• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Rabu, 28 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Tim penyidik KPK geledah Kantor Dinas PUPR Kota Madiun

      Tim penyidik KPK geledah Kantor Dinas PUPR Kota Madiun

      Selasa, 27 Januari 2026 15:11

      Dana desa 2026 difokuskan tangani kemiskinan dan perubahan iklim

      Dana desa 2026 difokuskan tangani kemiskinan dan perubahan iklim

      Selasa, 27 Januari 2026 14:03

      Kemhan sebut Presiden Prabowo hadiri seremoni penerimaan Rafale

      Kemhan sebut Presiden Prabowo hadiri seremoni penerimaan Rafale

      Selasa, 27 Januari 2026 8:51

      BKO Brimob Kaltim tuntaskan jembatan darurat di Aceh Utara

      BKO Brimob Kaltim tuntaskan jembatan darurat di Aceh Utara

      Senin, 26 Januari 2026 16:05

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Senin, 26 Januari 2026 15:36

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam bantu skema kemitraan antara dapur MBG-petani

      Kabupaten Penajam bantu skema kemitraan antara dapur MBG-petani

      Selasa, 27 Januari 2026 13:07

      Kabupaten Penajam perkuat program pendidikan kesetaraan bangun SKB

      Kabupaten Penajam perkuat program pendidikan kesetaraan bangun SKB

      Senin, 26 Januari 2026 12:18

      Kabupaten Penajam tingkatkan jalan desa gunakan aspal dua lapis

      Kabupaten Penajam tingkatkan jalan desa gunakan aspal dua lapis

      Senin, 26 Januari 2026 11:11

      Pemkab Penajam-PT KPI berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran

      Pemkab Penajam-PT KPI berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran

      Sabtu, 24 Januari 2026 10:30

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Senin, 26 Januari 2026 13:50

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Pemprov Kaltim perkuat mitigasi bencana melalui kampung siaga

      Pemprov Kaltim perkuat mitigasi bencana melalui kampung siaga

      Selasa, 27 Januari 2026 20:23

      Dinkes-Polda Kaltim perkuat sinergi rehabilitasi narkoba

      Dinkes-Polda Kaltim perkuat sinergi rehabilitasi narkoba

      Senin, 26 Januari 2026 15:26

      Pembatalan Gratispol kelas eksekutif, Wagub menduga "latah" di kubu internal

      Pembatalan Gratispol kelas eksekutif, Wagub menduga "latah" di kubu internal

      Selasa, 20 Januari 2026 19:11

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Wagub Kaltim: Peristiwa Sanga-Sanga bangkitkan pembangunan era modern

      Wagub Kaltim: Peristiwa Sanga-Sanga bangkitkan pembangunan era modern

      Selasa, 27 Januari 2026 21:23

      IDAI: Penuhi nutrisi lengkap anak cegah gangguan kecerdasan

      IDAI: Penuhi nutrisi lengkap anak cegah gangguan kecerdasan

      Selasa, 27 Januari 2026 21:20

      BPBD Kaltim perkuat koordinasi antisipasi bencana kekeringan

      BPBD Kaltim perkuat koordinasi antisipasi bencana kekeringan

      Selasa, 27 Januari 2026 16:06

      Pemprov Kaltim tempuh jalur hukum insiden tongkang tabrak jembatan

      Pemprov Kaltim tempuh jalur hukum insiden tongkang tabrak jembatan

      Senin, 26 Januari 2026 22:28

      TNI AL evakuasi penumpang korban kapal miring di Balikpapan

      TNI AL evakuasi penumpang korban kapal miring di Balikpapan

      Selasa, 27 Januari 2026 20:25

      SAR Balikpapan evakuasi empat korban akibat kapal miring

      SAR Balikpapan evakuasi empat korban akibat kapal miring

      Selasa, 27 Januari 2026 13:52

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Basarnas perluas daerah pencarian korban buaya Sei Sangkuranai

      Selasa, 20 Januari 2026 17:41

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      BMKG ingatkan petambak Kaltim waspadai pasang laut 2,7-2,9 meter

      Selasa, 20 Januari 2026 15:58

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Belanja pusat di Kaltim capai Rp63,4 triliun didominasi proyek IKN

