Tidak ada kenaikan harga beras, menurut Mentan
- 23 April 2026 11:22
Koordinator Tim Satgasda Pangan Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan (kanan) mengamati minyak goreng minyakita saat meninjau persediaan bahan pokok di Gudang Bulog Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan itu mengirimkan 1.950 kilogram beras, minyak goreng berbagai merk sebanyak 2.040 liter, gula pasir seberat 740 kilogram, serta garam masak sebanyak 23 pak ke kabupaten Mahakam Ulu terkait adanya harganya bahan pokok yang melambung tinggi karena kapal angkut mengalami permasalahan BBM. Antara Kaltim/M Risyal Hidayat
Ketua Tim Kelompok Kerja Stabilisasi Pasokan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Yudhi Harsatriadi Sandyatma (ketiga kiri) didampingi Koordinator Tim Satgasda Pangan Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan (kedua kanan) dan Kepala Cabang Bulog Samarinda, Adi Yanuar (kanan) saat meninjau persediaan beras di Gudang Bulog Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan itu mengirimkan 1.950 kilogram beras, minyak goreng berbagai merk sebanyak 2.040 liter, gula pasir seberat 740 kilogram, serta garam masak sebanyak 23 pak ke kabupaten Mahakam Ulu terkait adanya harganya bahan pokok yang melambung tinggi karena kapal angkut mengalami permasalahan BBM. Antara Kaltim/M Risyal Hidayat
Petugas memasukkan beras ke dalam truk yang akan dikirim ke kabupaten Mahakam Ulu dari Gudang Bulog Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan itu mengirimkan 1.950 kilogram beras, minyak goreng berbagai merk sebanyak 2.040 liter, gula pasir seberat 740 kilogram, serta garam masak sebanyak 23 pak ke kabupaten Mahakam Ulu terkait adanya harganya bahan pokok yang melambung tinggi karena kapal angkut mengalami permasalahan BBM. Antara Kaltim/M Risyal Hidayat