Penajam Paser Utara (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur menyebutkan, program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang dilaksanakan pemerintah kabupaten setempat berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Perbaikan RTLH berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya bagi keluarga pra-sejahtera," kata Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Zaenal Arifin di Penajam, Minggu.
Menurut dia, kepemilikan rumah layak huni sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, seperti ukuran luas minimal 36 meter persegi, ketersediaan ruang tamu, ruang tidur, dapur, kamar mandi, hingga toilet.
"Lainnya seperti akses ke sumber air bersih, listrik, dan sistem ventilasi yang baik juga menjadi syarat mutlak," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan terus memperhatikan dan meningkatkan kualitas bahan bangunan yang digunakan program perbaikan RTLH tersebut.
"DPRD mendukung penuh program itu, kami dorong terus melalui fungsi penganggaran agar program perbaikan RTLH berjalan setiap tahun," kata Zaenal Arifin.
Program perbaikan RTLH sebagai upaya pemerintah kabupaten, kata Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara lainnya Abdul Rahman Wahid, untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Kami nilai program itu berhasil, karena tampak rumah warga kurang mampu menjadi layak huni," tambahnya.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur juga turut membantu program RTLH yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu.
Program perbaikan RTLH mulai berjalan pada 2023, saat itu tercatat 2.123 unit rumah masuk kategori tidak layak huni, sepanjang 2023-2024 sebanyak 781 unit RTLH dilakukan perbaikan, sehingga masih tersisa 1.342 unit RTLH yang belum direnovasi.
"Apabila target rehabilitasi 250 unit RTLH pada tahun ini tercapai membuat RTLH semakin berkurang tinggal 1.092 unit, dan tahun depan perbaikan RTLH dilanjutkan," demikian Abdul Rahman Wahid.(Adv)