      Belanja pusat di Kaltim capai Rp63,4 triliun didominasi proyek IKN

      Selasa, 27 Januari 2026 15:09

      Balikpapan, Kutim dan Kukar jadi andalan investor ke Kaltim

      Balikpapan, Kutim dan Kukar jadi andalan investor ke Kaltim

      Selasa, 27 Januari 2026 11:11

      Penajam kolaborasi Koperasi Merah Putih-Bumdes gerakan ekonomi warga

      Penajam kolaborasi Koperasi Merah Putih-Bumdes gerakan ekonomi warga

      Selasa, 27 Januari 2026 10:34

      Nilai investasi Kaltim masuk peringkat atas nasional pada 2025

      Nilai investasi Kaltim masuk peringkat atas nasional pada 2025

      Selasa, 27 Januari 2026 10:22

      Kontribusi industri di luar Jawa ditarget 33,25 persen pada 2026

      Kontribusi industri di luar Jawa ditarget 33,25 persen pada 2026

      Senin, 26 Januari 2026 16:37

  • Olahraga
    • Pembalap MotoGP turun langsung bina pembalap Indonesia di Mandalika

      Pembalap MotoGP turun langsung bina pembalap Indonesia di Mandalika

      Selasa, 27 Januari 2026 15:40

      Klasemen Liga Indonesia: Persib memimpin dengan unggul satu poin

      Klasemen Liga Indonesia: Persib memimpin dengan unggul satu poin

      Senin, 26 Januari 2026 10:53

      Penalti Pellegrini paksa laga AS Roma lawan AC berakhir imbang 1-1

      Penalti Pellegrini paksa laga AS Roma lawan AC berakhir imbang 1-1

      Senin, 26 Januari 2026 7:54

      Persiba bangkit  bangun dari hibernasi

      Persiba bangkit bangun dari hibernasi

      Minggu, 25 Januari 2026 23:17

      Borneo FC puncaki lagi klasemen usai tumbangkan Persis Solo 1-0

      Borneo FC puncaki lagi klasemen usai tumbangkan Persis Solo 1-0

      Sabtu, 24 Januari 2026 11:13

  • Umum
    • Waspada konsumsi gas tertawa "Whip Pink" ala selebgram

      Waspada konsumsi gas tertawa "Whip Pink" ala selebgram

      Selasa, 27 Januari 2026 14:18

      BKO Brimob Polda Kaltim bersihkan sekolah di Aceh Utara

      BKO Brimob Polda Kaltim bersihkan sekolah di Aceh Utara

      Selasa, 27 Januari 2026 10:28

      Status WNI tidak hilang otomatis jika ikuti dinas militer asing

      Status WNI tidak hilang otomatis jika ikuti dinas militer asing

      Senin, 26 Januari 2026 16:55

      Prabowo monitor pelaksanaan program strategis

      Prabowo monitor pelaksanaan program strategis

      Senin, 26 Januari 2026 10:45

      Indonesia dinilai perlu ubah dinamika Dewan Perdamaian Gaza

      Indonesia dinilai perlu ubah dinamika Dewan Perdamaian Gaza

      Minggu, 25 Januari 2026 10:44

  • IKN
    • Perusahaan asal Uni Emirat Arab kembangkan kawasan terpadu di IKN

      Perusahaan asal Uni Emirat Arab kembangkan kawasan terpadu di IKN

      Senin, 26 Januari 2026 20:04

      Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Otorita siapkan kantor di IKN untuk ASN pindahan

      Jumat, 23 Januari 2026 13:15

      Otorita terapkan pengukuran energi digital dukung IKN kota cerdas

      Otorita terapkan pengukuran energi digital dukung IKN kota cerdas

      Kamis, 22 Januari 2026 12:27

      Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

      Otorita jaga konsep pembangunan IKN hijau, indah dan rapi

      Minggu, 18 Januari 2026 15:04

      Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

      Otorita atur langkah penyiapan kawasan penunjang fungsi IKN

      Minggu, 18 Januari 2026 15:02

  • Foto
  • Video
    • Kapal miring saat bersandar di Balikpapan, tiga orang tewas terjepit

