Berau, Kaltim (ANTARA) - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menekankan agar warga di daerah tujuan wisata membudayakan hidup bersih dari sampah untuk menarik wisatawan ke Maratua, karena Pulau Maratua termasuk salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya.

Keindahan Maratua di Provinsi Kalimantan Timur antara lain pasir putih halus, air laut biru jernih, terumbu karang masih alami, alam bawah laut yang indah, sejumlah goa alami, dan keindahan mangrove, sehingga semua kekayaan ini ia minta tetap dijaga bersama dan dijaga kebersihannya.

"Program pengelolaan sampah di tingkat RT melalui dukungan dana sebesar Rp50 juta per RT diharapkan dapat menjadi budaya baru bagi masyarakat kampung dalam mendukung kawasan wisata tetap bersih," kata Sri Juniarsih di Berau, Rabu.

Bupati juga menekankan pentingnya penanganan sampah di Pulau Maratua agar keindahan alam tetap terjaga, sehingga semua pihak mulai dari kabupaten, perangkat kecamatan, pemerintah kampung hingga masyarakat ia ajak terus berkolaborasi menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan.

"Kita harus mampu mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, dan indah) di Maratua. Sampah bukan hanya masalah lingkungan, tapi juga punya nilai ekonomis jika dikelola dengan baik," katanya.

Baca juga: Wings Air buka penerbangan ke Maratua dari Tanjung Redeb

Ia juga mengajak Tim Pembina Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) mulai tingkat kabupaten hingga kampung ikut berkontribusi dalam gerakan kebersihan agar gaya hidup bersih makin membudaya, karena sampah organik bisa jadi kompos dan pakan ternak, sedangkan yang anorganik bisa diubah menjadi barang bernilai.

Sementara itu, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua, bupati juga mengatakan Maratua merupakan destinasi unggulan pariwisata, bukan hanya bagi Provinsi Kalimantan Timur, tapi juga sudah masuk level nasional hingga internasional.

Untuk itu, setiap potensi yang ada harus terus dikembangkan. Sedangkan sejumlah hal yang bisa mengurangi keindahan, harus sama-sama ditangani dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk dalam pengelolaan sampah, karena sampah adalah masalah bersama.

"Potensi wisata di Maratua harus dikelola secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini, maka pihak kecamatan dan pemerintah kampung harus mampu menghadirkan inovasi serta kreativitas dalam mengembangkan sektor potensial," kata bupati.

Baca juga: Solar subsidi Rp6.800 untuk nelayan kini tersedia di Maratua



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026