Paser (ANTARA) - Bupati Kabupaten Paser Fahmi Fadli meresmikan atau meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan model desain produk (mock up) di Desa Pasir Belengkong Kecamatan Pasir Belengkong, Senin (21/7)
“KDMP Desa Pasir Belengkong menjadi salah satu percontohan untuk program KDMP yang dilaksanakan di seluruh desa dan kelurahan se-Indonesia," katanya.
Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Fahmi Fadli. Peluncuran atau launching tersebut dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para kepala desa.
Pada kesempatan itu Bupati Paser yang didampingi Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari memantau langsung gerai-gerai KDPM yang ada di Kecamatan Pasir Belengkong.
Peluncuran dilaksanakan serentak secara nasional bersama 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari pelaksanaan program prioritas nasional Asta Cita.
Unit mock-up yang diresmikan akan menjadi model koperasi modern yang berbasis potensi lokal, digitalisasi layanan, dan semangat gotong royong. Koperasi ini akan mengelola berbagai sektor usaha bekerjasama dengan BUMN seperti penyediaan layanan kesehatan melalui Klinik dan apotik, layanan perbankan dari BNI Agen46, layanan pengiriman logistik dari Pos Indonesia, pangkalan gas elpiji 3 kg, toko bahan pokok kerjasama dengan Bulog, serta toko kelengkapan pertanian seperti pupuk dan pestisida.
Fahmi menjelaskan bahwa keberhasilan adanya koperasi selain dari dukungan pemerintah daerah juga tidak terlepas dari dukungan BUMN yang ikut andil dalam penyertaan modal untuk koperasi ini.
"Tadi kami sudah meninjau semua gerai, dan beberapa gerai sudah terisi karena adanya dukungan dari pihak BUMN," katanya.
Dia juga memastikan bahwa setiap gerai dari Koperasi Merah Putih memberikan layanan sesuai dengan arahan yang telah diberikan.
Fahmi memastikan, salah satunya pada gerai pangkalan gas elpiji 3 kg, terkait ketersediaan dan pasokan serta stok gas dijual kepada orang yang berhak mendapatkan subsidi gas elpiji 3 kg.
"Gas elpiji 3 kg diperuntukkan hanya untuk warga tidak mampu, semisal di desa ini ada 300 Kepala Keluarga dan yang tidak mampu ada 150 KK, maka yang berhak dapat hanya 150. Sedangkan yang lain membeli gas elpiji tidak bersubsidi. katanya saat meninjau gerai gas elpiji 3 kg.
Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Mielyon E. Datty yang turut hadir secara langsung dalam lauching KDMP di Pasir Belengkong menyatakan dukungannya. Ia mendorong agar para pengurus koperasi dapat memperkuat sinergitas dan gotong royong dalam menjalankan KDMP ini.
"Peran serta kerjasama pengurus, aparat desa dan pemerintah daerah sangat penting. Kami dari Kementerian Pangan selalu mendorong sinergitas dan gotong royong," ucapnya.
Ia berharap KDMP Desa Pasir Belengkong dapat berkembang pesat dengan mengedepankan sinergitas dan koordinasi antar pengurus dan pemerintah daerah.
"Sebagaimana arahan Pak Menteri Ekonomi, bahwa kami akan menyisir semua agar koperasi desa ini bisa seragam. Yang pasti dengan percontohan yang ada bisa mendorong bahwa sinergitas dan koordinasi dalam pengembangan koperasi desa bisa membawa KDMP lebih baik daripada koperasi - koperasi pada umumnya," ujar Mielyon.
Seperti diketahui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah Koperasi Desa/Kelurahan yang dibentuk karena adanya dorongan dan kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan saling membantu. Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi. (Adv)
