Paser (ANTARA) - Ketua Komisi III DPRD Paser Sukran Amin mengatakan kader posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa, oleh karena itu pemerintah kabupaten memperhatikan kesejahteraan mereka.
“Kader posyandu berperan penting menjaga kesehatan ibu dan anak, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan dasar,“ katanya di Tanah Grogot, Kamis (14/8).
Ia menyebutkan kader posyandu berperan besar, selayaknya diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan para kader.
Sukran mengingatkan, tidak hanya soal pelatihan dan motivasi, namun ia mendorong pemerintah daerah dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dengan memberikan insentif.
“Pemberian insentif merupakan bentuk apresiasi nyata atas dedikasi mereka. Insentif tentu akan membantu dan memberikan semangat. Ini adalah penghargaan dari pemerintah kepada kader, dari desa hingga kecamatan," tambahnya.
Terkait dengan kegiatan jambore posyandu yang baru saja dilaksanakan Pemkab Paser pada Rabu (13/8), Sukran mendukung penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut agar mereka bersemangat dalam melaksanakan tugasnya.
“Kegiatan jambore posyandu, memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas para kader.Kekuatan sebuah kabupaten itu, tonggaknya adalah para kader posyandu.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, Amri Yulihardi, menjelaskan bahwa jambore kali ini diikuti kader dari seluruh desa di 10 kecamatan. Tujuannya, selain memotivasi, juga membangun jejaring antar-kader lintas wilayah.
"Harapan kami, kader bisa saling berbagi pengalaman, saling mengisi, dan terus meningkatkan pelayanan kesehatan di desa. Kegiatan ini akan rutin dilaksanakan sebagai bagian pembinaan untuk mewujudkan Paser Tuntas," tuturnya. (Adv).