      Kapal miring saat bersandar di Balikpapan, tiga orang tewas terjepit

      Selasa, 27 Januari 2026 20:43

      Jembatan Mahakam Ulu retak ditabrak tongkang, lalu lintas dibatasi

      Jembatan Mahakam Ulu retak ditabrak tongkang, lalu lintas dibatasi

      Senin, 26 Januari 2026 14:13

      Mengenal beruang madu, maskot Balikpapan yang kian terancam

      Mengenal beruang madu, maskot Balikpapan yang kian terancam

      Sabtu, 24 Januari 2026 17:01

      Penerbangan perintis di Kaltim hubungkan kota hingga perbatasan

      Penerbangan perintis di Kaltim hubungkan kota hingga perbatasan

      Jumat, 23 Januari 2026 22:01

      BPK soroti pengawasan tambang di Kaltim yang berisiko rusak lingkungan

      BPK soroti pengawasan tambang di Kaltim yang berisiko rusak lingkungan

      Rabu, 21 Januari 2026 17:33

Di Balik Kemeriahan Festival Hudoq

Jumat, 25 Oktober 2019 14:51 WIB

Di Balik Kemeriahan Festival Hudoq

Seorang nenek bertelinga panjang di barisan Pengiring Tari Hudoq saat pembukaan Festival Hudoq Cross Border di Ujoh Bilang pada 24 Oktober 2019. (Antaranews Kaltim/ M Ghofar)

Tari Nebeq ini hampir punah karena sangat lama tidak ditampilkan, bahkan generasi muda mungkin ada yang tidak tahu...,

Ujoh Bilang (ANTARA) - Vivi Nunit (20), gadis berdarah campuran Dayak Tunjung dan Dayak Bahau berkulit kuning langsat dengan wajah mungil itu, dua hari terakhir tampak serius menghapal lagu Bahau berjudul 'Ngaraang Hudoq'. Lagu yang jarang ia dengar dan belum 100 persen dihapalnya.


Meski begitu, gadis berwajah imut dan bertubuh ideal ini dengan penuh semangat terus menghapal lagunya karena ia dipercaya oleh kantornya untuk menyanyikan lagu daerah dalam rangkaian Festival Hudoq Cross Border yang digelar pada 23-26 Oktober 2019.

Menghapal lagu oleh Vivi merupakan salah satu "perjuangan" yang tidak tampak di balik hingar bingar Festival Hudoq Cross Border.

Masih banyak persiapan lain yang memerlukan konsentrasi, kesabaran, maupun koordinasi dengan pihak tertentu.

Misalnya membuat kostum hudoq yang perlu konsentrasi dan kesabaran karena harus merajut daun pisang untuk dijadikan baju dan celana saat menari hudoq, kemudian merangkai potongan kain warna-warni untuk tari nebeq yang merupakan bagian hudoq.

Festival Hudoq Cross Border merupakan agenda seni dan budaya tahunan yang digelar oleh Pemkab Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur, setiap bulan Oktober.

Festival ini bahkan sudah menjadi agenda tahunan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Satu hari sebelum pelaksanaan festival, kemeriahan tampak di sejumlah ruas jalan, terutama mulai pintu gerbang kabupaten, yakni di Pelabuhan Ujoh Bilang menuju lapangan, pusat festival digelar.

Deretan umbul-umbul destinasi pariwisata dan umbul-umbul khas Dayak turut mewarnai jalan sebagai penanda adanya giat besar.

Umbul-umbul khas ini berbahan kayu yang diraut sangat tipis sehingga membentuk mirip spiral memanjang sekitar 1 meter.

Umbul-umbul diikat berderet dan menggantung pada tali memanjang yang disanggah oleh tongkat kayu dari ujung ke ujung, sehingga selain memunculkan estetika juga menyerupai pagar pembatas di sisi kanan dan kiri jalan.

Dalam Festival Hudoq yang memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia-Dunia (Muri) dengan menari hudoq 24 jam ini juga ada hal baru, yakni Hudoq Nebeq.

Nebeq merupakan bagian dari tari hudoq yang sejak zaman dulu telah dilakukan oleh nenek moyang dari Subsuku Dayak Bahau.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, nebeq hampir tidak pernah ditampilkan ketika digelar Upacara Hudoq, sehingga tahun ini tradisi tersebut disajikan kembali untuk memeriahkan Festival Hudoq karena dalam nebeq terdapat banyak warna yang disuguhkan.

Nebeq merupakan rangkaian pengiring tari yang biasanya dilakukan kaum hawa, yakni para wanita membawa bagian atas bambu yang rantingnya tidak dipotong, hanya daunnya yang dihilangkan.

