sambungan, kata dia, apabila kapasitas dua liter per detik, jumlahnya bisa dua kali lipat.
Pemkab Penajam Paser Utara menargetkan cakupan layanan air bersih mencapai sekitar 80 persen dalam lima tahun ke depan.
Sampai saat ini dari 54 kelurahan dan desa, kata dia, baru terlayani 26 kelurahan dan desa, sehingga masih ada 32 desa dan kelurahan yang belum mendapatkan pelayanan air bersih.
Abdul Rasyid mengatakan pamsimas merupakan salah satu solusi pemenuhan air bersih dengan pengelolaan melibatkan pemerintah desa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.
