Penajam Paser Utara (ANTARA) - Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menambah lima kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi 30 kursi pada pemilihan legislatif pada 2029, yang saat ini DPRD kabupaten itu masih 25 kursi.
"Penduduk tercatat terus bertambah setelah ditetapkan Kecamatan Sepaku sebagai lokasi IKN," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara Waluyo ketika ditanya menyangkut kependudukan di Penajam, Sabtu.
Urbanisasi tidak bisa terbendung, sejak sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni Kecamatan Sepaku ditetapkan sebagai lokasi IKN.
"Bahkan, jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara terus bertambah dan harus dilakukan antisipasi adanya lonjakan urbanisasi," katanya.
Sampai saat ini, terdata jumlah penduduk terus bertambah, lanjut dia, pada 2024 tercatat jumlah penduduk 201.707 jiwa, dan hingga Juni 2025 terdata jumlah penduduk menjadi 203.661 jiwa.
Baca juga: Otirita IKN persempit ruang prostitusi di IKN dengan aturan ketat penginapan
Sejak wilayah Kecamatan Sepaku ditetapkan sebagai kawasan IKN seolah menjadi "magnet" warga pendatang dari berbagai daerah masuk ke Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Bertambahnya penduduk karena banyak warga luar daerah mencari pekerjaan di wilayah IKN," jelasnya.
"Terus bertambahnya penduduk karena daya tarik IKN itu, diproyeksikan pada pemilihan legislatif 2029 jumlah kursi DPRD juga akan bertambah dari 25 menjadi 30 kursi," tambahnya.
Berdasarkan aturan bahwa kabupaten/kota dapat memperoleh kuota 30 kursi DPRD apabila memiliki jumlah penduduk minimal 200.001 jiwa, timpal dia lagi, dan saat ini jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mencapai 203.661 jiwa.
Penduduk makin bertambah dengan adanya IKN tergambar dari data 2020 jumlah penduduk tercatat 181.349 jiwa dan hingga akhir 2020 bertambah 3.673 jiwa, sehingga pada 2021 jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat menjadi 185.022 jiwa.
Baca juga: Kemendikdasmen bangun 10 gedung sekolah di Penajam Paser Utara
Setelah itu, kembali bertambah sekitar 2.500 jiwa hingga akhir 2021, dengan tambahan itu pada 2022 jumlah penduduk tercatat menjadi 187.522 jiwa, dan hingga akhir 2022 bertambah 2.478 jiwa, menjadikan jumlah penduduk pada 2023 tercatat 190.000 jiwa, dan bertambah 11.707 jiwa sampai akhir 2023.
Pada awal 2024 terdata sebanyak 201.707 jiwa, dan sepanjang Januari hingga Juni 2025 jumlah penduduk sudah bertambah 1.954 jiwa menjadi 203.661 jiwa.
Dengan melihat persentase jumlah penduduk pindah datang dan pindah keluar, penduduk kabupaten yang akrab disapa Benuo Taka itu bakal terus bertambah, demikian Waluyo.
Baca juga: Ratusan petugas siap lakukan pendataan penduduk Ibu Kota Nusantara
