Berau, Kaltim (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur selama bulan Ramadhan telah mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp2,2 miliar yang akan digunakan untuk berbagai hal terutama untuk mengentaskan kaum duafa.
"Ada beragam program pengentasan duafa (warga miskin) antara lain Zakat Community Development (ZCD) yang diarahkan untuk membuka atau mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih produktif," kata Ketua Baznas Berau Muhammad Gazali di Tanjung Redeb, Jumat.
Bentuk lainnya adalah pemberian bantuan motor gerobak agar pelaku usaha kecil mampu menjangkau lokasi lebih luas sehingga pendapatan mereka bertambah.
Ada pula program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk kaum duafa. RLHB juga menjadi program unggulan karena salah satu indikator kemiskinan adalah kondisi rumah yang tidak layak, sehingga melalui program ini rumah akan direnovasi atau dibangun menjadi layak.
Adapun ZIS sebesar Rp2,2 miliar tersebut antara lain berasal dari infak Pemkab Berau senilai Rp500 juta, CSR PT Berau Coal Rp1,3 miliar, PT Buma Rp25 juta, Swalayan Unggul Rp100 juta, PT Lati Tanjung Harapan Rp15 juta, dan penerimaan melalui konter Baznas Rp104 juta.
"Hingga kini total penerimaan sekitar Rp2,2 miliar. Nilai sebesar ini insya Allah masih akan bertambah karena ini masih pertengahan Ramadhan," kata Gazali.
Baznas Berau, lanjut ia, berkomitmen memastikan setiap dana dari ZIS disalurkan tepat sasaran agar dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat, mengingat hal ini merupakan kepercayaan publik yang harus dijaga.
“Kami optimistis melalui berbagai program strategis yang dijalankan dan dukungan dari banyak pihak, maka hasil zakat dapat semakin berperan dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Kaltim minta Baznas bangun rumah korban kebakaran di Paser
Pewarta: M.GhofarEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026