Istanbul (ANTARA) - Iran dilaporkan menyerang fasilitas sipil di Ibu Kota Manama, Jumat, yang menyebabkan kerusakan material tanpa menimbulkan korban jiwa, demikian menurut Kementerian Dalam Negeri Bahrain.
Kementerian tersebut mengatakan serangan di Manama menargetkan dua hotel dan satu bangunan tempat tinggal. Tim pertahanan sipil dan pihak berwenang segera menanggapi untuk mengamankan lokasi terdampak tersebut.
Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional terkait perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Amerika Serikat (AS) di satu pihak dengan Iran di pihak lain. Konflik tersebut melibatkan saling serang menggunakan rudal dan drone di berbagai wilayah di Timur Tengah.
Bahrain menampung fasilitas penting militer AS, termasuk markas United States Fifth Fleet. Hal itu membuat Bahrain menjadi salah satu pihak yang memantau perkembangan keamanan secara cermat di tengah eskalasi konflik berlangsung di kawasan tersebut.
Serangan-serangan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran semakin besar tentang kemungkinan konfrontasi regional lebih luas karena permusuhan terus meluas di seluruh Timur Tengah.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Dubes Iran: Selat Hormuz tetap terbuka, Amerika yang ganggu keamanan
