Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasiona (PPN)l/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membuka ruang membantu pembangunan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kementerian perhatikan usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara," ujar Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris dalam keterangan pers yang diterima ANTARA di Penajam, Rabu.
Kementerian PPN/Bappenas membuka ruang diskusi lanjutan secara intensif, lanjut dia, khususnya bantuan percepatan pembangunan infrastruktur.
Sinergi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, kata dia, diharapkan percepatan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara dapat segera terwujud.
"Sekaligus memperkuat posisi sebagai mitra utama IKN, mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," jelas Abdul Malik Sadat Idris.
Penjelasan tersebut disampaikan ketika Pemkab Penajam Paser Utara melakukan audiensi strategis dengan Kementerian PPN/Bappenas.
Baca juga: Perpindahan ibu kota negara diarahkan sesuai kemajuan IKN
Kabupaten yang dikenal Benuo Taka itu sebagai daerah asal dan terdekat IKN, kata Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, siap menjadi bagian yang aktif dan strategis dalam mendukung IKN sebagai wajah baru Indonesia.
Posisi Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai mitra utama pengembangan kawasan penyangga, infrastruktur konektivitas, serta dukungan sosial dan ekonomi.
"Pemerintah kabupaten sudah menyusun susun master plan yang dilengkapi dengan data dan proyeksi yang jelas, terutama proyek strategis masuk agenda nasional," ucapnya.
Antara lain, kata dia, pembangunan jembatan Sungai Riko menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan kawasan IKN, serta Bendungan Lawe-Lawe dan Bendung Gerak Talake sebagai suplai sumber air baku bagi Kabupeten Penajam Paser Utara dan ibu kota negara baru Indonesia.
Kemudian integrasi antar-wilayah, khususnya antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan IKN, agar pergerakan orang, barang dan jasa semakin efisien, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
Peningkatan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan juga perlu agar kualitas layanan publik meningkat, serta mampu mengimbangi pertumbuhan kawasan seiring pembangunan dan perkembangan IKN.
Mudyat Noor mengatakan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan menjadi bagian dari pembangunan nasional, sehingga dapat mengakomodir penguatan kawasan kabupaten sebagai super hub penyangga IKN terarah mampu menangkap peluang strategis .
Baca juga: Otorita pastikan IKN bermanfaat bagi masyarakat PPU dan Kukar