"Semua ranting tersebut kemudian dihiasi dengan potongan kain warna-warni yang diikatkan pada ranting bambu sehingga terlihat meriah, kemudian dibawa keliling mengikuti penari hudoq. Inilah yang membuat suasana yang mistis namun menarik, menjadi lebih berwarna dan lebih semarak," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mahulu Kristina Tening.

Sementara itu, Pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Mahakam Ulu, Darmasius Apung mengatakan Tari Nebeq merupakan bagian dari Tari Hudoq yang berfungsi sebagai pengiring, yakni kaum ibu membawa nebeq (bambu yang digantungi hiasan kain warna-warni) sehingga adanya nebeq akan makin menyemarakkan suasana.

"Tari Nebeq ini hampir punah karena sangat lama tidak ditampilkan, bahkan generasi muda mungkin ada yang tidak tahu. Atas dasar itu, kemudian Pak Bupati (Bonifasius Belawan Geh) minta dimunculkan Tari Nebeq dalam festival ini. Semoga kemunculan yang diawali tahun ini, untuk selanjutnya akan tetap lestari," kata Apung.

Tari Hudoq bukan sekedar hiburan, namun bagian dari ritual sejak lama, yakni ritual warisan nenek moyang saat menugal sehingga ia berpendapat tari ini tidak boleh dibawa ke luar daerah dan disajikan pada sembarang waktu, tapi harus dilakukan ketika musim tanam padi karena dalam tari ini juga ada ruh kesuburan untuk pertumbuhan padi.

"Jika ini dilanggar, maka warga akan terkena bala atau tula, seperti banyak yang dilanda sakit, musibah, atau bala lainnya. Biasanya sebelum bala ini muncul, akan ada tanda-tanda alam, bisa juga tanda melalui mimpi dari tokoh tertentu," katanya.

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh (putih) bersama Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang
saat pembukaan Festival Hudoq Cross Border di Ujoh Bilang (Antaranews Kaltim/M Ghofar)

Varian Baru
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, saat pembukaan Festival Hudoq Cross Border di Ujoh Bilang pada Kamis (24/10), mengatakan, Tari Hudoq Cross Border merupakan jenis tari varian baru
.
"Saya sebut varian baru karena merupakan gabungan tari dari berbagai Subetnis Dayak. Dulunya, Tari Hudoq hanya digelar per kampung, yakni ketika musim menanam padi (menugal) di bulan Oktober, atau saat musim panen seperti bagi etnis Bahau di Kampung Matalibaq," katanya.

Namun dengan adanya Hudoq Cross Border, maka semua subsuku bisa bergabung dalam tari ini, baik sebagai Penari Hudoq maupun sebagai Pengiring Hudoq, sehingga dalam perkembangannya tercipta varian baru karena dari semula hanya digelar per kampung, menjadi lintas kampung dan lintas kecamatan.

Untuk itu ia memberikan instruksi kepada Dinas Pariwisata setempat segera melakukan kerja sama dengan pihak terkait untuk mematenkan Tari Hudoq Cross Border, sehingga tari khas ini bisa menjadi ikon daerah.

"Dalam kesempatan yang penuh makna ini, saya instruksikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan pihak terkait lain untuk segera mematenkan Tari Hudoq Cross Border," ujarnya.

Ia juga minta Disparpora Mahulu berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan pihak lain terkait, karena dalam festival ini juga terjadi transaksi ekonomi, sehingga diharapkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak bisa tercetus gagasan dalam pengembangan ekonomi.

Dalam festival yang mampu menyedot ribuan pengunjung baik dari dalam kabupaten maupun dari pihak luar tersebut, tentu semua yang hadir akan perlu penginapan, makan, minum, jajanan, souvernir, bahkan mungkin ada hal-hal unik lain yang bisa di jadikan oleh-oleh bagi tamu, sehingga masih terbuka peluang membuka usaha baru.

Ia melanjutkan bahwa dalam Tari Hudoq juga mengandung makna ketaatan kepada Sang Pencipta karena melalui hudoq, masyarakat dibimbing untuk percaya dan memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar padi yang ditanam tidak dimakan hama dan bisa panen memuaskan.

Gelaran hudoq juga mengajarkan masyarakat Mahulu mengutamakan gotong royong, karena tanpa kerja sama, persahabatan, dan persatuan, akan sulit tercipta kekompakan berhudoq, sehingga dengan kerja sama sekaligus melestarikan budaya ini juga berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Awalnya Tari Hudoq di Mahulu digelar per masing-masing kampung (desa), tapi mulai dua tahun ini digelar secara bersamaan se-kabupaten atau lintas kampung, sehingga kegiatan ini kemudian disebut cross border," ujarnya.

