Balikpapan (ANTARA) -
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan menggelar rangkaian kegiatan Bulan Peringatan Hari Pemadam Kebakaran sebagai bagian dari peringatan International Firefighters’ Day (IFFD) atau Hari Pemadam Kebakaran Internasional.
“Peringatan IFFD ini kami manfaatkan untuk meningkatkan komitmen akan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan terhadap potensi keadaan darurat,” kata Pejabat Sementara General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Yusuf Mansyur, Jumat.
Ia mengatakan, agenda utama peringatan adalah pemeriksaan peralatan tanggap darurat di kilang. Peralatan tersebut harus terus andal dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat.
“Tingkat kesiapan peralatan tanggap darurat di Kilang Balikpapan saat ini telah mencapai 95 persen, sementara di wilayah Lawe-Lawe mencapai 99,16 persen. Kami terus berupaya menjaga dan meningkatkan keandalan peralatan guna mencapai kondisi optimal 100 persen,” katanya.
Yusuf menjelaskan peralatan tanggap darurat di dalam kilang mengacu kepada peraturan yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), antara lain oleh Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2021, yang mengatur inspeksi teknis dan pemeriksaan keselamatan instalasi serta peralatan pada kegiatan usaha migas.
Regulasi tersebut menetapkan persyaratan teknis dan prosedur operasional agar setiap perangkat dapat mencapai kinerja optimal dan siap dipakai sewaktu terjadi keadaan darurat.
Lanjutnya, peralatan tersebut antara lain sensor deteksi gas, sistem pemadam kebakaran otomatis seperti sprinkler (penyemprot air otomatis dari langit-langit begitu mendeteksi asap), hidran, dan tabung pemadam api portabel, hingga truk pemadam kebakaran lengkap dengan personel dan perlengkapan . Termasuk juga sistem evakuasi darurat meliputi tim berisi personel yang mampu melakukan berbagai skenario penyelamatan darurat seperti penyelamatan di ruang sempit, penyelamatan di ketinggian, dan penyelamatan di air.
"Lebih-lebih Kilang Balikpapan memiliki perairan pelabuhan di mana kapal tanker sandar, atau juga unit single buoy mooring (SBM) tempat tanker menyalurkan minyaknya untuk Terminal Lawelawe," ucap Yusuf.
Selain standar nasional, industri migas juga sering mengacu pada standar internasional seperti yang dikeluarkan oleh American Petroleum Institute (API) dan National Fire Protection Association (NFPA).
Yusuf menegaskan, alat-alat tersebut dipantau dan diuji secara rutin agar selalu dalam kondisi baik dan siap pakai. Pemeliharaan yang terjadwal memastikan bahwa setiap peralatan beroperasi dengan optimal hingga mencapai kesiapan 100 persen.
“Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa saat terjadi insiden, respon yang cepat dan efektif dapat segera diterapkan guna meminimalkan risiko kerugian atau cedera,” ujarnya.

Selain pemeriksaan peralatan, juga menjadi agenda sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat.
Menurutnya kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman teknis dan psikologis saat menghadapi keadaan darurat baik untuk pekerja di kilang maupun masyarakat sekitar, khususnya yang berada di wilayah dengan tingkat risiko tinggi seperti Kelurahan Margasari yang berbatasan langsung dengan kilang di Balikpapan.
Ada juga latihan untuk unit rescue dan pemadam kebakaran internal Pertamina, demo Rescue Tyrolean atau penyelamatan di ketinggian oleh tim Electrical dan Instrumentation (E&I), serta pelatihan penyegaran bagi pekerja di area produksi dan pemeliharaan.
Yusuf menuturkan, International Firefighters' Day, atau Hari Pemadam Kebakaran Internasional, sendiri sebenarnya jatuh pada tanggal 4 Mei setiap tahun. Khusus hari itu diadakan upacara penghormatan seperti "sound off" di mana sirene berbunyi selama 30 detik diikuti oleh satu menit mengheningkan cipta untuk mengenang keberanian serta pengorbanan para pemadam kebakaran yang telah gugur saat bertugas.
Ia menambahkan karena banyaknya aspek dari pemadam kebakaran, banyak yang mengambil momentum peringatan untuk menggelar berbagai acara tentang keselamatan dan tanggap darurat hingga sebulan penuh seperti PT KPI Balikpapan.
