• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Kamis, 15 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • KPK panggil istri Bupati Lampung Tengah nonaktif Ardito Wijaya

      KPK panggil istri Bupati Lampung Tengah nonaktif Ardito Wijaya

      Rabu, 14 Januari 2026 14:07

      Menkeu evaluasi pegawai pajak, dari rotasi hingga dirumahkan jadi opsi

      Menkeu evaluasi pegawai pajak, dari rotasi hingga dirumahkan jadi opsi

      Rabu, 14 Januari 2026 10:48

      Komisi II:  Kunjungan Presiden Prabowo  ke IKN merupakan pesan politik

      Komisi II: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN merupakan pesan politik

      Selasa, 13 Januari 2026 14:45

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Senin, 12 Januari 2026 20:51

      Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

      Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

      Senin, 12 Januari 2026 20:14

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam manfaatkan pamsimas layani air bersih warga

      Kabupaten Penajam manfaatkan pamsimas layani air bersih warga

      Rabu, 14 Januari 2026 14:10

      Kabupaten Penajam mulai bangun gerai dan gudang Koperasi Merah Putih

      Kabupaten Penajam mulai bangun gerai dan gudang Koperasi Merah Putih

      Rabu, 14 Januari 2026 13:22

      Kabupaten Penajam revitalisasi pelabuhan sebagai pintu gerbang IKN

      Kabupaten Penajam revitalisasi pelabuhan sebagai pintu gerbang IKN

      Rabu, 14 Januari 2026 10:42

      Kabupaten Penajam fokus perluas layanan air bersih di wilayah pesisir

      Kabupaten Penajam fokus perluas layanan air bersih di wilayah pesisir

      Senin, 12 Januari 2026 11:08

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      DPK Kaltim beri ruang pengembangan bagi penulis local

      DPK Kaltim beri ruang pengembangan bagi penulis local

      Rabu, 14 Januari 2026 16:42

      Disdukcapil Kaltim ajak warga aktivasi IKD permudah layanan

      Disdukcapil Kaltim ajak warga aktivasi IKD permudah layanan

      Rabu, 14 Januari 2026 16:35

      Dinas ESDM Kaltim jaga kepatuhan kerja perusahaan tambang

      Dinas ESDM Kaltim jaga kepatuhan kerja perusahaan tambang

      Rabu, 14 Januari 2026 10:45

      DPK Kaltim perkuat kompetensi arsiparis optimalisasi aplikasi Srikandi

      DPK Kaltim perkuat kompetensi arsiparis optimalisasi aplikasi Srikandi

      Rabu, 14 Januari 2026 10:40

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Senin, 12 Januari 2026 20:46

      BMKG: Waspada hujan di Kaltim utara dan barat pada 11-20 Januari

      BMKG: Waspada hujan di Kaltim utara dan barat pada 11-20 Januari

      Senin, 12 Januari 2026 10:40

      BMKG ajak warga Kaltim waspadai dampak puncak musim hujan Januari

      BMKG ajak warga Kaltim waspadai dampak puncak musim hujan Januari

      Jumat, 9 Januari 2026 10:31

      Bandara Sepinggan layani 360.328 penumpang periode Natal-tahun baru

      Bandara Sepinggan layani 360.328 penumpang periode Natal-tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 14:15

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Penajam optimistis Bandara Internasional Nusantara tumbuhkan ekonomi

      Penajam optimistis Bandara Internasional Nusantara tumbuhkan ekonomi

      Rabu, 14 Januari 2026 14:01

      Pegadaian Kaltim: Tren berhemat percepat kepemilikan aset masa depan

      Pegadaian Kaltim: Tren berhemat percepat kepemilikan aset masa depan

      Selasa, 13 Januari 2026 17:41

      Kaltim optimalkan pemetaan potensi industri lewat sistem digital

      Kaltim optimalkan pemetaan potensi industri lewat sistem digital

      Selasa, 13 Januari 2026 10:11

      Investasi sektor pertanian ke Kaltim mencapai Rp8,97 triliun

      Investasi sektor pertanian ke Kaltim mencapai Rp8,97 triliun

      Selasa, 13 Januari 2026 10:04

      Peningkatan kapasitas kilang Balikpapan sebesar Rp123 Triliun

      Peningkatan kapasitas kilang Balikpapan sebesar Rp123 Triliun

      Senin, 12 Januari 2026 23:44

  • Olahraga
    • Persiba kalah beruntun, manajemen akhiri kontrak pelatih Nasuha

      Persiba kalah beruntun, manajemen akhiri kontrak pelatih Nasuha

      Rabu, 14 Januari 2026 16:16

      Orado Kaltim pacu profesionalisme domino dukung industri olahraga

      Orado Kaltim pacu profesionalisme domino dukung industri olahraga

      Jumat, 9 Januari 2026 12:40

      Tujuh medali SEA Games 2025 bawa Martina terima bonus Rp3,4 miliar

      Tujuh medali SEA Games 2025 bawa Martina terima bonus Rp3,4 miliar

      Kamis, 8 Januari 2026 20:55

      Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

      Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

      Kamis, 8 Januari 2026 9:48

      Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Minggu, 4 Januari 2026 16:32

  • Umum
    • BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Minggu, 4 Januari 2026 7:18

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Minggu, 4 Januari 2026 7:17

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:46

  • IKN
    • Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Senin, 12 Januari 2026 11:10

      Menag pantau persiapan Masjid Negara di IKN untuk sambut Ramadhan

      Menag pantau persiapan Masjid Negara di IKN untuk sambut Ramadhan

      Senin, 12 Januari 2026 10:38

      Otorita kembangkan berbagi sektor aktivitas ekonomi-lapangan kerja IKN

      Otorita kembangkan berbagi sektor aktivitas ekonomi-lapangan kerja IKN

      Minggu, 11 Januari 2026 14:07

      OIKN bekali pegawai tata kelola keuangan perkuat pembangunan IKN

      OIKN bekali pegawai tata kelola keuangan perkuat pembangunan IKN

      Minggu, 11 Januari 2026 11:21

      Menengok kepahlawanan Aji Galeng dari lorong sejarah Nusantara

      Menengok kepahlawanan Aji Galeng dari lorong sejarah Nusantara

      Minggu, 11 Januari 2026 11:19

  • Foto
  • Video
    • Banjir rendam 18 desa di Kukar, jalur transportasi darat terputus

      Banjir rendam 18 desa di Kukar, jalur transportasi darat terputus

      Rabu, 14 Januari 2026 22:28

      Prabowo resmikan RDMP Balikpapan sebagai kilang terbesar di Indonesia

      Prabowo resmikan RDMP Balikpapan sebagai kilang terbesar di Indonesia

      Senin, 12 Januari 2026 22:20

      KEK Maloy di Kaltim dipastikan siap untuk proyek hilirisasi sawit

      KEK Maloy di Kaltim dipastikan siap untuk proyek hilirisasi sawit

      Jumat, 9 Januari 2026 19:29

      Layanan kesehatan ambulans terapung hadir di pedalaman Kaltim

      Layanan kesehatan ambulans terapung hadir di pedalaman Kaltim

      Jumat, 9 Januari 2026 16:19

      Pelayaran Sungai Mahakam diperketat imbas kapal tabrak pilar jembatan

      Pelayaran Sungai Mahakam diperketat imbas kapal tabrak pilar jembatan

      Selasa, 6 Januari 2026 13:52

Kesaksian mereka yang pernah hidup dari hutan

Oleh Novi Abdi Senin, 6 Oktober 2025 9:31 WIB

Kesaksian mereka yang pernah hidup dari hutan

Ladang Orang Balik di dekat Ibu Kota Nusantara (ANTARA/novi abdi)

Pembangunan IKN dilaksanakan secara holistik atau menyeluruh. Tidak hanya fisik, tapi termasuk pada pembangunan sosial dan lingkungannya

Balikpapan (ANTARA) - Di Kampung Lokdam, Sepaku Lama, Sepaku, Kalimantan Timur, masyarakat adat Suku Balik kini hidup dalam kenangan bahwa pada satu waktu di masa lampau, mereka pernah hidup dari hutan dan segala isinya.

