Samarinda (ANTARA) - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur menyiapkan strategi pemenangan Pemilu 2029 melalui optimalisasi pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
"Amanat Presiden menekankan pentingnya memaksimalkan pelayanan publik agar dapat meraih hati masyarakat Indonesia pada umumnya, dan Kalimantan Timur khususnya," kata Ketua DPW PKS Kaltim Ardiansyah Sulaiman di Samarinda, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ini digelar untuk menindaklanjuti amanat Rapat Kerja Nasional yang mewajibkan seluruh pengurus wilayah mengadakan konsolidasi.
Ardiansyah menyebut kegiatan ini berlangsung padat selama satu hari karena mengejar sisa waktu tahun 2025 yang tinggal satu bulan.
Menurutnya, implementasi penuh dari hasil rapat ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026 mendatang.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa sebagian implementasi program sebenarnya sudah mulai berjalan sejak bulan Oktober lalu.
"Seluruh ketua bidang Dewan Pengurus Daerah (DPD) hadir dalam forum strategis ini untuk menyamakan langkah gerak partai," kata Ardiansyah.
Presiden PKS dalam sambutan videonya memberikan pesan tegas mengenai pentingnya penguatan kader, kaderisasi, serta pelayanan prima.
Partai politik menurutnya harus menjadi momentum untuk memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat melalui visi dan misi yang jelas.
Salah satu isu strategis yang dibahas secara mendalam adalah program Rumah Keluarga Indonesia sebagai ujung tombak pelayanan.
Fokus kerja partai akan diarahkan pada upaya membangun ketahanan keluarga yang kokoh di tengah masyarakat.
Program-program unggulan ini terkait erat dengan indeks kerja program yang akan dijabarkan secara rinci dalam Rencana Kerja Anggaran.
Mengenai strategi PKS menghadapi pesta demokrasi 2029, Ardiansyah memastikan hal tersebut menjadi salah satu pokok bahasan utama dalam Rakerwil.
Arahan dari pusat mewajibkan wilayah untuk tetap berpegang pada visi, misi, dan delapan program unggulan Lestra yang sudah disiapkan.
Sebanyak 35 indeks kerja program harus dielaborasi dengan cermat ke dalam kerja-kerja riil di tingkat wilayah hingga daerah.
"PKS juga terus melakukan penguatan internal melalui pembinaan rutin, kegiatan olahraga bersama, dan penguatan harmoni keluarga kader," kata Ardiansyah.
