Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Kabupaten Kutai Kartanegara (Kejari Kukar), Kalimantan Timur, menggandeng pemda setempat menjual barang pokok penting dengan harga murah untuk membantu mempermudah akses masyarakat, yakni melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).
"GPM ini kami gelar dua hari pada Kamis kemarin hingga Jumat ini, dipusatkan di Taman Creative Park Timbau, Tenggarong. Giat ini tentu dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar," kata Kepala Kejari Kukar Tengku Firdaus di Tenggarong, Jumat.
GPM ini, katanya, merupakan salah satu rangkaian dari beberapa rangkaian yang sudah dilaksanakan Kejari Kukar dalam memperingati Hari Lahir Kejaksaan 2 September, diantaranya bakti sosial, bazar murah, donor darah, dan rangkaian pertandingan olahraga.
"Kejari Kukar siap bersinergi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kukar untuk mendukung segala program yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, yaitu Kabinet Presiden Prabowo dan Gibran, salah satunya terkait ketahanan pangan,” kata Firdaus.
Sedangkan GPM ini, lanjut ia, merupakan bentuk sinergi dan kontribusi nyata pihaknya selaku aparat hukum.
Di sisi lain, Pemda Kukar Kukar merupakan kepanjangan provinsi dan pusat yang hadir untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjamin ketersediaan pangan.
Sejumlah bapokting yang tersedia dalam GPM hasil kerja sama dua pihak ini antara lain beras aneka kemasan, minyak goreng, cabai, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, dan tabung LPG 3 kg.
Sementara Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, GPM ini tidak hanya digelar sekali dan hanya di Kota Tenggarong, namun akan dilaksanakan di kecamatan lain di Kukar, sehingga ia mengimbau masyarakat tidak 'panic buying' atau membeli barang secara berlebihan, terlebih stok pangan Kukar masih banyak dan cukup hingga beberapa bulan ke depan.
"GPM ini dilaksanakan dalam upaya menekan angka inflasi di Kukar, selain juga untuk menjamin dan memastikan bahwa masyarakat Kukar bisa mendapatkan pangan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau," katanya.
GPM, lanjut ia, merupakan salah satu instrumen dari pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi pangan.
GPM juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan akses stabilitas pangan yang terjangkau bagi masyarakat.