Nama cross border juga merupakan agenda dari Kementerian Pariwisata, yakni khusus bagi daerah-daerah yang berbatasan dengan Malaysia atau lintas negara.

Untuk itu, bukan hanya di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki nama cross border yang dalam hal ini disandang oleh Mahulu, tapi juga provinsi lain yang juga berbatasan dengan Malaysia seperti Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.

Ribuan penario Hudoq tampil pada Festival Hudoq Cross Border di Ujoh Bilang (Antaranews Kaltim/M Ghofar)

Dalam festival yang dilakukan oleh ribuan Penari Hudoq mulai dari penari inti (berkostum daun pisang dan memakai topeng) hingga penari pengiring (berkostum adat Dayak) ini, bupati juga mengatakan bahwa dari Festival Hudoq terbukti mampu menyatukan berbagai subsuku yang ada di Mahulu.

Kabupaten Mahulu didominasi oleh Etnis Dayak yang terbagi menjadi berbagai subetnis atau subsuku antara lain Bahau, Aoheng, Kenyah, Tunjung, dan lainnya.

Bahkan ada warga selain Dayak yang ikut bergabung dalam Tari Hudoq sehingga festival ini seolah menjadi lambang pemersatu.

Menurut bupati, para leluhur Mahulu berabad-abad lalu menyadari bahwa suatu ketika akan ada perubahan zaman dan munculnya modernisasi, para nenek moyang mengkhawatirkan generasi penerus larut dalam perubahan zaman yang berpotensi melupakan akar budaya lokal.

"Untuk itu, para leluhur mencipta budaya yang kini menjadi tradisi berupa Tari Hudoq, sehingga tari tersebut sampai kini lestari dan bisa mempersatukan beragam etnis dengan cara menari bersama seperti sekarang," ujar Bonifasius.

Dalam pembukaan Festival Hudoq Cross Border yang ditandai dengan pemukulan bedug itu, Bupati Mahulu didampingi oleh Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang yang dipercaya memukul gong, bersamaan bupati yang memukul bedug.

Turut mendampingi pemukulan bedug tunggal dan gong itu adalah Wakil Bupati Mahulu Y Juan Jenau dan Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan.

Pembukaan ini juga dihadiri sejumlah undangan antara lain dari Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, perwakilan dari Kota Balikpapan, Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Barat.

Sekkab Mahulu Yohanes Avun beserta salah seorang peserta tari pengiring Hudoq (Antaranews Kaltim/M Ghofar)

Multi Makna
Bupati juga mengatakan Festival Hudoq Cross Border memiliki banyak makna, antara lain makna sosial, budaya, spritual, ekonomi, dan makna pembangunan.

Makna sosial dalam arti bahwa semua masyarakat bisa berinteraksi sosial dan bersilaturahmi melalui pergelaran ini, karena banyak diantara mereka yang bisa jadi lama tidak ketemu, namun dipersatukan di acara ini.

Sedangkan makna sosial diantaranya untuk melestarikan adat dan budaya yang diwariskan dari nenek moyang, sehingga sampai kapan pun Tari Hudoq bisa lestari karena diperingati setiap tahun.

Apalagi gelaran ini sudah masuk dalam agenda tahunan nasional, yakni masuk dalam agenda Kementerian Pariwisata.

Untuk makna spritual, lanjut Bonifasius, Tari Hudoq merupakan tari persembahan sekaligus permohonan doa kepada yang Maha Kuasa, yaitu doa yang dipanjatkan agar padi yang baru saja ditanam tidak dimakan hama sehingga bisa menghasilkan panen yang memuaskan.

Untuk makna ekonomi, Tari Hudoq merupakan tari yang tidak bisa disajikan di sembarang waktu, tapi harus di Bulan Oktober karena di bulan ini merupakan musim menanam padi, sehingga secara ekonomi tari ini dipercaya bisa menjaga padi sampai masa panen sehingga secara ekonomi masyarakat akan sejahtera karena tidak kekurangan pangan.

Makna ekonomi lainnya adalah, dalam Festival Hudoq pasti menyedot banyak pengunjung yang bukan saja dari warga Mahulu, tetapi juga dari luar Mahulu seperti dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Barat, dan daerah lain. Bahkan dari Kementerian Pariwisata juga hadir.