Karena perubahan zaman, hutan yang dulu jadi jantung kehidupan, tempat mereka berburu, menanam, dan bernafas, kini tinggal kenangan.

“Sekarang hampir semuanya hilang. Hutan kami masuk dalam kawasan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan kemudian Hutan Tanaman Industri (HTI),” kata Sekion, tokoh masyarakat dan Orang Balik di Lokdam.

Kata ‘lokdam’ berasal dari ‘log dump’ alias lapangan tempat penumpukan kayu log (hasil tebangan yang masih berbentuk batang kayu utuh, kayu bulat). Pemukiman di Lokdam muncul di sekitar logdump PT ITCI di masa penebangan kayu mencapai puncaknya di sepanjang tahun 1970-an.

Sekion berusia 67 tahun. Lelaki ini lahir pada tahun 1957 dan merupakan salah seorang dari sedikit penutur fasih Bahasa Balik yang masih hidup.

Oleh komunitas Balik, Sekion adalah pejuang pelestarian bahasa dan budaya Balik. Ia melakukannya terutama dengan memberi teladan, dengan menjaga tradisi berbahasa Balik di rumah dengan mendorong anak-cucunya untuk mengenal dan menggunakan bahasa leluhur itu.

Sekion adalah tokoh adat, penjaga identitas spiritual, dan pengingat ekologis Suku Balik.

Lini masa yang dibicarakan Sekion adalah akhir dekade 1960-an, awal dasawarsa 1970-an. Di akhir zaman Orde Lama itu, di Sepaku, datang untuk menebang hutan berbagai perusahaan, dan satu yang terkenal adalah PT ITCI alias International Timber Corporation Indonesia, perusahaan penanaman modal asing dari Amerika Serikat.

Sekion pun bernostalgia. Dulu, ujarnya, hutan menyediakan rotan, damar, buah, dan hewan buruan. Kini, ladang tradisional pun sulit dibuka karena satu caranya adalah membakar sisa batang dan ranting kayu, juga semak di lokasi ladang.

Sementara sekarang praktik membakar untuk membuka lahan dilarang sebab polusi udara yang ditimbulkan. Belum lagi risiko kebakaran meluas dan tidak terkontrol. Juga karena luasan lahan yang bisa dibuat ladang semakin menyusut.

Tahun 1980-an hutan tanaman industri mulai menggantikan hutan alam. Perusahaan menanam eukaliptus dan akasia untuk dijadikan pulp atau bubur kertas, bahan baku pembuatan kertas. Tanaman kelapa sawit juga mulai lebih luas ditanam.

Perubahan bentang alam, perubahan vegetasi atau tanaman yang tumbuh di permukaan tanah, dari semula hutan hujan tropis yang lebat dengan sangat berbagai jenis tumbuhan, lalu menjadi hutan tanaman yang monokultur dan perkebunan kelapa sawit, membuat perubahan-perubahan ekologis yang tak terbantahkan.

“Dulu hujan tiga hari tiga malam baru banjir. Sekarang, dua jam saja sudah banjir,” kata Harianto, pengurus sekolah adat.

Menurut catatan studi oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tentang wilayah Sepaku, banjir sudah terjadi sejak 1970-an. Penyebabnya daya tampung air sungai menurun akibat sedimentasi dan jumlah air yang masuk Sungai Sepaku bertambah karena berkurangnya daya serap air tanah sebagai akibat pembukaan lahan.

“Genangan air dulu cuma satu hingga empat jam. Sekarang bisa lebih dari 10 jam. Bisa seharian,” ujar Jakiah, warga RT 2.

Total warga terdampak banjir pada Juni 2024 mencapai 335 keluarga atau 1.228 jiwa. Pemerintah berjanji akan membenahi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sepaku dan menggandeng peneliti Belanda untuk kajian teknis.

Hingga Oktober 2025, Proyek Intake Sepaku dan perbaikan aliran sungai masih dalam tahap konstruksi dan normalisasi. Banjir belum hilang, bahkan dalam beberapa kejadian lebih lama genangannya.

Hanisa, perempuan adat, kemudian menyebut krisis air bersih sebagai masalah baru. Sungai yang dulu bisa memenuhi kebutuhan air warga, tak bisa lagi diakses. Sebagai gantinya, warga harus membeli air, atau menampung air hujan.

Di tengah semua itu, Sekion yang memang cendekia, melihat masalahnya hingga ke akar. Selama lebih dari setengah abad ini, masyarakat adat hanya jadi obyek untuk diatur-atur dan kemudian diambil ruang hidupnya seolah-olah mereka tidak pernah ada.

Bahkan sesuatu yang sebenarnya wujud dari kehadiran negara mengakomodasi warganya seperti Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat masih terus tertunda pengesahannya.

“Kami hanya menyaksikan kekayaan alam kami diambil dan diangkut, sementara hidup kami tak berubah jadi lebih baik,” kata Sekion.

Pengesahan RUU tersebut, dan kemudian pelaksanaannya, ujarnya, adalah pengakuan resmi oleh negara akan keberadaan mereka berikut hak-hak yang melekat di dalamnya.

“Dengan begitu keadilan sosial, satu pilar Pancasila, ditegakkan,” ujarnya.

Sementara itu, pada generasi yang lebih muda, perubahan yang datang ke Sepaku coba dihadapi dengan mata terbuka.

“Zaman sudah berubah. Kita harus bisa menyiasati agar bisa terus ada dan bertahan,” kata Wakil Ketua Lembaga Adat Paser Sepaku Supian Nur.

Di sisi lain, ada hal yang setidaknya lebih pasti. Menurut Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri, pihaknya tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Kepala (Ranperka) Otorita IKN agar tercipta kepastian hukum bagi kearifan lokal di ibu kota baru Indonesia.

Juga sebagai wujud pengakuan, perlindungan, dan pemajuan kearifan lokal dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara agar selaras dengan alam.

"Jika membahas kearifan lokal, tentu saja kompleksitasnya tinggi karena yang dihadapi adalah masyarakat dan adat yang memiliki sejarah masing-masing. Tapi, IKN akan terus berusaha untuk membangun sistem terbaik, bahkan berkomunikasi secara terbuka untuk memudahkan masyarakat agar tetap selaras dengan alam dan inklusif," jelas Myrna.

Sambung Myrna, konsep Ranperka Otorita IKN disampaikan kepada seluruh unsur pemerintah, lembaga, organisasi, dan masyarakat terkait untuk mendapatkan saran dan tanggapan guna penyempurnaan draf kebijakan dan bisa dilaksanakan di lapangan.

Otorita IKN berkomitmen untuk tidak menghilangkan apa yang sudah ada di masyarakat, pembahasan akan terus dilakukan di internal IKN dan dengan kementerian/ lembaga lain, guna menemukan jalan terbaik dalam perlindungan kearifan lokal.

"IKN selalu terbuka untuk terus berdiskusi dan berdialog kepada masyarakat. Karena bagaimanapun kebijakan yang dibuat akan berdampak kepada masyarakat. Jadi kami selalu mencoba untuk meminimalkan persoalan dan mengoptimalkan komunikasi seperti ini sampai kebijakan ditetapkan," kata Myrna.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, menyatakan komitmen otorita untuk melaksanakan pembangunan yang berlandaskan Bhineka Tunggal Ika, yaitu IKN merupakan perwujudan budaya nasional yang memberi ruang pada kebudayaan lokal.

"Pembangunan IKN dilaksanakan secara holistik atau menyeluruh. Tidak hanya fisik, tapi termasuk pada pembangunan sosial dan lingkungannya," kata Basuki tentang konsep kebudayaan dan konservasi dalam membangun IKN sebagai kota hutan berkelanjutan.

