Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berupaya usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa naik kelas dengan memanfaatkan platform digital sehingga produk UMKM dikenal dan pasar menjadi luas hingga luar daerah.
"UMKM di desa sudah saatnya naik kelas dengan memanfaatkan platform digital dan membangun branding yang kuat dari desa,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya mengenai pemberdayaan UMKM di Penajam, Selasa.
Pemerintah kabupaten melakukan upaya
percepatan transformasi digital di setiap wilayah kabupaten, lanjut dia, untuk meningkatkan layanan publik di setiap desa.
Percepatan transformasi digital dilakukan setiap kelurahan dan desa, sehingga masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara lebih mudah mendapatkan akses layanan publik maupun internet.
Pemerintah desa harus mensinergikan penggunaan dana desa dengan program pemerintah kabupaten, jelas dia, sinergi diperlukan agar layanan dan ekonomi masyarakat desa bisa terus meningkat.
Baca juga: Expo UKM PPU siap pamerkan produk khas sambut tamu HUT ke-79 RIIKN
Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki 30 desa yang setiap tahun mendapatkan alokasi dana desa dari pemerintah daerah dan pusat, apabila disinergikan dengan program pemerintah daerah, penggunaan dana desa lebih efektif dan akuntabel.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga telah mengajukan usulan pembangunan tower telekomunikasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), untuk sejumlah wilayah yang tidak terjangkau akses Internet (blank spot).
Penyediaan akses layanan internet di setiap desa agar UMKM di setiap desa, kata dia, bisa memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya.
Sampai saat ini pemerintah kabupaten telah menyiapkan layanan internet gratis, dengan memasang jaringan internet nirkabel (wifi) tanpa kata sandi di sejumlah tempat umum, demikian Mudyat Noor.
Baca juga: Kabupaten PPU siapkan ruang berjualan non-permanen UMKM di RTH
