Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur mengajak Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) setempat menjaga identitas daerah yang dikenal dengan sebutan Benuo Taka tersebut yang saat ini sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).
"KSBN sangat strategis, bukan hanya sebagai wadah seniman dan budayawan," ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya menyangkut peran KSBN di Penajam, Selasa.
Ia mengatakan KSBN juga mitra pemerintah menjaga identitas daerah, memperkuat karakter bangsa, sekaligus memajukan pariwisata berbasis budaya.
Apalagi, ujarnya, Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini sebagai berada gerbang menuju IKN.
Ia menjelaskan seni dan budaya merupakan jati diri bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan, sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki kekayaan dan keragaman seni budaya.
"Baik dari tradisi lokal Suku Paser maupun warisan budaya masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia yang tumbuh di kabupaten ini," katanya.
Ia menjelaskan adanya nilai luhur, kearifan lokal, dan warisan peradaban yang harus terus dirawat. antara lain melalui seni dan budaya.
Kekayaan budaya di Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi identitas yang perlu dilestarikan agar tidak hilang di tengah derasnya arus modernisasi.
Ia menjelaskan KSBN wadah yang dapat memberikan peluang besar untuk menunjukkan kekayaan seni budaya daerah ke tingkat nasional dan bahkan internasional.
Dia mengharapkan KSBN Kabupaten Penajam Paser Utara dapat bekerja dengan semangat kreativitas, kolaborasi, dan niat tulus demi kejayaan seni dan budaya daerah setempat.
Ketua KSBN Kalimantan Timur Donald Sitorus mengatakan KSBN Kabupaten Penajam Paser Utara strategis karena posisi daerah setempat sebagai penyangga utama IKN.
"Perlu juga diingat, Kalimantan Timur memiliki sejarah panjang dalam peradaban Nusantara, termasuk Kerajaan Kutai di Muara Kaman yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia," ucapnya.