Basuki menjelaskan, IKN akan menjadi "living lab" untuk membangun kota dengan konsep-konsep terbaru.

“Bagaimana konsep-konsep itu akan saling berinteraksi, dari sosial, budaya, ekonomi, teknologi, dan sebagainya akan sangat menarik,” tambahnya.

Bahkan, Basuki Hadimuljono memastikan terdapat kawasan cagar budaya di tanah masyarakat adat IKN. "Kami membuka kemungkinan adanya heritage area," ujarnya lagi.

Basuki menegaskan, masyarakat adat atau lokal di wilayah itu tetap merupakan warga IKN. Dia juga berusaha semaksimal mungkin untuk menaikkan taraf kehidupan warga dan suku lokal.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga telah berupaya melestarikan adat istiadat lokal dengan membuat payung hukum, yakni berupa Peraturan Daerah atau Perda Nomor 2 Tahun 2017.

Regulasi tersebut berisi mengenai pelestarian dan perlindungan adat serta budaya lokal. Dengan adanya payung hukum itu, maka Suku Balik tidak perlu khawatir tergusur dari wilayah adat atau tempat tinggal karena keberadaan IKN.

Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Kemarau 12 tahun, pelajaran dari Tam Leliak

Kemarau 12 tahun, pelajaran dari Tam Leliak

12 Oktober 2025 13:04

Orang Balik, di antara perusahaan kayu, sawit, dan IKN

Orang Balik, di antara perusahaan kayu, sawit, dan IKN

16 Mei 2025 18:34

Orang Balik:  Identitas yang tersembunyi di Sepaku, IKN

Orang Balik: Identitas yang tersembunyi di Sepaku, IKN

16 Mei 2025 06:48

Orang Balik: Identitas yang tersembunyi di Sepaku, IKN

Orang Balik: Identitas yang tersembunyi di Sepaku, IKN

15 Mei 2025 12:48

 Di Balik Heboh Eyang Subur

Di Balik Heboh Eyang Subur

8 April 2013 08:14

Penumpang Arus Balik Di Samarinda 2.982 Orang

Penumpang Arus Balik Di Samarinda 2.982 Orang

23 Agustus 2012 17:20

Kabupaten Penajam revitalisasi pelabuhan sebagai pintu gerbang IKN

Kabupaten Penajam revitalisasi pelabuhan sebagai pintu gerbang IKN

23 jam lalu

Komisi II:  Kunjungan Presiden Prabowo  ke IKN merupakan pesan politik

Komisi II: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN merupakan pesan politik

13 Januari 2026 14:45

Terpopuler

Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

BBPJN Kaltim percepat perbaikan jalan Tol IKN yang rusak

BBPJN Kaltim percepat perbaikan jalan Tol IKN yang rusak

Komisi II:  Kunjungan Presiden Prabowo  ke IKN merupakan pesan politik

Komisi II: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN merupakan pesan politik

Expo Vaganza jadi ruang kewirausahaan ratusan mahasiswa di Samarinda

Expo Vaganza jadi ruang kewirausahaan ratusan mahasiswa di Samarinda

Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

Top News

  • Pemprov Kaltim perluas Gratispol untuk seluruh mahasiswa di daerah

    Pemprov Kaltim perluas Gratispol untuk seluruh mahasiswa di daerah

    14 Januari 2026 10:36

  • PT KNI gandeng Biji-Biji Initiative gelar pelatihan AI bagi guru di Bontang

    PT KNI gandeng Biji-Biji Initiative gelar pelatihan AI bagi guru di Bontang

    13 Januari 2026 21:07

  • Komisi II:  Kunjungan Presiden Prabowo  ke IKN merupakan pesan politik

    Komisi II: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN merupakan pesan politik

    13 Januari 2026 14:45

  • Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

    Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

    12 Januari 2026 20:46

  • Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

    Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

    12 Januari 2026 20:14

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA