Samarinda (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Republik Indonesia, Budi Arie berharap Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bisa menjadi motor penggerak utama Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Menurut Budi Arie di Samarinda, Selasa, keterlibatan perempuan dalam upaya memajukan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sangat diharapkan mengingat kemampuan perempuan yang sudah sangat teruji.
“Fakta membuktikan bahwa perempuan itu kuat, tangguh, dan dapat dipercaya,” kata Menkop Budi Arie usai mengikuti Rakernas X PKK di Convention Hall Samarinda Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda.
Dia mengatakan, kehadiran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih ini seperti makan cabai. Saat dimakan, pedasnya akan langsung terasa.
“Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih ini seperti makan cabai, pedasnya langsung terasa. Jadi dampaknya langsung terasa untuk masyarakat,” katanya.
Koperasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu diharapkan banyak bergerak dalam bidang usaha yang bersinggungan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat.
Koperasi Merah Putih sangat diharapkan bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang murah dan terjangkau. Seperti gas LPG, beras, minyak goreng dan lain sebagainya.
Saat ini memasuki fase pengoperasian, bukan lagi pembentukan. Di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 80.000 koperasi.Target pada akhir tahun ini semua sudah beroperasi dan berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi Indonesia.
Menkop mengaku gembira karena di Kaltim, Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk dan berbadan hukum.
Menurutnya pengelolaan koperasi di daerah pedalaman dan terpencil memiliki karakteristik yang lebih sulit dan rumit, baik dari sisi demografi dan sumber daya manusia. Namun dengan semangat gotong royong ia yakin semua masalah pasti akan bisa diselesaikan.
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji yang mendampingi Menkop Budi Arie bersyukur karena semua Koperasi Merah Putih di Kaltim sudah berdiri dan berbadan hukum.
“Mudah-mudahan 841 Koperasi Merah Putih di 841 desa di Kaltim semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Wagub Kaltim.
