Area tersebut sebelumnya dinonaktifkan selama proses penyesuaian operasional. Pengaktifan kembali dilakukan setelah evaluasi pola pergerakan penumpang dan kebutuhan kapasitas layanan pada periode akhir tahun 2025 lalu

Balikpapan (ANTARA) - Bandara Sepinggan Balikpapan mengoperasikan kembali Area Check-In Timur mulai 3 Januari 2026. PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara menyebut langkah itu untuk peningkatan layanan dan penataan arus penumpang di terminal keberangkatan.

"Area tersebut sebelumnya dinonaktifkan selama proses penyesuaian operasional. Pengaktifan kembali dilakukan setelah evaluasi pola pergerakan penumpang dan kebutuhan kapasitas layanan pada periode akhir tahun 2025 lalu," kata General Manager (GM) Bandara Sepinggan R Iwan Winaya Mahdar, Jumat.

Ia berharap proses pelaporan tiket dan bagasi (check in) menjadi lebih lancar. Adanya peningkatan jumlah penumpang membutuhkan pos layanan yang lebih banyak dan lebih merata.

Dengan aktifnya kembali Area Check-In Timur maka proses in dapat berlangsung lebih cepat dan tidak menumpuk di satu titik yang beberapa waktu ini terkumpul di area check in barat.

"Selama masa transisi ini, petugas dari landside officer, customer service, hingga aviation security, telah ditempatkan di titik-titik strategis untuk membantu penumpang," katanya.

Iwan menambahkan maskapai yang beroperasi di area check in timur adalah AirAsia untuk penerbangan internasional maupun domestik), Royal Brunei, Scoot, dan Malaysia Airlines.

Lanjutnya, Manajemen Angkasa Pura juga mengimbau calon penumpang untuk menyesuaikan waktu kedatangan ke bandara. Penumpang diminta tiba minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi penyesuaian tata letak area check-in.

Iamenegaskan bahwa kesiapan fasilitas dan personel menjadi fokus utama dalam mendukung konektivitas udara dari Balikpapan, baik domestik maupun internasional. Peningkatan layanan akan terus dilakukan sepanjang 2026.

Pengoperasian kembali Area Check-In Timur diharapkan dapat mengurangi antrean pada jam sibuk dan memperbaiki alur pergerakan penumpang di terminal keberangkatan. Evaluasi lanjutan akan dilakukan setelah masa transisi berjalan.

Angkasa Pura Indonesia menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi layanan bandara yang berkelanjutan untuk menjaga kenyamanan dan efisiensi operasional di Bandara Sepinggan.

Selain untuk penumpang,  kru pesawat juga dapat suvenir selendang manik-manik khas Kaltim. (ANTARA/HO-AP Sepinggan)

Sebelumnya, pada malam pergantian tahun, Bandara Sepinggan melepas penumpang terakhir tahun 2025 dengan bagi-bagi suvenir khas Kalimantan. Kegiatan berlangsung di Gate 6 dan diawali doa bersama untuk warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.

Penerbangan terakhir yang diberangkatkan adalah Citilink QG 425 rute Balikpapan–Jakarta. Prosesi pelepasan diiringi penampilan tari Nusantara.  

Iwan turun langsung menyapa dan menyerahkan suvenir kepada penumpang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang menjaga kelancaran operasional sepanjang 2025 serta kepada penumpang atas kepercayaannya.

“Saya kaget, tapi juga senang,” kata Danisa, salah satu penumpang. 



Pewarta: Novi Abdi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026