Dari banyaknya pengunjung ini, dampak ekonominya akan sangat terasa karena semua yang hadir pasti perlu penginapan, perlu makan minum dan lainnya, bahkan sebagian dari tamu pasti ada yang ingin membawa souvernir, sehingga perputaran uang tentu lebih banyak ketimbang hari-hari biasanya.

Sementara untuk makna pembangunan, tentu banyak hal yang bisa dipetik dari kegiatan ini, seperti kerja sama antara Dinas Pariwisata dan organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang melakukan koordinasi untuk memuluskan festival, sehingga dari koordinasi ini akan berdampak pada kelancaran untuk kegiatan yang lain.

Mengingat begitu istimewanya festival yang melibatkan kepanitiaan bukan hanya tingkat kabupaten, namun juga adanya panitia kecil-kecil seperti panitia tiap OPD, panitia tiap kecamatan, hingga panitia terkecil di tingkat kampung ini, maka untuk tahun depan diyakini agenda ini akan lebih sempurna.

Sekkab Mahulu Yohanes Avun bersama Camat Long Pahangai, Lawing Ngau (Antaranews Kaltim/M Ghofar)

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Mahakam Ulu Pecahan Rekor Tarian Hudoq Nonstop 25 Jam

Mahakam Ulu Pecahan Rekor Tarian Hudoq Nonstop 25 Jam

26 Oktober 2019 08:11

Festival Hudoq Mahulu Terus Dimatangkan

Festival Hudoq Mahulu Terus Dimatangkan

19 Oktober 2019 12:44

Kementerian Pariwisata dukung festival Hudoq Cross Border

Kementerian Pariwisata dukung festival Hudoq Cross Border

30 Juli 2019 15:19

Kabupaten Mahakam Ulu bersiap selenggarakan Festival Hudoq

Kabupaten Mahakam Ulu bersiap selenggarakan Festival Hudoq

27 Juli 2019 14:53

Festival Hudoq Mahakam Ulu digelar 23-27 Oktober

Festival Hudoq Mahakam Ulu digelar 23-27 Oktober

24 September 2018 09:51

Festival Hudoq Mahulu akan pecahkan rekor Muri

Festival Hudoq Mahulu akan pecahkan rekor Muri

4 Juli 2018 15:26

Pemkab Mahakam Ulu Jadikan Hudoq Festival Tahunan

Pemkab Mahakam Ulu Jadikan Hudoq Festival Tahunan

18 April 2017 09:15

Mahakam Ulu Bersiap Gelar Festival Hudoq

Mahakam Ulu Bersiap Gelar Festival Hudoq

24 Maret 2017 14:30

Terpopuler

Dinas Lingkungan Hidup Kaltim: Tidak semua penambang wajib tutup void

Dinas Lingkungan Hidup Kaltim: Tidak semua penambang wajib tutup void

Pemkab Penajam-PT KPI berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran

Pemkab Penajam-PT KPI berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran

Bandara APT Pranoto perkuat konektivitas daerah 3T Kaltim

Bandara APT Pranoto perkuat konektivitas daerah 3T Kaltim

Kejari Samarinda pulihkan uang negara Rp2,51 miliar lewat perusda

Kejari Samarinda pulihkan uang negara Rp2,51 miliar lewat perusda

DLH Kaltim prioritaskan pemulihan lahan eks tambang bernilai produktif

DLH Kaltim prioritaskan pemulihan lahan eks tambang bernilai produktif

Top News

  • Pecinta alam di Kutim dorong percepatan pengakuan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Pecinta alam di Kutim dorong percepatan pengakuan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    6 jam lalu

  • TNI AL evakuasi penumpang korban kapal miring di Balikpapan

    TNI AL evakuasi penumpang korban kapal miring di Balikpapan

    6 jam lalu

  • Kukar angkat kuliner tradisional lewat Expo Merah Putih

    Kukar angkat kuliner tradisional lewat Expo Merah Putih

    9 jam lalu

  • Belanja pusat di Kaltim capai Rp63,4 triliun didominasi proyek IKN

    Belanja pusat di Kaltim capai Rp63,4 triliun didominasi proyek IKN

    11 jam lalu

  • Waspada konsumsi gas tertawa "Whip Pink" ala selebgram

    Waspada konsumsi gas tertawa "Whip Pink" ala selebgram

    12 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA