Penajam (ANTARA Kaltim) - Truk tronton tanpa sopir menyeruduk masuk ke dalam rumah warga hingga menyebabkan sepasang kekasih, Hariadi (17) dan Yuriani (18), yang berada di ruang tamu rumah itu terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Anak saya dan pacarnya luka parah. Rumah kami juga rusak berat. Ruang tamu dan ruang tengah hancur," kata Juleha (30), ibu Hariadi, Senin.

Akibat peristiwa yang terjadi Sabtu (6/10) malam itu, pasangan kekasih dari RT 01 Kelurahan Buluminung, Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) itu pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Tentara (RST) dr Hardjanto di Balikpapan.

Juleha sedang berada di rumah tetangga ketika peristiwa itu terjadi. Ia mengaku masih kaget berat.

Sejumlah barang elektronik dan perabotan di ruang tamu dan ruang tengah tersebut, kata Juleha, juga turut rusak. Ia memperkirakan kerugiannya puluhan juta rupiah.

Kejadian itu sempat menghebohkan warga RT 01. Menurut Ketua RT, Mardiansyah, truk milik PT MASA tersebut diparkir di jalan turunan beberapa puluh meter dari rumah Juleha. Truk sedang berhenti dan dimuati dengan pasir kwarsa.

Tiba-tiba saja truk meluncur sendiri dengan bagian depannya terlebih dahulu. Truk bernomor polisi KT 8888 AH tersebut langsung menghantam rumah Juleha, menghancurkan tembok, dan mencederai Hariadi dan Yurini yang sedang berada di ruang tamu.

Karyawan PT MASA sendiri yang menolong Hariadi dan Yuriani. Keduanya segera dilarikan dengan speedboat ke Balikpapan dan segera dirujuk ke RST, rumah sakit terdekat dan termurah dari pelabuhan speedboat Semayang di Balikpapan.

Karena rumahnya rusak, Juleha sementara ini mengungsi ke rumah tetangga.

PT MASA selaku pemilik truk berjanji untuk mengganti kerusakan yang terjadi, sementara sopir tronton itu sendiri belum diketahui keberadaannya.

Camat Penajam, Sardi yang berada di lokasi pada malam itu, menegaskan, pihak perusahaan harus segara membayar ganti rugi tersebut.

"Perusahaan harus segera kasih ganti rugi dan supir truk untuk lebih meningkatkan kehati-hatian, meski pun pada saat truknya sedang parkir," tegasnya.

Pihak kepolisian saat dihubungi menyatakan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kasus tersebut, termasuk mencari sopir truk tronton itu.  (*)



Pewarta: Bagus Purwa
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026