Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur menyiagakan seluruh puskesmas dan juga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung selama libur atau cuti Lebaran 2026.
"Warga yang mengalami gangguan kesehatan ringan dilayani di puskesmas, yang menderita penyakit serius dirujuk ke rumah sakit milik pemerintah kabupaten," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Jansje Grace Makisurat ketika ditanya mengenai layanan kesehatan selama cuti Idul Fitri di Penajam, Jumat.
"Seluruh 11 puskesmas disiagakan dan sewaktu-waktu bisa dikunjungi masyarakat ketika mengalami gangguan kesehatan," tambahnya.
Seluruh puskesmas yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga saat Idul Fitri hingga libur Lebaran.
Puskesmas dan RSUD Ratu Aji Putri Botung disiapkan melayani masyarakat jika mengalami gangguan kesehatan selama Lebaran dan beroperasi 24 jam.
Puskesmas dan RSUD adalah pusat layanan kesehatan yang tidak akan diliburkan pada saat hari raya Idul Fitri dan libur Lebaran, artinya tetap buka dan beroperasi kendati orang lain sedang merayakan Lebaran Idul Fitri.
"Siaga petugas kesehatan di puskesmas dan RSUD dilakukan tiap tahun selama libur Lebaran," katanya.
"Dokter harus siap ditelepon, apalagi dokter cuma satu di puskesmas, jadi telepon genggam harus aktif terus dan kalau diminta datang harus datang," jelasnya lagi.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tidak ingin pelayanan kepada masyarakat menurun saat Lebaran dan selama libur Idul Fitri. Minimal tiga petugas kesehatan berjaga dan dokter diminta siaga mengaktifkan telepon genggam selama 24 jam agar mudah dihubungi.
Dipastikan puskesmas dan RSUD Ratu Aji Putri Botung tetap siaga selama libur Idul Fitri, kendati petugas kesehatan melakukan jaga secara bergiliran, demikian Jansje Grace Makisurat.
Baca juga: Dinkes Kaltim tanggapi dugaan kelalaian medis bayi di Puskesmas Batuah
